Hunian Skema Syariah Tanpa Riba

Hunian Skema Syariah Tanpa Riba Mari bergabung menjadi juragan kost2an

06/08/2020
03/07/2020
16/04/2020

MENYERAH DI TENGAH WABAH??

"Elo masih masuk kerja?" tanya saya ke seorang teman. Dia bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kuliner. Dua brand restorannya berada di dua mall elit Jakarta. Membawahi ratusan karyawan. Melayani konsumen menengah ke atas.

"Perusahaan tempat gue kerja tutup. Rugi sampe xx M. Karyawan dirumahkan sampai batas yang belum ditentukan. Sekarang lagi pusing cara bayar gaji karyawan." sahut teman saya pasrah.

Ada kisah lain..

Seorang karyawan baru saja keluar dari rumah sakit setelah pertarungan hidup dan mati karena penyakitnya. Fisiknya masih lemah dan masih harus memakai kursi roda. Kabar buruk diterima. Perusahaan tempat dia bekerja, berhenti operasional sementara. Semua karyawan dirumahkan tanpa gaji alias unpaid leave.

Seperti kata pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah sakit, dapat tambahan kenyataan pahit.

Tidak kalah miris..

Di tengah imbauan , pengemudi ojol memberanikan diri keluar rumah, melawan ketakutan akan tertular virus. Demi sedikit rezeki yang bisa dibawa pulang. Sekadar membeli beras dan lauk untuk makan dia dan keluarga.

Ternyata penumpang yang diharap tak kunjung datang. Hening HP nya, tak berbunyi seperti biasa. Tanda tiada pesanan masuk. Terbayang wajah anak istri yang menunggunya di rumah. Dikuatkan hatinya menunggu lagi lebih lama di jalan hingga malam.
..

Saya yakin, beribu bahkan berjuta kisah sedih lainnya ada di sekitar kita.

Kelas privat, berda'wah di masjid musholla yang dibatalkan.

Toko Mukena Mulyadi Muslim sekarang juga tutup.
Karna Mall nya ga beroperational sampai tanggal 23 April 2020.
Dan ada kemungkinan di perpanjangan lagi.😭
Dagangan yang tidak laku
Omset yang menurun drastis
Stok yang menumpuk

Belum lagi...

Pengeluaran yang tidak bisa ditekan dan tagihan yang harus dibayarkan.

Rasanya...

Kita ingin melambaikan tangan ke kamera.
Gak kuat ya Alloh.. Saya nyerah.
Berat ya Alloh.. Saya lelah.
Udahan ya Robb.. Saya gak bisa...

Jangan menyerah saudaraku!

Kita tidak sendiri.
Seluruh manusia di bumi mengalami kepahitan yang sama. Mereka merasakan kegelisahan yang serupa.

Namun lihatlah!
Banyak di antara mereka tetap berjuang mesti tertatih.
Dengan jalan mereka masing-masing.

Ada produsen sprei yang beralih memproduksi masker. Memanfaatkan peluang untuk sedikit bertahan.

Ada pengusaha dan karyawan yang banting stir menjadi bakulan online. Mengumpulkan recehan agar tetap ada pemasukan.

Ada tukang sayur yang berikhtiar berdagang lewat WhatsApp. Menyiasati larangan berkumpul di perumahan tempat dia biasa mangkal.

Bahkan,

Ada yang berusaha menembus pintu-pintu langit dengan menggencarkan sedekah. Mengumpulkan donasi dari para dermawan budiman. Lalu menyalurkannya kepada mereka yang membutuhkan.
..

"Kita sekarang usaha apa? Bisnis utama kita kan gak jalan?" Kepo saya bertanya karena umrah ditutup hingga wabah berakhir. Haji pun terancam ditiadakan tahun ini.

"Gak ngapa-ngapain, Mas Mba. Ngeringin ATM aja buat bantu adik-adik yatim." jawab dia.

Jawaban yang membuat kita kaget.

*Ikhtiar yang out of the box*

Di tengah banyak manusia menggenggam hartanya kuat-kuat di saat seperti ini. Dia justru membuka keran sedekah lebar-lebar. Itu karena dia yakin. Sumur yang mengering, pertanda akan terisi kembali. Dia mengosongkan tabungannya untuk bersiap menerima rezeki yang nanti datang menderas (QS. 2:3,261). Siklusnya selalu begitu. Sesudah terik, hujan pun turun.
..

Allah sedang melihat kita semua.
Dia sedang memperhatikan...

Mana hamba-Nya :
yang bersabar dalam ujian (QS. 2:155,156)
yang tak putus merangkai doa (QS. 2:186)
yang peduli sesama
yang menjalankan amanah

Atau mana hamba-Nya :
yang masih saja tetap bergumul kemaksiatan bahkan di tengah musibah
yang kikir tak mau berbagi
yang sibuk mendengki pada saudaranya
yang menghamba pada selain-Nya. Astaghfirulloh.

Kita semua sedang dilihat.
Dan pemenang dari ujian ini adalah mereka yang paling panjang kesabarannya.
Sabar dalam menerima ujian.
Sabar dalam menjaga diri.
Sabar dalam ketaatan (QS. 2:153).

Kita jangan menyerah! Sesungguhnya Allah bersama kita (QS. 9:40).

Semoga kita termasuk orang-orang yang diberikan kekuatan dan kesabaran oleh Allah. Aamiin Yaa Allah.

Allahu Karim ❤️



16/04/2020
11/04/2020

Gunakan Masker Anda Saat Keluar Rumah. Untuk Kesehatan Kita Bersama...
Wabah segera berlalu 🤲

15/03/2020

10 AMALAN MENGHADAPI WABAH VIRUS CORONA

1. Membaca Zikir ini 3 kali di pagi hari dan petang hari

بِسْمِ اللَّهِ الذي لا يَـضُرُّ مع اسْمِهِ شَيءٌ في الأرضِ ولا في السَّماءِ وهُوَ السَّميعُ العَليمُ

Artinya : “Dengan nama Allah yang tidak akan berbahaya dengan nama-Nya segala sesuatu di langit dan bumi, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Barangsiapa yang membaca zikir ini sebanyak 3 kali di pagi hari, maka tidak akan ada marabahaya yang akan memudaratkannya hingga sore hari. Dan barangsiapa yang membaca zikir ini sebanyak 3 kali di sore hari, maka tidak akan ada marabahaya yang akan memudaratkannya hingga pagi hari.

2. Memperbanyak Do’a Dzun Nuun (Nabi Yunus)

Allah Ta’ala berfirman

"Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, ”Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.” Maka Kami kabulkan (doa)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman"
(QS Al Anbiya 87-88)

Dianjurkan untuk memperbanyak do’a ini ketika tertimpa musibah dengan bertaubat kepada Allah, niscaya Allah akan mengijabah do’anya.

لاإله إلا أنت سُبحانكَ إنِّي كُنتُ من الظالمين

“Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”

“Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.”
(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

3. Berlindung kepada Allah dari beratnya bala’ musibah

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Berlindunglah kamu kepada Allah dari bala’ (musibah) yang berat, dari sebab-sebab kebinasaan, dari takdir-takdir yang buruk dan rasa bahagianya musuh.” (HR. Bukhari)

4 : Membaca Do’a Keluar Rumah

بِسْمِ اللَّهِ، تَـوكَّلْتُ على اللَّهِ، لا حوْلَ ولا قُوَّةَ إِلا بِاللَّهِ

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Apabila seseorang keluar dari rumahnya, lalu dia berkata : “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah”, maka Allah berkata : “Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga.” Maka setan pun akan menyingkir darinya. Setan yang lain berkata : “Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yang telah mendapatkan petunjuk, kecukupan dan penjagaan?” (HR. Abu Dawud)

5. Membaca Zikir Pagi dan Petang

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidaklah pernah meninggalkan do’a ini di pagi hari dan petang hari :

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu keselamatan dalama agama, dunia,keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak terjatuh. (HR. Ahmad)

6. Memperbanyak Do’a

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Sesungguhnya do’a bermanfaat terhadap apa yang sudah ditetapkan dan apa yang belum ditetapkan (takdir). Maka hendaklah kalian berdo’a wahai para hamba Allah.” (HR. Tirmidzi)

7. Tidak Mendatangi Tempat Munculnya Wabah

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar, “Bahwasanya Umar Radhiyallahu ‘anhu berangkat menuju Syam. Dan diperjalanan disampaikan kepadanya bahwa telah terjadi wabah di Syam. Maka diberitahu oleh Abdurrahman bin ‘Auf bahwasanya Rasullullah bersabda : Jika kalian mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah datang ke daerah tersebut. Jika kalian ada di dalam wilayah tersebut, maka janganlah kalian keluar dari wilayah tersebut

8. Senantiasa Berbuat Baik

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Perbuatan baik itu melindungi diri dari perbuatan-perbuatan buruk, bencana dan musibah. Orang-orang yang berbuat baik di dunia, mereka adalah ahli-ahli kebaikan di akhirat.” (HR. Al-Hakim)

9. Shalat Malam

Dari Bilal radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah bersabda : “Hendaklah kalian mendirikan shalat malam, sesungguhnya ia adalah kebiasaan orang-orang Shalih sebelum kamu. Dan sesungguhnya shalat malam akan mendekatkanmu kepada Allah, memeliharamu dari dosa, menghapus keburukan dan menjauhkan penyakit dari badan.”
(HR. Tirmidzi)

10. Menutup Wadah Makanan dan Tempat Minuman di Malam Hari

Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu berkata, saya mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam bersabda : ” “Tutuplah bejana-bejana, rapatkanlah tempat-tempat minum, karena di waktu orang-orang mulai tidur ketika itu turunlah wabah. Tidaklah ia melewati bejana yang tidak ditutup dan tempat minum yang tidak dirapatkan, kecuali akan masuk padanya wabah“. (HR. Muslim)

(Syaikh Abdurrazzak bin Abdul Muhsin Al Badr)

Address

Sinbad Green Residence
Bogor
16117

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hunian Skema Syariah Tanpa Riba posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category