09/03/2020
4 amalan utama di bulan Rajab
1. Berpuasa
Rasulallah saw selalu berpuasa di bulan rajab. Diriwayatkan dalam hadis shahih bahwa Rasulallah saw berpuasa di Bulan Rajab.
“Telah menceritakan kepada kami ‘Utsman ibn Hakim al-Anshari berkata, aku bertanya kepada Sa’id ibn Jubair tentang puasa rajab, padahal pada waktu itu di bulan rajab, dia menjawab, aku pernah mendengar Ibn Abbas berkata, Rasulullah saw berpuasa (rajab) terus hingga kami berkata, beliau tidak berbuka, dan (pada waktu yang lain) beliau berbuka hingga kami berkata, nabi tidak puasa.” (HR. Muslim)
Hadits ini secara eksplisit menjelaskan bahwa nabi Muhammad saw sering puasa terus menerus di bulan rajab, hingga para sahabat mengira bahwa nabi Muhammad saw tidak pernah berbuka, namun kadang Nabi Muhammad SAW tidak berpuasa hingga para sahabat mengira nabi tidak berpuasa di Bulan Rajab.
2. Istigfar
Bulan rajab disebut “syahr al-istighfar”, maka perbanyaklah istighfar di bulan ini. Rajab artinya ‘mencurahkan,’ karena pada bulan rajab, Allah Ta’ala mencurahkan rahmat-Nya kepada umat-Nya. Perbanyaklah memohon ampun di bulan ini.
Al-Suyuthi dalam tafsirnya berkata; dalam menafsirkan surat al Tawbah/9: 36. “Maka Janganlah pada bulan haram berbuat zalim terhadap dirimu sendiri”, maksudnya adalah sesungguhnya berbuat zalim pada bulan haram merupakan kesalahan yang besar dan lebih berat dosanya daripada di bulan lain.
Diriwayatkan oleh Ibn Abi Hatim dari ibn Zaid, firman Allah Ta’ala, “janganlah kalian berbuat zalim terhadap diri sendiri di bulan haram,” maksudnya adalah perbuatan maksiat dan meninggalkan ketaatan pada bulan haram, termasuk bulan rajab.
3. Bersedekah
“Nabi Muhammad saw bersabda, siapa yang sedekah di bulan Rajab maka Allah Ta’ala menjauhkan dirinya dari neraka sejauh jarak terbang seekor burung elang yang terbang dari kecil hingga mati.
“Nabi Muhammad saw bersabda, siapa yang melapangkan kesulitan seorang mukmin di bulan Rajab, maka Allah Ta’ala akan memberikan istana di surga Firdaus seluas pandangan matanya.”
4. Dzikir dan berdo'a
“Doa dan dzikir” adalah amalan yang mulia. Perbedaan orang yang mati dan yang hidup adalah terletak pada dzikirnya. Bulan rajab yang penuh dengan kemuliaan hendaknya diisi dengan dzikir dan berdo'a.
Rasul
Sumber : iNewsJateng.id