06/06/2018
NILAI TANAH anda akan segera naik dalam beberapa tahun kedepan. Miliki segera persil pada Maja Tropical Garden selagi ada promo spesial. (Terbatas 100 unit saja)
JAKARTA - PT Hanson International Tbk (MYRX) lewat perusahaan afiliasinya berencana membangun jalan Tol Serpong-Maja sepanjang 30 kilometer (km). Rencana ini pun sudah sampai penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan salah satu perusahaan BUMN.
Direktur Utama Hanson International Benny Tjokrosaputro mengatakan,
rencana ini didasari oleh kepemilikan landbank emiten berkode MYRX ini di kawasan Serpong dan Maja. โKonsultasi sudah mulai dijalankan dan kami sudah melakukan MoU dengan salah satu BUMN,โ ujar Benny di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (7/3/2018). Kendati demikian, Benny enggan menyebutkan identitas salah satu perusahaan BUMN yang menyepakati kerja sama ini. โSatu BUMN besar lah. Dia biasa bikin jalan tol. Tapi kita harus izin dia dulu ya untuk disclose,โ lanjutnya.
Benny menyatakan, nantinya perusahaan BUMN tersebut akan menjadi investor mayoritas. Potensi nilai dari proyek jalan tol ini pun ditaksir mencapai Rp5 triliun.
Nantinya, kata dia, jalan tol ini akan menghubungkan kawasan hunian dari Maja, Jakarta Barat hingga Serpong, Tangerang seluas 15.000 hektar.
Sebagai gambaran, dengan luas 15.000 hektar, maka kawasan itu tiga kali luas Bumi Serpong Damai (BSD), serta jauh lebih besar dari proyek garapan Lippo
Group, Meikarta. Bahkan, kata orang yang lebih dikenal dengan panggilan Bentjok ini, luasnya, dua kali lipat Kota Bandung. "Jadi ini bukan sekedar jalan tol, karena yang sepanjang jalan tol itu akan ada real estate. Begitu kita mulai proyek besar ini akan kembangkan size real estate kita. Itu meliputi 15 ribu hektar. Ini memang kedengaran mimpi, kalau ga berani mimpi gimana berani melangkah," bebernya.