Ahadain

Ahadain 🙂

Secara umum memang betul harga property selalu naik. Hal ini terbukti bahwa sejak 1960-an (Apa sebelum 1960-an sempat tu...
07/08/2017

Secara umum memang betul harga property selalu naik. Hal ini terbukti bahwa sejak 1960-an (Apa sebelum 1960-an sempat turun gitu? Saya belum dapat datanya sih ya) harga property Indonesia secara makro terus merangkak naik. Ingat! Secara makro.. Adakah area tertentu yang turun? Secara lokal ada yang mandeg, bahkan turun. Bisakah secara makro harga property turun? Kita bahas di kesempatan lain. Masih ngumpulin bahan tulisannya ni 

Apakah rumah tinggal merupakan salah satu impian utama Anda saat ini? Apakah Anda ingin memilikinya dengan harga dibawah pasaran? Saya share hanya untuk strategi beli cash. Dengan asumsi Anda menabung beberapa tahun untuk bisa membeli asset dengan cash keras. Nggak pake hutang! TOP!

Jika ada seseorang yang memiliki beberapa simpanan dalam bentuk uang cash, emas/perhiasan, tanah/rumah, kendaraan. Lalu karena ada suatu keperluan, mana yang akan dicairkan terlebih dahulu? Dan asset mana yang paling akhir dijual?
Seringkali yang akan dihabiskan pertama kali adalah uang cash.. masih kurang tambah dengan jual emas.. masih kurang jual mobil.. kecuali jika mobil kebutuhan sehari-hari maka yang dijual paling akhir adalah tanah/rumah..

Salahnya.. keterbatasan jika kita menyimpan asset dalam real estate adalah sifat liquiditas yang rendah. Secara umum, waktu untuk proses liquiditas property adalah selama 3-6 bulan. Karena seringkali asset property adalah asset terakhir yang dimiliki oleh seseorang, harapannya ingin menjual lebih cepat dari waktu tunggu diatas. Jadi gimana caranya agar bisa dijual lebih cepat untuk menutupi kebutuhannya? Maka dijualah asset tersebut dengan harga yang lebih rendah dari harga pasaran.

Sebetulnya banyak asset property yang dijual jauh dibawah harga pasaran karena kejadian dan pola berpikir masyarakt umum seperti diatas. Jadi klop nih.. Jika anda sudah bawa cash hasil tabungan beberapa tahun tadi. Anda tinggal dateng nawar harga sambil bawa keresek isi kertas merah gambar Soekarno-Hatta. Nawarnya tetap bijak dan wajarnya ya, niatkan untuk membantu pemilik asset tadi. Itulah yang namanya keberkahan, insyallah.

Selain turun harga property karena jual butuh cepat tadi, ada juga alasan lain. Contohnya untuk keperluan bagi waris, harta gono gini, ingin pindah segera ke luar kota dan berbagai alasan lain, namun terbentur dengan keterbatasan liquiditas property tadi.

Kang.. saya udah sering googling cari tanah/rumah murah ko’ ga dapet-dapet yah.. teori doang nih!
Loh udah pengen rumah murah, carinya modal quota doang? Atau numpang wi-fi gratis p**a? Catet ya.. asset murah jarang sekali diiklan online, krn blm sampe online udah cepet laku duluan via offline hehe

Tambah modal bensin d**g.. silaturahim bro.. jalan-jalan ke rumah temen, atau keliling di area yang diincer, solat dimesjidnya, tanya sama penjaga mesjid ada rumah dijual ga.. udah pernah coba kan? Alhamdulillah.. Lanjutkan! Mudah-mudahan dapat rumah impiannya ya.. amiin

Terimakasih berkenan baca sampai selesai.
Semoga mendapat tambahan wawasan.
Silahkan inbox jika ada saran mas**an.
Silahkan share jika dirasa bermanfaat.

Judul “Cash is King”
Afif Abdulbasith, (7-aug-2017)
Terimakasih.

Rumah OrganikCalon buyer (C): assalamualaikum, kang.. saya Sabar, yg kemarin survey lokasi perumahan.Sales (S): walaikum...
03/08/2017

Rumah Organik

Calon buyer (C): assalamualaikum, kang.. saya Sabar, yg kemarin survey lokasi perumahan.
Sales (S): walaikumsalam Pak Sabar.. ada yg bisa saya bantu? Cocok dengan unit kemarin pak?
C : iya saya sudah cocok rumahnya.. hanya saya dan istri ingin beli kavling kosong di sebelahnya saja, bisa?
S : silakan bisa pak. Tapi nggak bisa kredit pak, harus cash atau bertahap. Gimana pak Sabar?
C : iya nggak apa2, saya sudah nabung 5 tahun, memang ingin cash tanah saja kang.
S : enggak utk DP rumah saja pak? Rumahnya bisa langsung huni lohh.
C : terimakasih kang, enggak apa-apa, bangunannya nanti nabung lagi. Tolong bantu utk transaksi ya.
S : Baik terimakasih Pak Sabar, persyaratan dan dokumen saya ambil ke kantor bapak ya.
------------------------
Miliki rumah dengan cara diatas adalah cara yang banyak dilakukan orang tua kita. Wahh lama d**g bisa punya rumahnya?
Kami sangat menyarankan pola diatas, kenapa? Mari kita bahas:
1. Ekonomis. Alasan paling utama membeli tanah saja lalu membangun sendiri, biasanya akan jauh lebih efisien. Karena yg kita beli adalah harga tanah dasar. Resiko muncul saat kita membangun rumah, apakah akan memiliki kualitas bangunan yang baik, atau malah lebih mahal. Maka kuncinya adalah Anda harus memiliki jasa bangunan/tukang yang bisa dipercaya terutama jika Anda tidak bisa nongkong terus sepanjang hari utk mengawasinya.
2. Tenang (Sakinah). Tenang disini memang sangat objektif, berbeda untuk setiap orang. Namun jika jika anda beli tanah saja biasanya sudah pecah surat/split SHM. Jika sudah split segera proses balik nama yang artinya asset tersebut telah anda kuasai penuh secara hukum de jure. Pastikan anda kuasai juga secara fisik (de facto), karena ada lahan-lahan yang sengketa krn tidak dikuasai secara fisik (terutama dalam waktu yang panjang tidak diurus) walau jumlahnya relatif kecil.
3. Tumbuh organik. Ini yang penting secara pengelolaan financial. Terlepas Anda menggunakan lembaga keuangan untuk membeli kredit atau menabung sendiri dahulu baru membeli cash, penting untuk bisa mengelola keuangan pribadi Anda. Jika Anda ingin seperti Pak Sabar, sabarlah dari rayuan belanja yang bukan kebutuhan Anda, tulis target harga lokasi asset/tanah yang anda inginkan, dan berapa besar yang bisa anda sisihkan untuk impian Anda tersebut. Saya yakin, jika anda bisa mulai lebih baik dalam pengelolaan keuangan, secara tidak sadar Anda berbagai aspek lainnya akan banyak berubah dan tumbuh organik. Bukan tumbuh instant seperti ayam broiler yang cepat besar dan cepat penyakitan juga. Cara ini juga menunjukkan Pak Sabar memastikan hanya membeli yang sudah menjadi kemampuannya, nggak perlu berhutang. Kalau belum mampu sabar dulu saja dan istiqomah sesuai perencanaan.

Tambahan: Jika Ada menggunakan jasa lembaga keuangan dan membeli kredit, pastikan cicilan Anda tidak lebih dari 40% penghasilan Anda, pastikan anda memiliki simpanan cadangan aman setidaknya 3-6x kebutuhan (pokok-cicilan dll) bulanan Anda. Bagi Anda yang muslim, pastikan anda mempelari akad-akadnya, cari fatwa dan landasan dari akad tersebut, diskusi dengan ustadz ahli muamalah (ada perbedaan pendapat dgn masing2 landasannya). Karena sebagaimana kita mengimani amal akan dihisab, begitupun harta kita.

Jika Anda memilih seperti Pak Sabar, biasanya ada keraguan seperti: faktanya harga tanah naik lebih cepat dari kemampuan menabungnya.. wahh kapan bisa belinya... Eittss hati-hati, jangan ragu sama rejeki nya Allah.. hhmm tp memang faktanya banyak seperti itu.. baik, ada polanya & jawabannya utk bisa menjaga itu. Kami bahas di tulisan selanjutnya ya, insyaallah..

Semoga mendapat tambahan wawasan.
Silahkan share jika dirasa bermanfaat.
Terimakasih.

Anda sedang mencari rumah di Bandung dengan lokasi strategis?Anda ingin miliki rumah tanpa riba?Anda ingin miliki rumah ...
20/07/2017

Anda sedang mencari rumah di Bandung dengan lokasi strategis?
Anda ingin miliki rumah tanpa riba?
Anda ingin miliki rumah dengan pembayaran fleksibel?
Anda ingin miliki rumah dg design sesuai selera Anda?

Coba hubungi Kami,
Benarkah Kami sediakan semuanya?!

Bank Syariah Hanya Kedok Jualan?Tulisan ini adalah jawaban saya atas pertanyaan terkait banyaknya posting “dugaan” bahwa...
19/07/2017

Bank Syariah Hanya Kedok Jualan?

Tulisan ini adalah jawaban saya atas pertanyaan terkait banyaknya posting “dugaan” bahwa Bank Syariah hanya kedok jualan. Sebuah perspektif dari IIBF.

Seorang kyai di Banten, namanya kyai Muffasir adalah seorang ulama yang sangat unik. Tentang riba, jangankan menggunakannya bahkan menggunakan uang pun beliau hindari. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya beliau menanam padi dan sayur sendiri agar tidak perlu bersentuhan dengan uang. “Standar saya, haram menggunakan Sarung Samarina!” kata beliau. Memakai baju yang berenda juga haram karena akan menarik lawan jenis menurut beliau.

Saya kagum luar biasa dengan kyai yang satu ini. Namun saya menyadari bahwa pilihan cara hidup beliau tidak mampu saya terapkan. Mungkin bagi saya sendiri bisa, tapi bagaimana dengan anak-anak saya?

Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari cara hidup beliau, sebuah cara hidup dengan standar kehati-hatian yang sangat tinggi, cara memaknai bagaimana hidup sebagai seorang muslim yang bertakwa yang sesungguhnya, kebutuhannya pada dunia nyaris nol, konsep hidup yang barangkali hanya bisa dilakukan oleh beliau sendiri.

Bicara cara hidup kyai muffasir, kita patut bertanya apakah cara hidupnya salah? Pasti tidak. Tapi apakah kita harus mengikuti cara itu sebagai muslim? Jawabannya juga tidak! Kalau untuk masuk surga harus seperti kyai muffasir maka berapa banyak ulama hebat di dunia ini yang hidupnya juga tidak seperti beliau.

Nah, tentang standar kita dalam menghindari riba, apakah kita hijrah dari Bank Konvensional ke Bank Syariah atau sama sekali menghindari bank termasuk Bank Syariah, adalah sebuah pilihan. Sebuah standar yang kita terapkan untuk diri kita sendiri.

Namun menyatakan bahwa bank syariah itu hanya kedok untuk jualan menurut saya terlalu gegabah, cenderung menghakimi, dan akan berbahaya bagi perjuangan membantu agama kita sendiri.

Bank Muamalat misalnya, bank ini didirikan atas inisiatif para cendikiawan dan ulama di Indonesia yang tergabung dalam ICMI, semangatnya adalah membangun agama, memberikan jalan keluar agar umat tidak terjebak riba. Pemegang saham Muammalat salah satunya adalah IDB (Islamic Development Bank) yang banyak membantu proyek-proyek di negara berpenduduk mayoritas muslim. Di Muammalat juga ada SedCo, sebuah perusahaan yang saya kenal atas komitmennya membantu umat di mana 50% keuntungan proyek adalah pos sedekah. Bank Syariah juga diawasi oleh ulama-ulama sepuh MUI, yang barangkali ketika kita sibuk main WA mereka sibuk berdakwah.

Ulama besar mekkah Sayyid Muahammad Maliki Al Hasani mengatakan bahwa orang yang s**a menyalahkan orang lain itu ilmunya masih dangkal.

Di IIBF saya menyampaikan bahwa riba itu haram! Riba tidak akan mengantarkan kalian sukses! Tapi ketika mereka bertanya apakah ini itu boleh atau tidak? Saya sarankan mereka menanyakannya kepada guru ngajinya sendiri-sendiri dan tidak perlu menghakimi muslim yang lain.

Tujuan kita sama, mencari redho Allah. Dengan ijtihad kita masing-masing, semoga Allah redho karenanya. Karena kebenaran hanya menjadi milikNYA.

Wallahu a’lam bisawwab.

Heppy Trenggono
Presiden Indonesian Islamic Business Forum
iibf-indonesia(dot)com/bank-syariah-hanya-kedok-jualan/

Seiring meningkatnya jumlah penduduk dan pendapatan perkapita, kebutuhan rumah tinggal di Indonesia pun terus mengalami ...
19/07/2017

Seiring meningkatnya jumlah penduduk dan pendapatan perkapita, kebutuhan rumah tinggal di Indonesia pun terus mengalami peningkatan. Andakah salah satunya?
Alhamdulillah, kini kami hadir di Bandung..

19/07/2017

Setiap penciptaan pasti diiringi dengan kemampuan dan tanggungjawab.
di

Address

Bandung
40125

Opening Hours

Monday 06:00 - 22:00
Tuesday 06:00 - 22:00
Wednesday 06:00 - 22:00
Thursday 06:00 - 22:00
Friday 06:00 - 22:00
Saturday 06:00 - 22:00
Sunday 06:00 - 22:00

Telephone

082317953254

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ahadain posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category