20/12/2024
*أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ*
{العنكبوت ٢}
Setiap ucapan selalu akan diminta pertanggungjawaban. Berani mengucapkan syahadat pasti diuji dan dimintai bukti.
Laba-laba yang sering kita pandang sebelah mata justru Tuhan pakai nama surat dalam kitab suci-Nya.
*أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ*
{المؤمنون ١١٥}
Masalah apapun yang terjadi dalam kehidupan kita selalu dimulai dari pemahaman dan penyikapan yang sekadar iseng; yang tidak sungguh-sungguh. Lha bahkan permainan sepakbola sekalipun harus sungguh-sungguh. Maka ada wasit, hakim garis, durasi yang jelas, hukuman, dst.
Padahal Tuhan sangat sungguh-sungguh dalam hal apapun. Itulah kenapa disediakan-Nya Surga dan Neraka sebagai balasan atas bahkan baru sebersit niat baik sekalipun.