14/01/2023
TUJUAN AMERTA
Kenapa sih kita merekrut dan membangun pasukan besar-besaran?
Padahal...
Tim amerta sudah memiliki ilmu yang mempuni dalam berjualan, bukan berarti riya atau sombong tapi secara skill sudah bisa dikatakan diatas rata-rata.
Pertanyaannya,
KENAPA MASIH MEREKRUT ANDA YANG MUNGKIN MASIH PEMULA, BENER GAK?
Nah berikut ini adalah tujuan dari kami dalam membangun pasukan khusus jualan property untuk menghabiskan dalam waktu cepat, kilat dan banyak :
1. KONSEP REZEKI
Kita tau bahwa manusia memiliki takaran rezekinya masing-masing, sehingga cara terbaik mendapatkan rezeki adalah dengan berbagi, salah satunya berbagi peluang kepada Anda yang mungkin di property ini bersama Amerta bisa mendapatkan rezeki berupa penghasilan.
Terbukti banyak sekali orang yang bisa melunasi hutang, membantu pengobatan orang tua, umroh, bahkan ada yang keluar dari perusahaan dan fokus di property.
Berarti dengan berbagi peluang ini, bisa jadi takaran rezeki kita semakin besar. Jadi mari kita bekerjasama dengan baik dan saling membantu untuk berhasil di bidang property ini.
2. PROJECT SOLD OUT
Disini pasti sudah paham ya, bahwa kami yang merupakan pebisnis property di bagian Marketing berharap sekali agar sebuah project bisa segera habis oleh kita. Alhasil akan mendapatkan komisi dan developer sebagai klien pun ikut bahagia. Termasuk Anda juga mendapatkan komisi
berbagi komisi karena kita tau bahwa rezeki orang berbeda-beda, dan ketika kita berkolaborasi, silaturahmi, saling berbagi insyaa Allah dapat rezeki
3. SILATURAHMI
Manusia adalah makhluk sosial, jadi semakin kita memperbanyak teman, saudara, dan silaaturahmi. Semoga rezeki, umur, dan kehidupan kita makin bahagia. Bahkan, beberapa diantara marketing kami ada yang menikah dan ternyata rezekinya adalah jodoh pada saat bergabung bersama kami.
4. VIRALITAS
Sebuah produk jaman sekarang ini, kalau gak viral kurang laku ya? Mayoritas produk yang viral akan mendapatkan kepercayaan atau trust dari calon konsumen. Karena pada dasarnya, kebiasaan dalam membeli sesuatu adalah melihat review terlebih dahulu di internet. Setuju?
Mengenai konsep rezeki sendiri,
Kami saat ini mengeluarkan budget perekrutan di media sosial sebesar Rp 1 juta perhari, nah dengan budget besar itu, datanglah Anda yang saya harap menghormati, mengikuti, dan praktek dalam beriklan nanti
Dimana kami juga pernah berhenti merekrut pasukan, lalu merubah budget tersebut untuk langsung jualan ke end user atau konsumen secara langsung, tetapi hasilnya JAUUUH berbeda.
Ternyata konsep rezeki memang ada, dan brand mana yang dia bergerak sendirian? Sekelas Yakult aja yang udah terkenal dan ada dimana-mana masih ada marketing keliling betul?
Nah itu kurang lebih yang bisa dipahami soal Amerta ya...