08/08/2023
*Inspirasi Al-Muharram 22_1445 H*
*JANGAN LUPAKAN ALLAH KETIKA LAPANG, NISCAYA DIA AKAN MENGINGATMU KETIKA SEMPIT*
_"Ta'arraf ilallâhi firrakhâ'i ya'rifka fisy-syaddati. Kenalilah Allah pada waktu lapang (mudah), niscaya Dia akan mengenalimu pada waktu sempit (susah)."_
– *HR Ahmad dari Ibnu Abbas ra. (Shahîhul Jâmi', No. 2961)*
*(01)*
Jangan sepelekan keistiqamah kita dalam mengingat Allah (zikrullah). Sesungguhnya, ada banyak kebaikan yang akan kita dapatkan. Satu di antaranya adalah hadirnya pertolongan Allah Ta'ala manakala kita telah dilanda kesempitan dan kesulitan dalam hidup.
Manakala seseorang senantiasa menjaga zikirnya kepada Allah dalam kondisi lapang dan senang, niscaya Allah akan menolongnya saat terlilit masalah yang membuat dada terasa sempit dan hidup terasa susah.
Ingatkah kita dengan kisah Nabi *Yunus bin Matta* ra.? Beliau adalah sosok utusan Allah yang dihadapkan pada ujian yang sangat berat. Dia dibuang ke laut dan kemudian dimakan ikan paus.
Sehingga, dirinya terpenjara dalam kegelapan yang berlapis-lapis tanpa ada harapan untuk selamat, yaitu kegelapan perut ikan, kegelapan samudera dan kegelapan malam.
*(02)*
Dan ternyata, salah satu yang menjadikannya ditolong Allah, adalah karena dia termasuk orang yang lisannya senantiasa basah dengan zikrullah, baik saat berada di daratan maupun saat tengah berada di kedalaman lautan.
Terungkap dalam Al-Quran:
فَلَوْلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلْمُسَبِّحِينَ لَلَبِثَ فِى بَطْنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
_"Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya dia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari Berbangkit."_ (QS Shâffât, 37:143-4)
Ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan ayat, _"Falau lā annahụ kāna minal-musabbiḥīn._ Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah …" adalah firman Allah Ta'ala:
فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ وَنَجَّيْنَٰهُ مِنَ ٱلْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُۨجِى ٱلْمُؤْمِنِينَ
_"Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman."_ (QS Al-Anbiyâ', 21:88)
*(03)*
Terkait hal ini, *Anas bin Malik* ra. meriwayatkan, "Sesungguhnya, ketika tengah berada dalam perut ikan, Nabi Yunus ra. melantunkan doa:
_'Lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn._ (Ya Allah), tiada ilah yang layak diibadahi kecuali Engkau. Mahasuci Engkau, sesungguhnya diriku termasuk orang yang berbuat aniaya (zalim)'.
Maka, doa ini meliputi 'Arasy. Sehingga, para malaikat berkata, 'Wahai Rabb kami, ini adalah suara yang lemah tetapi jelas, dia datang dari tempat yang jauh lagi asing'.
Allah Ta'ala berfirman, 'Tidakkah kalian mengetahui suara tersebut?'
Mereka berkata, 'Wahai Rabb kami, suara siapakah itu?'
Allah Ta'ala kembali berfirman, 'Hamba-Ku, Yunus'.
*(04)*
Mereka berkata, 'Hamba Engkau, Yunus, dia yang amalannya senantiasa Engkau terima dan doa Engkau kabulkan. Wahai Rabb kami, tidakkah Engkau mengasihinya disebabkan apa yang telah dilakukannya pada waktu lapang?
Sudikah kiranya Engkau menyelamatkannya pada waktu dia tengah berada dalam kesulitan (seperti yang tengah dihadapinya sekarang)?'
Allah Ta'ala berfirman, 'Benar!'
Lalu Dia memerintahkan ikan paus (yang telah menelannya) untuk mengeluarkan Yunus ke daerah yang tandus."
Maka, Syeikh *Abdurrahman As-Sa'di* dalam tafsirnya menuliskan:
"Siapa menjaga hubungan baik dengan Allah ketika masa sehat, muda dan kuatnya, niscaya Allah akan menjaga hubungan dengannya dalam kelembutan dan pertolongan ketika dia berada dalam keadaan susah dan lemah."
✔️... Disarikan dari *Tafsir Al-Qur'ân Al-Azhîm* (Imam Ibnu Katsir) dan lainnya. ( UES )