05/05/2026
Cara menghitung kebutuhan baja ringan untuk atap limas dilakukan dengan mencari volume luas atap terlebih dahulu menggunakan rumus trigonometri sederhana (cosinus), kemudian mengalikan hasilnya dengan koefisien material.
1. Rumus Menghitung Luas Atap Limas
Langkah pertama adalah menentukan luas permukaan atap yang akan ditutup. Gunakan rumus berikut:
Luas atap ={P banguan (+ overstek) + L bangunan (+ overstek)} : Cos dari sudut kemringan atap (misal 30, 35 atau 40 derajat)
Overstek: Bagian atap yang menjorok keluar dari dinding (biasanya 0,6 - 1 meter di setiap sisi).
: Nilai cosinus dari sudut kemiringan atap. Untuk atap limas, sudut standar biasanya
(cos 30 derajat =0,866) hingga
(cos 35 derajat =0,819).
2. Estimasi Kebutuhan Material (Kanal C & Reng)
Setelah mendapatkan luas atap (misal dalam
), Anda bisa menghitung kebutuhan batang baja ringan menggunakan koefisien standar industri:
Kanal C (Kaso): Digunakan sebagai rangka utama atau kuda-kuda.
Rumus: {Luas Atap x 4} : dibagi panjang batang kanal C ( 6 mtr)
Penjelasan: Angka 4 adalah koefisien pemakaian, dan 6 adalah panjang standar per batang kanal C di pasaran.
Reng: Digunakan untuk dudukan genteng.
Rumus: Jumlah kanal C x 1,2
(atau luas atap dikali koefisien tertentu tergantung jenis genteng).
Sekrup: Estimasi kebutuhan sekrup rangka adalah sekitar 20 buah per
luas atap.
3. Contoh Perhitungan
Misalkan rumah berukuran 10 x 10 mtr
dengan overstek 1 meter di tiap sisi dan kemiringan
(cos 35 derajat = 0,819):
> Luas Atap: (10+2) X (10+2) / 0,819 = 175,8 M2
> Kanal C: {175,8 x 4} / 6 =117,2 batang (dibulatkan menjadi 118 batang).
> Reng: 118 x 1,2 = 141,6 (dibulatkan menjadi 142 batang)
Anda ingin membangun atau renovasi rumah dan bangunan lainnya ?
Hubungi kami di GNP Karya
Nomor WA 0811 3801 502
https://gnpkarya.co.id