22/06/2020
Mending Cash apa KPR ya?
Kebutuhan akan sebuah rumah tidak bisa dipungkiri lagi sudah menjadi hal yang pasti terutama bagi setiap keluarga baik muda maupun tua yang telah memiliki anak bahkan yang belum atau tidak memilikinya sekalipun. Namun seperti yang kita ketahui harga rumah semakin hari semakin mahal, tidak pernah ada kata turun untuk hal yang satu ini.
Dilema yang dimiliki adalah dapat uang darimana mendapatkan rumah seharga ehem itu? Sementara pihak developer terus menerus merayu dengan segala macam fasilitas yang bakal didapatkan jika kita membeli rumah disana. Dewasa ini katakanlah rumah termurah berada dikisaran 100 jutaan. Tetep aja itu sih guede menurut kebanyakan orang, iya kan?
Salah satu cara menyiasatinya mungkin bisa dengan cara mengambil rumah secara berangsur, baik lewat bank maupun soft cash langsung dengan developer.
Yuk kita bahas apa aja sih kelebihan dan kekurangan cash dan KPR itu selengkapnya disini.
CASH
Kelebihan Cash
1. Nominal Uang Jauh Lebih Sedikit
Coba perhatikan, barang apapun yang didapatkan secara tunai, jumlah uang yang kita keluarkan akan jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan cara berangsur. Hal ini wajar karena dengan cara berangsur kita harus membayar uang beserta bungannya yang telah dipatok sejak awal pembelian.
2. Tidak Ribet
Dengan membayar tunai, kita akan banyak melewati fase-fase administrasi yang belibet dan terkadang melelahkan. Tidak perlu berhubungan dengan pihak bank atau pihak ketiga lainnya. Cukup setorkan uang ke pihak developer dan selesai.
3. Surat-Surat Langsung Menjadi Milik Kita
Begitu kita melunasi pembayaran rumah, pihak developer akan langsung memberikan surat-surat kepemilikan kepada kita. Ini akan membuat kita percaya dan merasa aman akan harta yang kita miliki ini.
4. Pelayanan Pihak Developer (Terkadang) Berbeda
Jika anda menjual sesuatu, katakanlah kosmetik. Ada beberapa pelanggan yang membeli secara kontan dan kredit. Jujur saja, mana yang lebih anda utamakan? Tentunya yang membeli dengan tunai bukan? Walaupun anda tetap tidak boleh menunjukkannya secara frontal dan ekspresif, tapi secara alamiah anda akan lebih respect dan mendahulukan yang tunai ini ketimbang yang mencicil. Hal ini sama berlaku juga bagi pihak pengembang. Dengan mendapatkan dana segar, pihak pengembang akan dengan senang hati dan mempercepat proses jual beli ini, karena dengan uang tersebut pengembang bisa menggunakan uang tersebut untuk biaya lain seperti op erasional sehari-hari, gaji karyawan tetap, biaya proses ini itu dan keperluan lainnya.
5. Mencari Peluang Penghasilan
Dengan adanya surat-surat yang sah ditangan kita, maka kita bisa bebas untuk mnggunakannya sesuka hati. Salah satunya dengan mencari peluang bisnis lain seperti menyewakan rumah tersebut , membuat warung, atau menjadikannya lokasi pembuatan bisnis rumahan kita yang lain.
Kekurangan Cash
1. Tiba-Tiba Uang Hilang?
Bukan dalam arti sebenarnya hilang, maksudnya uang akan kita bayarkan langsung dalam jumlah besar dan sebagai gantinya kita mendapatkan rumah yang kita idamkan.
2. Rumah Bermasalah
Jika kita membeli rumah secara cash, perlu penelitian yang cukup jelas dan rekomendasi dari berbagai pihak. Uang yang kita keluarkan bukanlah uang kecil, maka berhati-hatilah dalam menyerahkan dana sebesar itu kepada pihak pengembang yang kompeten dan dapat dipercaya.
KPR
Kelebihan KPR
1. Tidak Membutuhkan Dana Besar
Harga rumah yang dibandrol seharga sekian dapat menjadi milik kita walaupun saat ini kita tidak memiliki dana sebanyak itu. Caranya? Lewat pihak ketiga yaitu bank. Dengan mengajukan dana pinjaman untuk mengangsur rumah, pihak bank akan dengan senang hati melayani keperluan kita. Hal ini dikarenakan pihak bank akan mendapat keuntungan dari bunga cicilan yang harus kita bayar sebulan sekali selama masa perhitungan pembayaran.
2. Biaya Cicilan Tergantung Kita
Kita bisa menentukan tenor waktu yang kita ajukan. Namun perlu diingat, semakin panjang tenor yang kita ambil, memang semakin kecil biaya bulanan yang kita keluarkan, namun sebenarnya semakin banyak dan semakin lama pelunasannnya.
3. Uang Yang Kita Miliki Bisa Diputar Untuk Bisnis Lain
Hal ini bersangkutan dengan nomor 1 diatas, karena kita tidak perlu menyerahkan uang dalam jumlah banyak, maka kita bisa menggunakannya dulu sebagai modal bisnis yang kita jalankan, sehingga keuntungan dari bisnis bisa kita pakai untuk biaya cicilan per bulannya.
Kekurangan KPR
1. Suku Bunga Bank Tidak Flat
Bisa jadi saat ini, kita mengambil cicilan dengan tenor 15 tahun. Biaya perbulannya sebesar 1 juta, namun bisa jadi setelah 2 atau 3 tahun kedepan, biaya bulanan kita bisa naik menjadi 1,5 juta. Hal ini dikarenakan biaya Bungan bank yang cenderung fluktuatif. Hal ini patut menjadi bahan pertimbangan bukan?
2. Tidak Bisa Batal Mendadak
Maksudnya apa? Begini, jika kita sudah deal dengan pihak bank untuk mengangsur rumah dengan harga 200juta dalamd waktu 20 tahun. Tiba-tiba dalam perjalanan kehidupan kita mendapat rejeki nomplok, sehingga kita ingin segera melunasinya sebelum batas tempo. Untuk hal ini, biasanya pihak bank akan memberikan semacam penalty, yaitu kita diperbolehkan melunasinya dengan syarat wajib membayar denda sebesar yang telah ditentukan oleh bank. Banyak orang awam yang tidak paham akan hal ini dan menjadi perdebatan jika kemudia hari mengalami hal semacam ini.
3. Kepemilikan Atas Nama Developer / Bank
Karena memang rumah yang kita cicil belum lunas, maka wajar saja jika rumah yang kita tempati tersebut masih atas nama bank atau pihak developer. Sura-surat berharga akan diberikan jika kita sudah melunasinya.
4. Tidak Semua Proposal Pinjaman Disetujui Bank
Walaupun pada dasarnya bank akan sangat senang kita ada yang mau mengambil cicilan rumah lewat bank tersebut, namun tetap ada poin-poin yang harus disetujui dahulu sebelum mendapatkan persetujuan pinjaman. Untuk beberapa kasus, tidak sedikit ajuan pinjaman ternyata tidak dikabulkan oleh pihak bank.
Jadi gimana? Apakah cash atau KPR yang cocok buat anda? Sebaiknya pikirkan matang-matang dulu ya.
Untuk konsultasi property silahkan hubungi kami di
Trusted Smart Agent Property
https://wa.me/6285794148820