31/10/2017
Begini cara bikin taman meski di ruang sempit, patut dicoba
Artikel ini berisi tentang tips untuk menghadirkan ruang hijau pada ruangan yang sempit.
Menghias ruangan kini sudah menjadi suatu hal yang penting. Hal ini dilakukan agar rumah terasa lebih nyaman dan menyenangkan. Hadirnya nuansa hijau/alam di rumah/ruang aktifitas akan membuat ruangan terasa lebih hidup dan nyaman bagi penggunanya, sehingga aktifitas yang terjadi di dalamnya akan menjadi terasa lebih menyenangkan.
Ada cukup banyak cara yang dapat dilakukan salah satunya dengan menghias ruangan dengan tanaman hijau. Namun kadang tidak jarang kita mengalami kesulitan karena tidak adanya tempat untuk membuat taman pada ruangan.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghadirkan ruang hijau pada ruang yang sempit adalah dengan menggunakan terrarium. Cara ini dapat menjadi pilihan yang ramah lingkungan dan mudah untuk menghadirkan taman di ruang yang sempit. Namun terkadang yang menjadi kendala dalam membuat terrarium adalah tidak semua tanaman dapat dirawat dengan mudah.
Ada beberapa tanaman yang cepat layu karena faktor kelembaban dan cahaya yang tidak sesuai. Tapi jangan khawatir akan masalah tersebut. Ada beberapa alternatif yang dapat dilakukan untuk membuat terrarium yang mudah dirawat dan ekonomis.
Apa itu terrarium?
Bagi sebagian orang kini mungkin sudah tidak asing dengan istilah terrarium. Namun ada sebagian yang masih asing dengan istilah ini. Terrarium atau yang biasa disebut juga dengan nama tanaman sukulen adalah seni menata tanaman hias ke dalam wadah kaca. Metode ini dapat dilakukan juga untuk hal lain seperti untuk mensimulasi sebuah kondisi sebuah ekosistem. Dengan adanya dekorasi ini, ruangan bisa nampak lebih asri, hijau, dan juga menambah kenyamanan. Ruangan yang sempit pun tidak akan menjadi masalah untuk menghadirkan ruang hijau di dalamnya. Terrarium dapat menjadi solusi terbaik untuk menghadapi permasalahan tersebut.
Anda bisa membuat terrarium sendiri untuk dekorasi rumah anda. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat terrarium ini cukup mudah untuk didapatkan. Bahannya bisa didapatkan di toko tanaman hias atau toko akuarium. Harganya pun relatif murah jadi tidak perlu khawatir untuk merogoh kocek anda terlalu dalam. Selain itu cara membuatnya pun cukup mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Menghadirkan ruang hijau pada ruangan pun menjadi lebih mudah dan menyenangkan.
Apa itu tanaman sukulen?
Sukulen adalah tanaman yang tahan kekeringan karena biasanya bagian daun, batang, atau akarnya memiliki jaringan yang dapat menyimpan air. Sukulen juga disebut sebagai tanaman yang berbatang atau berdaun tebal yang mampu beradabtasi dengan lingkungan kering. Salah satu jenis tanaman sukulen kaktus karena kaktus dapat menyimpan cadangan air pada batangnya. Namun tidak semua sukulen adalah kaktus. Tanaman sukulen ini cocok digunakan pada pembuatan terrarium karena tanaman ini dapat menyimpan persediaan airnya sendiri sehingga untuk perawatannya pun menjadi lebih mudah. Pastikan anda memilih tanaman sukulen yang tepat untuk indoor. Sukulen yang dapat anda pilih seperti lidah buaya, manik-manik mutiara, manik-manik pisang, kaktus pensil, kaktus kubis, dan jenis-jenis kaktus yang lainnya.
Setelah mengetahui apa itu tanaman sukulen, kini saatnya untuk mulai menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat terrarium. Bahan-bahan yang diperlukan adalah :
1. Kerikil hias, yang bisa anda temukan di toko akuarium
2. Pasir putih
3. Tanah yang diberi pupuk atau tanah humus
4. Tanaman sukulen atau kaktus
5. Wadah kaca, anda bisa menggunakan gelas, teko, atau wadah madu kaca atau selai
6. Hiasan (optional)
Jika bahan dan alat yang digunakan sudah lengkap, kini waktunya untuk mengkreasikan tanaman sukulen sesuai dengan keinginan anda. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu sebagai berikut:
1. Pertama bersihkan wadah kaca yang akan digunakan dengan air dan sabun. Kemudian bilas wadah kaca hingga bersih. Hal ini dilakukan agar residu yang terkandung dalam sabun hilang.
2. Kemudian keringkan, pastikan wadah kaca sudah dalam kondisi benar-benar kering.
3. Mulai penataan terrarium.
4. Masukkan kerikil terlebih dahulu. Hal ini berfungsi untuk drainase pada terrarium. Kerikil yang berada pada bagian dasar akan membuat tanah menjadi segar
5. Kemudian lapisi kerikil dengan pasir putih, lanjutkan dengan melapisinya menggunakan tanah yang sudah diberi pupuk. Pastikan semua lapisan terlihat rapi dari luar wadah.
6. Lalu masukkan tanaman ke dalam tanah, rapikan hingga akar tanaman tertutup semua. Anda bisa memasukkan beberapa jenis tanaman sekaligus. Anda juga bisa menambahkan hiasan-hiasan untuk mempercantik terrarium anda.
Setelah berhasil menciptakan terrarium sesuai dengan yang diinginkan, berikut tips yang dapat dilakukan untuk menjaga keindahan dari terrarium yang telah anda ciptakan:
1. Jangan meletakkan terrarium di sudut yang gelap, letakkan di tempat dengan cahaya matahari tidak langsung.
2. Terrarium tertutup biasanya perawatannya lebih mudah.
3. Jangan banyak menyirami tanaman dengan air. Cukup 1-2 minggu sekali atau jika tanah nampak kering.
semoga bermanfaat :)