26/01/2018
KENAPA 95% GENERASI MILENIAL INDONESIA AKAN MENJADI GELANDANGAN pada TAHUN 2020?
Homeless Millenials. Kaum Milenial Gelandangan. Inilah mungkin sebuah julukan muram yang kelak layak ditabalkan pada anak-anak muda yang lahir antara 1982 β 1995.
Homeless millenials artinya adalah barisan anak muda (yang lahir antara 1982 β 1995) yang tak sanggup membeli rumah sendiri. Mungkin karena kondisi keuangan mereka yang termehek-mehek. Mungkin juga karena harga rumah yang makin melangit.
Bagi generasi milenial jaman NOW, memiliki rumah sendiri adalah sebuah impian yang pelan-pelan menjelma menjadi fatamorgana.
Faktanya, sebuah survei yang dilakukan oleh situs jual beli Rumah123 menyebut, 3 tahun dari sekarang hanya 5% generasi milenial yang akan sanggup membeli rumah secara mandiri. Sisanya 95% entah akan tinggal dimana.
Dalam Global Property Industry, dikenal adanya istilah House Price to Annual Income Ratio. Atau rasio harga rumah dibanding penghasilan tahunan Anda.
Menurut Global Property Standard, rasio yang ideal adalah maksimal 3 kali. Artinya harga rumah maksimal hanya boleh 3 x penghasilan tahunan Anda.
Contoh : penghasilan tahunan Anda (gaji selama 12 bulan + THR + bonus jika ada) adalah Rp 200 juta. Maka maksimal harga rumah yang boleh dibeli adalah Rp 600 juta.
Kita lihat di tanah air sekarang. Harga rumah ukuran 70M2 di Sumarecon Bekasi sudah tembus Rp 1,1 milyar.
Atau kita ambil harga rumah yang lebih murah, di wilayah yang lebih pedalaman, misal di Tambun. Harga untuk rumah dengan ukuran yang sama sudah sekitar Rp 600 jutaan.
Artinya untuk meraih rasio ideal 3x annual income, kalau mau membeli rumah dengan harga Rp 600 juta, minimal penghasilan tahunan adalah Rp 200 juta (atau sekitar Rp 16 juta per bulan).
Pertanyaannya : seberapa banyak generasi milenial Indonesia yang bisa mendapatkan annual income diatas Rp 200 juta?
Menurut survei Rumah123, generasi milenial Jakarta yang penghasilan tahunannya diatas Rp 200 juta (atau gajinya diatas 16 juta per hulan) hanya 4%.
4% saja. Busyet kecil amat angkanya.
Jadi mayoritas generasi milenial di Jakarta (dan mungkin kota besar lainnya) sebenarnya tidak memiliki gaji yang mewah. Pas-pasan saja.
Namun gaya hidupnya kadang sok mau kaya, dengan smartphone paling canggih, dan traveling kemana-mana biar punya foto Instagram yang cantik. Alamakkkk.
Itulah kenapa mayoritas generasi milenial Indonesia akan menjadi Homeless Millenials. Generasi Milenial Gelandangan yang tak punya rumah sendiri.
Apa yang bisa dilakukan untuk keluar dari jebakan Homeless Millenials?
Salah satu nya adalah MULTIPLY YOUR INCOME
Salah satu cara agar tidak menjadi Generasi Gelandangan yaitu meningkatkan penghasilan atau menambah revenue stream Anda.
Jangan hanya mengandalkan income hanya dari SATU sumber saja (misal hanya dari gaji bulanan).
Solusi kedua ini adalah pilihan yang mutlak : cara terbaik agar sanggup membeli rumah seharga 600 juta atau bahkan 1M adalah lipat-gandakan income Anda dengan menghadir Passive income.
Lipat-gandakan income dengan cara membeli properti di harga Murah kemudian dijadikan properti yang produktif serta menghasilkan passive income
Sekarang ini sudah ada Developer yang menyediakan properti untuk passive income. Yaitu developer Algira kampungQurban.com
Kita yang punya tanah kavling nya, Develop yang mengelolanya, untuk perkebunan atau peternakan.
Misalkan beli tanah kavling di Algira kampungQurban.com senilai Rp 45juta/100m maka otomatis akan dapat passive income -+ Rp 30juta dari Perkebunan kurma nya, belum lagi dari hasil panen zaitun , Tin dan ternak kambing dan domba.
Kembali ke Income,
Menaikkan income bukan hanya 10% per tahun. Tapi minimal harus 50% per tahun. (Sebab kenaikan harga rumah sekitar 15 s/d 20% per tahun).
Jadi invest tanah kavling di Algira kampungQurban.com salah satu cara yang tepat untuk keluar dari jebakan homeless milineal.
Akhir kata, homeless milennials adalah sebuah fenomena yang kelam dan pelan-pelan mungkin akan terjadi di negeri ini.
Pastikan Anda bukan salah satu homeless millenials itu.
Sebab hanya dengan ini, Anda akan bisa beli rumah seharga Rp 3 milyar pada tahun 2020 nanti.
Salam Milenial,
π‘π«π‘π‘π«π«π«π«π«
Dari WAG
Dishare ulang oleh kampungQurban.com