23/02/2016
Pertanyaan yg paling sering ditanyakan utk KPR rumah, tetapi nominal jawabannya dlm bentuk perkiraan adalah :
1. Berapa DP-nya, berapa angsurannya per bulan?
Utk menjawab pertanyaan ini, sebenarnya sangat tergantung berapa KPR yg diacc bank. Utk rumah subsidi, pemerintah menetapkan DP minim utk PNS 1% dan non PNS 5%. Namanya minimal, berarti bukan sebuah kepastian sebelum bank mengeluarkan SURAT PERSETUJUAN KREDIT, krn bisa jadi ACC kreditnya lbh kecil shg mau tdk mau harus menambah DP.
Utk menghitung angsuran, kita harus tau harganya, tau kira2 ambil nominal KPR berapa dan menentukan jangka waktunya ( hitung kemampuan pribadi, masing2 orang tentu berbeda). Sehingga, sy bisanya memberi contoh, tidak bisa memastikan secara tepat. Misalnya ru.ah bersubsidi harga 118 jt, DP 18jt, mk angsurannya adlh :
Angsuran per 1 jt / bln adlh sbb:
Jk 10th : 10.500
Jk 15th : 8.800
Jk 20th : 6.600
Sehingga akan ketemu nominal :
Jk 10th : 10.500x100jt = 1,050,000
Jk 15th : 8.800x100jt = 880,000
Jk 20th : 6.600x100jt = 660,000
2. Berapa biaya KPR ?
Ini jawabannya jg gk bisa tepat krn sangat tergantung dg bsnyak faktor. Salah satunya adlh asuransi jiwa. Ketentuan uminya, asuransi jiwa semakin muda semakin murah, semakin tua semajin mahal.
Utk bank BTN khusus subsidi ( jk komersial tentu beda) itungannya :
1. Angsuran I dibokir, anggap sj 1 jt
2. Provisi : 0,5 dr kredit. Jk kreditnya 100jt, provisi 500.000,-
3. Apraisal : free
4. Notaris : 200.000,-
5. Asuransi jiwa sesuai umur, dan asuransi kebakaran (blm tahu), anggap 1 jt
6. APHT : tergantung pinjaman, minimal 375.000,-
7. administrasi : 250.000,-
8. Balik nama : 2.000.000,-
9. BPHTB : anggap 300.000,- ( Pajak pembelian )
Kira-kira dana yg perlu disiapkan saat akad : 4.625.000,-