14/08/2018
9 CARA MENGHANCURKAN PROPERTY SYARIAH
By
Ada cara yang sangat efektif untuk menghancurkan dan merusak citra Bisnis Property Syariah. Ada 9 cara yang jika dilakukan, bisa membuat orang enggan bertransaksi dengan Property Syariah. Parahnya, bahkan bisa menyebabkan tidak percaya lagi dengan segala sesuatu yang berbau syariah. Lebih efektif lagi jika yang melakukan operasi ini adalah mereka yang pura-pura terjun langsung di bisnis Property Syariah dengan tampilan ngustadz.
Apa sajakah 9 cara itu ?
1. Pelakunya tidak tau seluk beluk ilmu bisnis dan tidak paham ilmu muamalah syariah, tapi sudah nyebur langsung nggarap projek Property Syariah. Modal nekad, bekal ngawur, jago ngibul. Akuisisi lahannya bathil tidak sah, perijinannya bermasalah, akad ke konsumennya salah. Parah.
2. Memasang harga yang super duper murah. Uang muka ringan banget, dengan cicilan enteng bingits dan durasi angsuran yang panjang banget. Sementara dia sendiri bukanlah orang yang punya modal besar. Kalau dikejar, ujung-ujung berfantasi diback up investor.
3. Menawarkan iming-iming fasilitas yang wow, sensational offer. Kadang ada kolam renangnya, one gate system dengan teknologi super canggih, lapangan olahraga ini itu, masjid besar, sekolahan, rumah sakit hingga beragam fasilitas yang mewah. Padahal ini baru projek perdana, projek coba-coba.
4. Menawarkan beragam hadiah yang wah. Dari hadiah mobil mewah, ziarah umroh hingga melancong pelesiran ke luar negeri. Padahal dia sendiri belum pernah umroh atau keluar negeri, apalagi punya mobil mewah. Kadang hanya sekedar setor nama saja untuk mendapatkan berbagai hadiah. Seolah olah mudah, menggampangkan masalah.
5. Memberikan iming-iming komisi yang tidak wajar dan tidak masuk akal sehingga disangka pahlawan bagi orang-orang awam. Padahal targetnya adalah ngumpulin setoran dan angsuran sebanyak-banyaknya. Setelah ngumpul ? Kaburlah dia..
6. Ada juga yang menggunakan tagline tapi diem-diem menjalin hubungan gelap dengan pihak perbankan. Pura-pura berantem padahal hubungan keduanya terjalin dengan ayem tentrem. Selingkuh dibalik layar.
7. Lanjut di koment