Latar Belakang
Ketersediaan infrastruktur atau prasarana fisik seperti jalan, pelabuhan, bandara, tenaga listrik, telekomunikasi, irigasi, air bersih dan sanitasi serta berbagai bangunan pelengkap kegiatan permukiman lainnya, berperan sangat penting bagi peningkatan produksi nasional dan distribusi hasil perekonomian serta kualitas kehidupan sosial masyarakat. Keberadaan Infrastruktur juga dapat
memberikan gambaran kemampuan berproduksi masyarakat dan tingkat kesejahteraan masyarakat, sehingga tidak mengherankan jika kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari kulaitas infrastrukturnya. Namun dunia rancang bangun dan pengelolaan infrastruktur dewasa ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks di semua tahapannya –pra-pembangunan (studi dan perencanaan), pembangunan (konstruksi), serta pasca pembangunan atau pemanfaatan (pengoperasian dan pemeliharaan). Keberadaan ahli yang memiliki profesionalisme dan inovasi dalam bidang teknik sipil mutlak diperlukan, mulai dari surveyor, perencana, pelaksana, pengawas hingga para manajer aset. Secara umum penguasaan dan pemanfaatan teknologi infrastruktur seyogyanya diarahkan dengan menyesuaikan dengan iklim dan alam Indonesia, serta diselaraskan dengan situasi di lingkungan sekitarnya. Dalam konteks ini maka pendidikan Pascasarjana bidang Teknik Sipil harus senantiasa berada di garda terdepan dalam hal penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi infrastruktur secara tepat guna, berhasil guna dan berdaya guna bagi pengembangan infrastruktur secara berkelanjutan. Selain diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia yang ahli dan professional (S2), peran pendidikan Pascasarjana bidang Teknik Sipil juga diharapkan dapat menunjukkan kontribusi yang nyata terhadap ilmu pengetahuan (S3). Berdasarkan kepada pertimbangan di atas maka dirasa perlu untuk menyelenggarakan kegiatan “ Konferensi Nasional Pascasarjana Teknik Sipil ” dengan tema : ” Penelitian Pascasarjana Dalam Bidang Teknik Sipil Untuk Mendukung Pengembangan Secara Berkelanjutan”
Topik Konferensi Nasional Pascasarjana Teknik Sipil adalah :
Rekayasa Struktur
Rekayasa Geoteknik
Rekayasa dan Manajemen Sumber Daya Air
Rekayasa dan Manajemen Transportasi
Manajemen dan Rekayasa Konstruksi
Rekayasa dan Manajemen Infrastruktur
Siapa Saja Yang Harus Hadir? Konferensi menargetkan peserta sebanyak 50 orang yang merupakan peserta pemakalah terseleksi, dengan sasaran :
Lulusan Pascasarjana Teknik Sipil S2 dan S3 yang berkeinginan mengkomunikasikan hasil-hasil penelitiannya yang sudah selesai maksimal 2 tahun yang lalu
Mahasiswa Pascasarjana Teknik Sipil S2 dan S3 yang sedang dalam tahap menyelesaikan kegiatan penelitian dan berkeinginan mengkomunikasikan perkembangan penelitiannya
Mahasiswa Pascasarjana Teknik Sipil S2 dan S3 yang sedang dalam tahapan penyusunan rencana penelitian dan berkeinginan mengkomunikasikan rencana penelitiannya.