23/03/2021
“Mas, kerja kan ibadah. Tidur juga ibadah. Jadi, kalau kita kerja sambil tidur, berarti dobel-dobel ibadahnya. Gitu kan Mas?”
“Hush, ngawur!” jawab saya. ☺
Terhadap mereka yang sering tidur-tiduran dan mager, saya ingatkan, “Kalau selalu rebahan, kapan mau bikin perubahan? Kalau selalu selonjoran, kapan bisa sedekah jor-joran?” Ayo bergerak! Perbaiki nasibmu! Kalau perlu, warnai takdirmu!
Ngomong-ngomong, nasib bisa diubah. Lantas gimana dengan takdir? Memang ulama-ulama terdahulu beda pendapat soal ini. Dan saya termasuk orang yang meyakini takdir masih bisa berubah. Mohon maaf ya kalau ada yang kurang setuju dengan saya.
“Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa,” ini pesan Nabi. Demikian juga sedekah. Di mana dengan doa dan sedekah, manusia diizinkan untuk berpindah takdir. Dari Surah 13 ayat 39, kita juga dipahamkan bahwa Allah dapat mengubah ketetapan-Nya.
Sekali lagi, warnai takdirmu. Rancang takdirmu. 🙂
Orang-orang masih berdebat, mana yang nasib, mana yang takdir. Hm, saya jawab aja, “Toh kita nggak tahu pasti mana yang nasib, mana yang takdir. Ketimbang berdebat, mending berdoa dan berjuang sungguh-sungguh.”
Selagi belum terjadi, toh segala sesuatu masih bisa dirancang dan diubah. Karena sangat penting, bantu share tulisan ini ya.
Mitra-mitra saya (dua terlihat di gambar) adalah contoh orang-orang yang berhasil mengubah keadaannya.
Sebelum bermitra dengan saya, masing-masing bekerja dengan beragam profesi. Dan sebagian besar mereka nggak punya pengalaman bisnis sama sekali. Tapi begitu terjun di bisnis, mereka mau belajar dan berikhtiar. Dengan izin Allah, akhirnya mereka bisa mengubah keadaaan.
Alhamdulillah, salah satu prestasi, mereka mampu membeli mobil tanpa leasing, tanpa riba. Kalau mereka bisa, saya yakin teman-teman juga pasti bisa, insya Allah. Allah Maha Kuasa. Teman-teman yakin?
Bantu share ya.