21/08/2020
แฐ๐ข๐ง๐แฏแฉแ๐ แท๐แแทแแฉ๐ง แทแฉ๐๐ ๐๐แญแฉแชแฉ แ๐แแฉแฐแฉ
๐ฎ ๐ง๐ฒ๐๐ฎ๐น๐ผ๐ป๐ถ๐ธ๐ฎ ๐ฏ:๐ญ๐ฏ
Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik.
Kita tahu kita harus berbuat baik karena berbuat baik adalah salah satu perbuatan kasih yang hendaknya kita lakukan sebagai murid Yesus yang memegang teguh perintah Nya.
Tetapi kerap kali tidak kita lakukan apa yang kita tahu baik itu bahkan sebaliknya, hal tersebut karena dosa dan kedagingan yang ada di diri kita yang dimanfaatkan oleh iblis.
๐ฅ๐ผ๐บ๐ฎ ๐ณ:๐ญ๐ฐ-๐ฎ๐ญ
(14) Sebab kita tahu, bahwa hukum Taurat adalah rohani, tetapi aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa.
(15) Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.
(16) Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik.
(17) Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku.
(18) Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik.
(19) Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.
(20) Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.
(21) Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku.
Iblis sering mengunakan kemalasan, kesibukan dan seribu satu macam alasan yang ada di kita untuk mengagalkan niat kita untuk berbuat baik. Bahkan ketika kita berbuat baik, iblis dapat menciptakan motivasi yang salah sebagai alasan yang masuk akal untuk kita untuk tidak berbuat baik lagi, misalnya dengan membuat kita berpikir berbuat baik itu membebani kita. Bahkan iblis bisa menciptakan suasana yang mengecewakan kita karena mendapatkan tanggapan negatif, bukan ucapan terima kasih, kita bahkan disalahkan atau orang lain atau bahkan oleh orang yang kita bantu. Hal itu semua bisa mematahkan semangat dan keinginan kita untuk berbuat baik.
Kitab suci mengajarkan kita bahwa motivasi berbuat baik lebih tinggi dan mulia dari yang selama ini kita sadari, tidak hanya untuk kebaikan sesama saja, lebih dari itu kita juga memuliakan Allah dengan perbuatan baik kita dan yang lebih dalam lagi adalah perbuatan baik kita mendatangkan banyak sekali kebaikan bagi diri kita sendiri.
Kita berbuat baik adalah untuk menyenangkan, memuliakan dan kasih kepada Allah, untuk kasih kepada dan kebaikan sesama dan untuk kebaikan diri sendiri
๐จ๐ก๐ง๐จ๐ ๐ ๐๐ก๐ฌ๐๐ก๐๐ก๐๐๐๐ก, ๐ ๐๐ ๐จ๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐ก ๐๐๐ฆ๐๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ ๐๐๐๐๐
๐๐ฏ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ถ ๐ญ๐ฏ:๐ญ๐ฒ
Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.
๐ ๐ฎ๐๐ถ๐๐ ๐ฑ:๐ญ๐ฒ
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.โ
๐ญ ๐ฃ๐ฒ๐๐ฟ๐๐ ๐ฐ:๐ญ๐ต
Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia.
๐ฎ ๐๐ผ๐ฟ๐ถ๐ป๐๐๐ ๐ด:๐ญ๐ต
Dan bukan itu saja! Ia juga telah ditunjuk oleh jemaat-jemaat untuk menemani kami dalam pelayanan kasih ini, yang kami lakukan untuk kemuliaan Tuhan dan sebagai bukti kerelaan kami.
๐ญ ๐ฃ๐ฒ๐๐ฟ๐๐ ๐ฎ:๐ฎ๐ฌ
Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.
๐จ๐ก๐ง๐จ๐ ๐๐๐ฆ๐๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ ๐๐๐ก ๐๐๐๐๐๐๐๐ก ๐ฆ๐๐ฆ๐๐ ๐
๐ฌ๐ฎ๐ธ๐ผ๐ฏ๐๐ ๐ฎ:๐ด
Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri", kamu berbuat baik.
๐ฌ๐ฒ๐๐ฎ๐๐ฎ ๐ญ:๐ญ๐ณ
belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!
๐ฅ๐ผ๐บ๐ฎ ๐ญ๐ฑ:๐ฎ
Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya.
๐ง๐ถ๐๐๐ ๐ฎ:๐ณ
dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,
๐ญ ๐ฃ๐ฒ๐๐ฟ๐๐ ๐ฎ:๐ญ๐ฑ
Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.
๐จ๐ก๐ง๐จ๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ก, ๐๐๐ ๐จ๐๐๐๐๐ก, ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐ก ๐๐๐ฆ๐๐๐๐ ๐๐ง๐๐ก ๐๐๐ง๐
๐ญ ๐ฃ๐ฒ๐๐ฟ๐๐ ๐ฏ:๐ญ๐ญ-๐ญ๐ฐ,๐ญ๐ณ
(11) Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.
(12) Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat."
(13) Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?
(14) Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar.
(17) Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.
๐๐ฒ๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ๐ฎ๐ป ๐ฐ:๐ณ
Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."
๐ฎ ๐ฅ๐ฎ๐ท๐ฎ-๐ฅ๐ฎ๐ท๐ฎ ๐ญ๐ฌ:๐ฏ๐ฌ
Berfirmanlah TUHAN kepada Yehu: "Oleh karena engkau telah berbuat baik dengan melakukan apa yang benar di mata-Ku, dan telah berbuat kepada keluarga Ahab tepat seperti yang dikehendaki hati-Ku, maka anak-anakmu akan duduk di atas takhta Israel sampai keturunan yang keempat."
๐๐๐ธ๐ฎ๐ ๐ฒ:๐ฏ๐ฑ
Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.
๐ฌ๐ผ๐ต๐ฎ๐ป๐ฒ๐ ๐ฑ:๐ฎ๐ต
dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
๐๐ถ๐๐ฎ๐ต ๐ฃ๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐ฅ๐ฎ๐๐๐น ๐ฎ๐ฌ:๐ฏ๐ฑ
Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."
๐ฅ๐ผ๐บ๐ฎ ๐ฎ:๐ญ๐ฌ๐ฎ
tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik,
๐๐ฎ๐น๐ฎ๐๐ถ๐ฎ ๐ฒ:๐ต
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
๐ฎ ๐๐ผ๐ฟ๐ถ๐ป๐๐๐ ๐ต:๐ฒ-๐ด
(6) Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.
(7) Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
(8) Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
๐ฌ๐ฎ๐ธ๐ผ๐ฏ๐๐ ๐ฐ:๐ญ๐ณ
Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.
Setelah menyadari selain kasih kepada sesama, kita juga memperoleh begitu banyaknya kebaikan dari perbuatan baik kita dan bagaimana kita memuliakan Allah dengannya, ketiga tujuan tersebut yang harus kita jadikan sebagai suatu motivasi sejati yang utuh dan tidak terpisahkan dalam berbuat baik.
Dengan menyadari motivasi sejati kita ini, masihkah kita malas, menunda dan terbebani untuk berbuat baik, dan masih kecewakah kita dan patah semangat jika perbuatan baik kita tidak dihargai orang lain? Tentu tdak.
Apapun keadaan yang kita terima atas perbuatan baik kita, tetaplah bersuka cita dan tetaplah berbuat baik!
Tuhan beserta kita,
August 19, 2020
Silvester DO
Source : Ayat Dalam Hidupku
Subject : Hal Tentang Sesama
Sub : -