15/02/2019
**Begini Cara Nabi Sulaiman a.s Menaklukkan Ratu Balqis*
Ternyata di google trends banyak juga orang yang mencari _"Doa Nabi Sulaiman menundukkan Balqis"_. Apa tujuannya? Mungkin ada yang sedang mencari jodoh, atau lagi kesusahan menaklukkan jodoh, atau punya jodoh di luar negeri tapi ga tahu bagaimana menaklukkannya..Hehehe. Menarik untuk kita bahas.
Buat kamu yang galau-galau, silakan siapkan tikar dan kopinya. Bentar lagi kita simak.
Sebenarnya, di buku Quantumsulaiman.com/Rahmad-dani sudah saya ulas panjang lebar. Bahkan sejak informasi datang dari burung Hudhud kepada Nabi Sulaiman a.s di surat An-Naml ayat 22 sampai akhir kisah di ayat 44 itu semua berkisah tentang proses penaklukan Balqis. Itu merupakan cerita terpanjang yang menyita perhatian kita di kisah Nabi Sulaiman a.s dalam surat An-Naml.
Proses penaklukan itu boleh dikatakan tidak mudah, tapi juga tidak susah. Tidak mudahnya banyak, di antaranya adalah fase persiapan diri yang matang membutuhkan waktu dan proses, selain itu juga saat rute perjalanan yang jauh, jalur kepemimpinan yang membuat deg-degan karena ada kemarahan di sana, tapi ada seni mengelola konflik yang cantik di dalamnya. _Seru deh!!_
Hebatnya lagi, kisah Nabi Sulaiman a.s kan berakhir di ayat 44 surat An-Naml. Tapi sampai ayat 43, itu Balqis masih belum bisa ditaklukkan _lho_. Padahal ini ibarat sinetron dah mau beres, ternyata ada episode yang masih menegangkan. Ini orang masih susah ditaklukkan. Bahkan kalimat ayatnya begini:
وَصَدَّهَا مَا كَانَتْ تَعْبُدُ مِنْ دُونِ اللَّهِ ۖ إِنَّهَا كَانَتْ مِنْ قَوْمٍ كَافِرِينَ
_"Dan kebiasaannya menyembah selain Allah mencegahnya (masuk Islam), *sesungguhnya dia (Balqis) masih termasuk orang-orang kafir.*_" -Surat An-Naml, Ayat 43
Padahal seluruh kehebatan kekuasaannya Nabi Sulaiman a.s sudah dikerahkan dengan fenomenal, melibatkan teknologi tingkat tinggi yang tiada duanya hingga zaman kekinian, yakni teknologi teleportasi! Memindahkan singgasana dalam sekejap (pindah antar negara dalam seper sekian detik, sebelum mata berkedip). Tapi Al-Qur'an mengungkapkannya _*innaha kanat min qoumin kafirin, dia masih kafir juga!*_ Waduh..padahal ending cerita tinggal 1 ayat lagi. Di sinilah