30/03/2019
Menara Pertama LRT City Jaticempaka - Gateway Park Terjual lebih dari 90%
Menara Pertama LRT City Jaticempaka - Gateway Park Terjual 90%
Project Director LRT City Jaticempaka-Gateway Park, Ibnu Mahmud Junaidi dan Manager Biro Pemasaran PT Adhi Commuter Properti Djoko Santoso disela-sela acara Topping Off Tower Accordeon LRT City Jaticempaka Gateway Park, serta Ground Breaking Mall, yang akan menjadi fasilitas dari kawasan ini.
Penjualan tower Accordion saat ini sudah mencapai lebih dari 90 persen.
Penutupan atap LRT City Jaticempaka - Gateway Park bersamaan dengan ground breaking mal.
Jakarta - LRT City Jaticempaka - Gateway Park melakukan prosesi penutupan atap (topping off) menara pertama apartemen dengan tinggi 16 lantai dan terdiri dari 529 unit. Proyek hunian dan komersial ini, dikembangkan bersama oleh PT Adhi Commuter Properti dengan Urban Jakarta Propertindo melalui kerja sama operasi (KSO).
Kawasan yang dikembangkan di sisi stasiun LRT Jatibening Baru ini, dikembangkan di lahan seluas 5,2 Hektare (Ha). Dalam kawasan yang berada di perbatasan DKI Jakarta dan Bekasi ini, rencananya akan dikembangkan sebanyak 5 tower apartemen, dengan total unit sebanyak 3.744 unit.
Project Director LRT City Jaticempaka - Gateway Park, Ibnu Mahmud Junaidi, mengatakan, pihaknya mengembangkan kawasan ini tidak hanya untuk hunian, tapi juga dilengkapi kawasan komersial, baik itu rumah toko (Ruko) sebanyak 20 unit, bicycle track, swimming pool, jogging prack, park and ride, parking lot, security access, feeder bus, dan pusat perbelanjaan (mal).
"Untuk tower Accordion, dari total unit yang tersedia sebanyak 529 unit, sampai dengan saat ini sudah terjual sebanyak 90 persen. Kami optimistis, sampai dengan akhir tahun 2018, sisa unit yang ada akan sold out. Adapun serah terima unit kepada pembeli, direncanakan dapat dilakukan pada akhir tahun 2019," jelasnya.
Ibnu menambahkan, sejalan dengan pembangunan yang sedang berjalan, harga saat ini sudah mengalami kenaikan sebesar 33 persen sejak pertama kali diluncurkan.
"Sedangkan tower Bandoneon yang terdiri dari 362 unit, baru dipasarkan 135 unit. Adapun harga yang kami tawarkan saat ini adalah mulai dari Rp 500 juta-an," jelasnya.
Menurut Ibnu, dalam dua tower yang sedang dikembangkan saat ini, dibangun 3 tipe unit, yaitu tipe studio dengan luas 24,56 meter persegi (m2), tipe 1 bedroom dengan luas 34,06 m2 dan tipe 2 bedroom dengan luas 51,74 m2.
"Selain itu, di kawasan ini juga akan dibangun pusat perbelanjaan 4 lantai dengan luas saleable area lebih kurang 18.000 m2 yang dikembangkan di lahan seluas 10.000 m2," jelasnya.
Manager Biro Pemasaran PT Adhi Commuter Properti, Djoko Santoso, menambahkan, LRT City Jaticempaka - Gateway Park dikembangkan dengan menerapkan 5 prinsip transit oriented development (TOD) yaitu, walkable, connect, shift and transit, densify, dan mixed use.
"Selain lokasi yang sangat strategis yaitu di perbatasan Jakarta dan Bekasi, beroperasinya LRT akan memberikan waktu tempuh yang lebih singkat. Perkiraan waktu tempuh LRT dari Stasiun Jatibening Baru ke Cawang hanya membutuhkan waktu lebih kurang 9 menit," jelasnya.
Djoko menambahkan, kaum suburban yang tinggal di LRT City Gateway Park, dipastikan bakal mendapatkan kualitas kehidupan yang lebih baik, sebuah peradaban baru kehidupan, yang tidak lagi membuang waktu, biaya dan energi di jalan karena kemacetan.
"Selain bisa menggunakan akses moda transportasi LRT, penghuni di LRT City Gateway Park, juga bisa memanfaatkan akses jalan raya Kalimalang, serta Jalan Tol Becakayu yang saat ini telah beroperasi," tandasnya.