wargaKonoha

wargaKonoha warga+62

28/12/2024
😭😭
28/12/2024

😭😭

Ronaldo tidak seperti messi😭😭😭
28/12/2024

Ronaldo tidak seperti messi😭😭😭

Lasiyo adalah seorang petani sederhana dari Bantul yang berhasil menjadi terkenal di dunia pertanian berkat dedikasinya ...
10/12/2024

Lasiyo adalah seorang petani sederhana dari Bantul yang berhasil menjadi terkenal di dunia pertanian berkat dedikasinya pada budidaya pisang.

Ia berhasil menemukan cara untuk mempercepat masa pembibitan pisang. Lasiyo berhasil mempersingkat waktu pembibitan dari empat bulan menjadi dua bulan menggunakan pestisida alami buatannya, yang terbuat dari bawang merah dan kucai

Berkat inovasi dan pengetahuannya, Lasiyo dijuluki "Profesor Pisang" dan diundang ke berbagai negara untuk berbagi ilmunya.

Menariknya, Lasiyo yang mengikuti kejar paket B (setara SMP) ini sempat menyesal karena tak mampu berbahasa Inggris.
Lasiyo adalah seorang petani sederhana dari Bantul yang berhasil menjadi terkenal di dunia pertanian berkat dedikasinya pada budidaya pisang.

Ia berhasil menemukan cara untuk mempercepat masa pembibitan pisang. Lasiyo berhasil mempersingkat waktu pembibitan dari empat bulan menjadi dua bulan menggunakan pestisida alami buatannya, yang terbuat dari bawang merah dan kucai

Berkat inovasi dan pengetahuannya, Lasiyo dijuluki "Profesor Pisang" dan diundang ke berbagai negara untuk berbagi ilmunya.

Menariknya, Lasiyo yang mengikuti kejar paket B (setara SMP) ini sempat menyesal karena tak mampu berbahasa Inggris.

Caption by bombastis

Di antara lekukan sungai dan rawa Nusantara, belut menjadi harta tersembunyi yang tak hanya bernilai bagi kuliner lokal,...
10/12/2024

Di antara lekukan sungai dan rawa Nusantara, belut menjadi harta tersembunyi yang tak hanya bernilai bagi kuliner lokal, tetapi juga berlayar jauh menembus batas negara. Ekspor belut Indonesia (HS 03019200) mencatatkan kisah menarik yang menunjukkan potensi besar sektor perikanan tanah air di pasar global. Salah satu tujuan utamanya adalah China, pasar yang lapar akan komoditas ini.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ekspor belut RI terus tumbuh secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, total nilai ekspor belut Indonesia mencapai US$ 18,9 juta, naik dari US$ 15,4 juta pada tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, China menjadi tujuan utama, menyerap sekitar 62% dari total ekspor, menjadikannya pasar yang sangat strategis bagi komoditas ini.

Ketergantungan pada China sebagai pasar utama bukan tanpa alasan. Negeri Tirai Bambu memiliki permintaan yang sangat tinggi terhadap belut, baik untuk konsumsi domestik maupun sebagai bahan baku industri.

Belut merupakan salah satu komponen penting dalam hidangan tradisional seperti eel rice bowl dan olahan premium lainnya yang menjadi favorit masyarakat China. Selain itu, belut juga digunakan dalam industri farmasi karena kandungan gizinya yang kaya.

Daya tarik belut Indonesia di pasar China juga tidak terlepas dari keunggulan kualitasnya. Dibandingkan dengan belut dari negara lain, belut Indonesia dikenal memiliki tekstur yang lembut, kandungan lemak yang seimbang, dan rasa yang khas. Dengan harga rata-rata belut di China berkisar US$ 15-20 per kilogram atau sekitar Rp 316 ribu (kurs Rp 15.800/US$) untuk segmen pasar premium, peluang bagi eksportir Indonesia sangat menjanjikan.

Namun, potensi besar ini juga disertai dengan tantangan. Sebagai eksportir utama, Indonesia harus bersaing dengan negara lain seperti Jepang dan Vietnam yang juga memasok belut ke China.
--
Sumber: CNBC Indonesia Research
Foto : peternak Hebat

Potret sejumlah orang sedang memotong batang pohon besar di tepi sungai di Kalimantan, sekitar tahun 1950anπŸ“· Cas Oorthuy...
10/12/2024

Potret sejumlah orang sedang memotong batang pohon besar di tepi sungai di Kalimantan, sekitar tahun 1950an

πŸ“· Cas Oorthuys/ Nederlands Fotomuseum

Sejarah kelapa sawit (Elaeis guineensis) di Indonesia berawal pada tahun 1848, ketika orang Belanda membawa empat biji k...
03/12/2024

Sejarah kelapa sawit (Elaeis guineensis) di Indonesia berawal pada tahun 1848, ketika orang Belanda membawa empat biji kelapa sawit dari Bourbon, Mauritius, dan Hortus Botanicus, Amsterdam, Belanda. Keempat biji kelapa sawit itu kemudian ditanam di Kebun Raya Bogor dan ternyata berhasil tumbuh dengan subur. Setelah berbuah, biji-biji dari induk kelapa sawit tersebut disebar ke Sumatra.

Kelapa sawit (Elaeis guineensis) bukan tanaman asli Indonesia. Tanaman ini merupakan tanaman asli dari Afrika Barat dan Afrika Tengah.[1] Di Indonesia, sejarah kelapa sawit berawal dari empat biji kelapa sawit yang dibawa oleh Dr. D. T. Pryce,[2] masing-masing dua benih dari Bourbon, Mauritius dan dua benih lainnya berasal dari Hortus Botanicus,[3] Amsterdam, Belanda, pada tahun 1848.
Empat biji kelapa sawit tersebut kemudian ditanam di Kebun Raya Bogor yang ketika itu dipimpin oleh Johanes Elyas Teysman dan berhasil tumbuh dengan subur.[5] Di Kebon Raya Bogor, pohon kelapa sawit tersebut tumbuh tinggi dengan ketinggian 12 meter dan menjadi pohon kelapa sawit tertua di Asia Tenggara.[6] Namun, pada 15 Oktober 1989, induk pohon kelapa sawit itu mati.

Pada tahun 1853 atau lima tahun setelah ditanam, pohon kelapa sawit di Kebon Raya Bogor menghasilkan buah. Biji-biji kelapa sawit itu kemudian disebar secara gratis, termasuk dibawa ke Sumatra pada tahun 1875,[1] untuk menjadi tanaman hias di pinggir jalan.[3] Tidak disangka, ternyata kelapa sawit tumbuh subur di Deli, Sumatera Utara, pada tahun 1870-an, sehingga bibit-bibit kelapa sawit dari daerah ini terkenal dengan nama kelapa sawit "Deli Dura".[6]
Semula, orang-orang Belanda tidak terlalu menaruh perhatian besar terhadap kelapa sawit. Mereka lebih mengenal minyak kelapa. Namun, revolusi industri (1750–1850) yang terjadi di Eropa, mendorong terjadinya lonjakan permintaan terhadap minyak. Hal ini mendorong pemerintahan Hindia Belanda mencoba melakukan penanaman kelapa sawit di beberapa tempat. Percobaan penanaman kelapa sawit pertama

19/11/2024

With Rapi Yani – I just got recognized as one of their top fans!

Address

Jakarta

Telephone

+82180607448

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when wargaKonoha posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to wargaKonoha:

Share

Category