13/11/2024
*HANYA SEKALI CELUPAN KE NERAKA DAN SURGA*
Saudaraku seiman dan se-Islam
Ada di antara kita yang sangat senang dan menikmati dunia sampai lupa akhirat
Ada juga yang sedang merasakan beratnya dunia akan tetapi hatinya terhibur dengan surga
Renungkan benar-benar dan sadarlah …
*⭕ Manusia yang paling merasakan nikmat di dunia kemudian dicelupkan sekali saja ke neraka*
*• Ia berkata:"TIDAK PERNAH merasakan nikmat sedikitpun"*
*⭕ Manusia yang paling sengsara di dunia kemudian dimasukkan surga sekali celupan*
*• Ia berkata: "TIDAK PERNAH merasakan sengsara sedikitpun*"
Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
يُؤتَى بأنْعَم أهل الدنيا مِنْ أهل النار فيُصْبَغُ في النارِ صَبْغَةً ثم يُقَال: يا ابنَ آدمَ هل رأيتَ خيراً قطُّ هل مَرَّ بكَ نعيمٌ قط؟ فيقولُ لا والله يا ربِّ، ويؤْتَى بأشَدِّ الناسِ بؤساً في الدنيا مِنْ أهل الجنة فيصبغُ صبغةً في الجنة فيقال: يا ابن آدمَ هل رأيتَ بؤساً قط؟ هل مَرَّ بك من شدة قط؟ فيقولُ: لا والله يا ربِّ ما رأيتُ بؤساً ولا مرّ بِي مِنْ شدةٍ قَطُّ
*“Didatangkan penduduk neraka yang paling banyak nikmatnya di dunia pada hari kiamat. Lalu ia dicelupkan ke neraka dengan sekali celupan. Kemudian dikatakan kepadanya, *‘Wahai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan kebaikan sedikit saja? Apakah engkau pernah merasakan kenikmatan sedikit saja?’*
*Ia mengatakan, ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku.”*
*Didatangkan p**a penduduk surga yang paling sengsara di dunia. Kemudian ia dicelupkan ke dalam surga dengan sekali celupan. Kemudian dikatakan kepadanya, ‘Wahai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan keburukan sekali saja? Apakah engkau pernah merasakan kesulitan sekali saja?’ Ia menjawab, ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku! Aku tidak pernah merasakan keburukan sama sekali dan aku tidak pernah melihatnya tidak p**a mengalamminya”*
(HR. Muslim no. 2807).
Saudaraku
Mari kembali ke agama kita
Pelajari agama di majelis ilmu
Ingatlah kampung halaman kita yaitu akhirat
Janganlah dunia ini membuat kita lalai, lupa bahkan pura-pura lupa
Padahal kematian itu adalah kepastian
Apakah kita akan menukarkan suatu yang tinggi (akhirat) dengan suatu yang rendah (dunia)?
أَتَسْتَبْدِلُونَ الَّذِي هُوَ أَدْنَىٰ بِالَّذِي هُوَ خَيْرٌ
*“Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik?.*
(Al-Baqarah: 61)
Semoga kita semua mendapatkan hidayah, taufik dan kasih sayang Allah
Aamiin yaa Mujiibas Saa-iliin
Ustadz: Raehanul Bahraen