Warna Property

Warna Property Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Warna Property, Real Estate, Jati Warna, Bekasi.

JARANG CLOSING? MUNGKIN CALON PEMBELI BUTUH INI 🤫                                                                   Sema...
12/02/2024

JARANG CLOSING? MUNGKIN CALON PEMBELI BUTUH INI 🤫
Semangat pagi teman-teman,

Beberapa tahu lalu, salah satu perusahaan developer pernah membuat satu event promosi dengan budget 2 Miliar.

Tujuannya untuk membuat orang-orang membeli apartement yang mereka baru launching.

Sayangnya, setelah menghabiskan banyak dana, ternyata cuma berhasil *closing 2 unit saja* lho.

Ya bayangkan. .
Dana promosi miliaran, dapat pembeli cuma 2 orang.
Sedih gak tuh? 😅

Dari analisa marketing, harusnya closingnya gak sekecil itu. Tapi mau gimana lagi, seperti itulah kenyataannya.

Event promosi miliaran berakhir dengan jumlah closing minim, padahal semua strategi pemasaran sudah dijalankan.
Nah salahnya dimana ya? 🤔

Singkat cerita, waktu berlalu. . .

4 bulan setelah itu, di kantor developer tersebut tiba-tiba ada kejadian menarik.

Dalam waktu berdekatan, tanpa ada iklan, tanpa ada promosi, tanpa menyelenggarakan event apapun, developer tersebut berhasil closing 35 unit apartement.

Nah lho?

Padahal, kita sama-sama tahu kalau sebelumnya dana promosi miliaran tidak berhasil mendapatkan penjualan sebanyak itu.

Lalu darimana jumlah pembeli sebesar itu?
Mereka dapat info darimana?
Kan gak ada iklan apapun?
🤔

Setelah bertanya ke para pembeli yang datang, ternyata mereka yang membeli setelah 4 bulan adalah orang-orang yang hadir di event sebelumnya. Hanya saja, mereka *TIDAK LANGSUNG MEMBELI* saat event, karena mereka butuh waktu untuk berfikir.

Wajar, 1 unit apartement yang ditawarkan harganya 2,5 Miliar sampai 8 Miliar. Gak semurah beli sapu, hehe. 🤭

Kalau beli sapu, gak perlu lama-lama mikir.
Tapi ini beli apartement Miliaran, pastinya perlu banyak pertimbangan.
Benar kan? 🤗

Dari kisah nyata ini, kita jadi sama-sama belajar.
Dalam istilah pemasaran, kejadian barusan disebut dengan *"Customer Journey"*

Buat yang belum tau, mudahnya Customer Journey adalah *tahap yang harus dilalui seseorang untuk jadi pelanggan.*

Pada dasarnya, seseorang tidak bisa tiba-tiba jadi pelanggan secara instan, untuk dapat pelanggan ada prosesnya dan faktanya, setiap produk, setiap bisnis punya customer journey-nya masing-masing.

Contohnya,
Proses untuk jadi pelanggan rumah makan, dengan jadi pelanggan produk kesehatan itu berbeda.

Seseorang jadi pelanggan rumah makan, bisa karena ketidaksengajaan atau karena rekomendasi seorang teman. Ketika makanannya dirasa cocok dan ngangenin, eh jadi deh pelanggan. 😊

Berbeda dengan produk kesehatan.

Seseorang bisa jadi pelanggan, mungkin karena percaya dengan penjualnya, banyak testimoni dan ingin mencoba atau karena kebutuhan.

Jika produknya dirasa bermanfaat, maka akan mengundang orang-orang untuk jadi loyal. 🤫

Intinya, setiap bisnis gak bisa tiba-tiba dapat pelanggan secara instan. Ada proses yang harus dilalui agar orang asing, berubah jadi konsumen.

Dalam customer journey, prinsipnya seperti ini
👇👇👇
"Semakin rumit dan mahal suatu produk, semakin panjang perjalanan yang harus dilalui seseorang untuk jadi pelanggan."

dan

"Semakin simpel dan murah suatu produk, semakin singkat perjalanan yang harus dilalui seseorang untuk jadi pelanggan."

Ya, tiap bisnis panjang customer journey-nya berbeda.

Produk yang mahal, butuh tambahan waktu dibanding jual produk murah.

Produk yang sudah dikenal, lebih cepat dapat pelanggan dibanding produk yang butuh edukasi.

Bisa dipahami kan? 🙂
Lantas apa kesimpulannya?

Kesimpulannya, *percayalah bahwa dalam marketing, tidak ada yang sia-sia*

Jika Anda memperkenalkan produk Anda saat ini, lalu pembelinya belum banyak, maka jangan berkecil hati. Kalau saat ini ada yang jualan sepi, maka jangan terburu-buru menyerah.

*Beri calon pelanggan Anda waktu.*

Mungkin dalam diam, mereka mengumpulkan data atau menimbang-nimbang untuk membeli.

Mereka sedang berfikir, mereka butuh diyakinkan.
Eh kalau kita berhenti, maka siapa lagi yang meyakinkan mereka? 🙂

Saat sharing materi, saya sering mengulang-ulang kalimat, "Gak jadi pembeli hari ini, bisa jadi Pelanggan dimasa depan."

Karena begitulah faktanya. Target pasar mungkin hanya menunda, mereka tidak benar-benar menolak.

Semuanya butuh proses.
Calon pembeli, mungkin butuh waktu, yang penting jangan berhenti. Terus pasarkan produknya.
Beri konsumen Anda waktu. 🙂

Bisnis adalah proses, karena itu teruslah berproses.
Nanti saat yang lain baru mulai, Anda sudah selesai. Yakinlah. 😇👌

Tetap semangat 🔥

Salam Sukses Selalu 💐
Bunda Anne Gustina Muslima

Address

Jati Warna
Bekasi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Warna Property posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category