GriyaOk.com

GriyaOk.com Jual Beli Sewa Properti Rumah Apartemen Ruko Kios Tanah Gudang Temukan rumah impian anda hanya di GriyaOk.com sekarang! .

GriyaOk.com adalah sebuah situs pencarian properti terdepan di Indonesia yang mempertemukan agen properti dengan calon customer.

29/08/2016

Hi griyas, Kami informasikan bahwa saat ini website kami telah telah dapat digunakan kembali setelah sempat down beberapa waktu lalu. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Selamat malam :)

01/07/2016

Ini yang Bisa Gagalkan Pembelian Rumah

Membeli rumah untuk pertama kali, tentunya tak mudah. Ketika akhirnya menemukan rumah idaman, kamu bukan hanya akan merasa bersemangat, namun juga merasa was-was.

Berbagai pertanyaan dan keraguan kerap hadir di benakmu. Mulai dari prasangka "Bagaimana bila..." hingga "Andaikan....". Nah, kamu perlu memantapkan diri saat membeli rumah.

Jika tiba-tiba kamu ragu karena terpikir "Bagaimana jika nantinya, saya tidak mampu membayar cicilan bulanan?". Pertanyaan semacam ini memang seringkali muncul di benak yang menyicil kredit pemilikan rumah (KPR), terlebih jika cicilannya bernilai besar.

Bila kamu khawatir mengenai biaya kepemilikan rumah, ada baiknya kamu mengonsultasikannya pada penasihat keuangan terlebih dahulu.

Kamu juga sebaiknya menghitung biaya yang dikeluarkan untuk memiliki rumah. Bukan hanya biaya cicilan bulanan, namun juga pajak, asuransi rumah, atau biaya perawatan. Setelah kamu hitung dengan rinci, kamu dapat menjumlahkannya. Bandingkan dengan pendapatan bulananmu.

Agar aman, biaya yang kamu keluarkan untuk rumah sebaiknya tak lebih 28 persen dari pendapatan kotor yang kamu peroleh setiap bulannya.

Ketika pertanyaan yang muncul adalah, "Bagaimana jika rumah yang saya beli terlalu mahal?", maka lakukanlah riset harga sedetail mungkin. Sebelum membeli rumah, kamu akan memperbandingkan harga dengan properti serupa di kawasan incaranmu.

Sedangkan, bila pernyataan yang membuatmu ragu adalah, "Bagaimana jika ada rumah yang lebih baik namun luput?", jawabannya adalah itu artinya kamu mencari rumah dengan terburu-buru.

Sebisa mungkin teliti dan berhati-hatilah dalam memilih rumah. Jangan p**a ragu untuk melakukan riset dan survei langsung ke lokasi incaranmu.

Kadang, terpikirkan p**a, "bagaimana jika harga rumah menurun di kemudian hari?" Meski hal tersebut jarang sekali terjadi, namun krisis ekonomi kadang membuat hal itu bisa saja terjadi.

Namun, jangan khawatir, menurut teori property clock yang menggambarkan siklus harga properti, menurunnya harga properti akan diikuti oleh bounce back atau peningkatan balik.

sumber:okezone

22/06/2016

Mau Punya Rumah Akhir Pekan, Lihat 5 Hal ini!

JAKARTA– Di masa ekonomi yang serbasulit, memiliki rumah di dalam kota jelas bukan hal mudah. Masalahnya harga rumah sangat susah digapai. Apalagi ditambah pajaknya yang tak murah.

Sebagai gantinya—daripada tidak memiliki rumah sama sekali—Anda pun membeli rumah di pinggir kota. Tapi, jaraknya yang jauh dari kantor, membuat Anda tak bisa berada di rumah tersebut setiap hari. Alhasil saat hari kerja, Anda memilih tinggal di kontrakan, rumah orangtua atau mertua, agar tak terlalu lelah di jalan. Saat akhir pekan, barulah Anda menginap di rumah pribadi.

Melihat kebiasaan yang Anda jalankan, tak salah jika rumah pribadi Anda dinamakan rumah akhir pekan (weekend). Memang tak salah jika Anda melakukan hal ini. Tapi agar Anda tak terlalu rugi, karena sudah membeli rumah yang jarang ditempati, paling tidak rumah tersebut memiliki syarat berikut.

Bisa menggantikan liburan Anda

Artinya lingkungan rumah tak kalah indah atau nyamannya dengan lingkungan favorit Anda saat berlibur. Misalnya, Anda cenderung menyukai area yang asri, sejuk, dan memiliki fasilitas joging yang nyaman. Berarti rumah akhir pekan yang Anda miliki pun harus memiliki fasilitas yang sama. Jadi, Anda tak perlu lagi berlibur ke luar kota saat akhir pekan, karena berada di rumah akhir pekan sudah seperti liburan.

Aksesnya mudah

Rumah Anda boleh saja jauh, tapi pastikan aksesnya mudah dan tak ada masalah. Jadi lupakan jika rumah yang ingin Anda beli terletak di area sangat terpencil yang infrastrukturnya seperti jalan raya tidak memadai. Bisa-bisa Anda malah stres di jalan dan memilih tidak ingin tinggal di rumah tersebut.

Nasibnya 20-30 tahun kemudian

Perhatikan lingkungan sekitar perumahan Anda. Perkirakan apakah nantinya akan semakin berkembang serta suasananya akan tetap nyaman. Pasalnya, rumah inilah yang akan menjadi rumah peristirahatan Anda di masa pensiun nantinya, jadi tak salah jika Anda mempertimbangkan unsur kenyamanan dan nilainya di masa mendatang. Pastikan rumah memiliki nilai yang bagus sebagai investasi serta tetap nyaman jika digunakan sebagai tempat tinggal.

Dekat dengan area publik

Percayalah perumahan yang sangat sepi dan jauh dari area publik seperti tempat makan, mini market, atau jalan raya cenderung membuat Anda merasa khawatir. Selain Anda susah mencari bahan makanan serta kebutuhan harian seperti gas atau galon air, Anda pun menjadi merasa tak aman. Cukup banyak perumahan di area suburban di area nyaman, namun tak jauh dari pusat keramaian.

Anda bisa tidur lebih nyenyak

Jika rumah kontrakan atau rumah mertua Anda memberikan kesan yang kurang nyaman, rumah pribadi harus sebaliknya. Anda harus merasa bisa tidur lebih nyenyak dan cukup beristirahat saat berada di rumah itu. Tak heran jika saat berada di rumah pribadi Anda akan merasa waktu cepat berlalu karena Anda sangat menikmatinya.

Sumber : Okezone

22/06/2016

Langkah Mudah Kumpulkan Bujet Renovasi Rumah

JAKARTA – Anda pasti sudah tahu jika rumah yang dibeli dari developer tidak selalu sempurna. Begitu musim hujan datang, baru terlihat jika atap rumah kurang kokoh atau cat dinding cepat mengelupas, sehingga Anda harus memperbaikinya kembali.

Masalahnya terkadang dana yang Anda miliki sudah terlanjur habis digunakan untuk membayar DP rumah. Tabungan bulanan pun dipakai untuk membayar cicilan KPR. Anda pun agak susah mengumpulkan dana untuk merenovasi rumah.

Tapi tak berarti selamanya Anda tak bisa merenovasi rumah. Jika Anda tak juga berusaha mengumpulkan dana, kerusakan rumah bisa semakin besar. untuk mencegah hal itu terjadi, cobalah trik berikut untuk mengumpulkan biaya renovasi.


Simpan THR dan bonus

Berhubung Anda mendapatkan THR dan bonus secara tahunan, jadi THR dan bonus pun sebaiknya digunakan untuk pengeluaran tahunan, misalnya untuk membayar PBB, pajak kendaraan, serta biaya renovasi rumah. Sedangkan kebutuhan harian, bulanan, serta keinginan belanja seharusnya sudah dipenuhi dari gaji bulanan.

Jika Anda disiplin dengan tidak menggunakan THR atau bonus hanya untuk kebutuhan belanja, uang yang Anda dapat tersebut pasti cukup untuk melakukan renovasi secara berkala. Lagip**a renovasi tak harus dilakukan secara besar-besaran, bukan?

Gunakan tabungan berjangka

Jangan menyimpan dana renovasi rumah dalam tabungan biasa yang cenderung dipotong biaya administrasi bank. Gunakan tabungan berjangka dari bank yang tak terpotong biaya, serta tentukan jumlahnya agar pihak bank mendebit langsung jumlah tersebut dari rekening Anda. Sesuaikan jangka waktu menabung dengan keinginan renovasi, misalnya 3-5 tahun dari waktu Anda membeli rumah.

Simpan kembalian

Anda sering menganggap remeh uang receh. Begitu uang pecahan besar digunakan untuk belanja dan mendapatkan uang kembalian, Anda akan meletakkan kembalian tersebut begitu saja. Bahkan, melihat uang receh pun Anda tak sayang untuk menggunakannya kembali sebagai uang jajan.

Mulai sekarang, langsung kumpulkan semua sisa kembalian dalam sebuah wadah, berapa pun jumlahnya. Kumpulkan p**a uang receh yang Anda simpan di saku tas, celana, serta yang ada di dalam mobil. Anda baru boleh mengecek hasilnya setelah di atas 6 bulan. Dalam beberapa bulan, hasil kump**an uang kembalian tersebut pasti cukup untuk mengecat dinding rumah.

Stop jajan

Anda boleh saja mengatakan jarang makan di resto. Tapi jika dalam sehari Anda jajan dan membeli rokok, pengeluarannya sama saja dengan makan di luar.

Sekadar gambaran, dalam setahun Anda bisa menghabiskan dana Rp3,5 juta jika dalam sehari Anda membeli minuman kemasan atau camilan seharga Rp10.000. Dan, Anda juga telah menghabiskan dana sekitar Rp7 juta jika setiap hari membeli satu bungkus rokok seharga Rp20 ribu.

Jumlahnya akan lebih besar jika pasangan Anda menghabiskan bujet yang sama untuk camilan atau rokok. Padahal jika dikumpulkan, tentunya cukup untuk memperbaiki rumah.

Lakukan renovasi di luar momen penting

Saat dana terkumpul, sebaiknya hindari merenovasi rumah saat menjelang hari raya atau tahun baru. Ketika itu banyak keluarga yang ingin mempercantik rumahnya, sehingga harga jasa tukang serta bahan bangunan cenderung melonjak. Pengerjaannya pun sering terburu-buru karena jangka waktunya yang terbatas.

sumber : OkeZone

Address

Depok
16511

Telephone

082312667332

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GriyaOk.com posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category