15/05/2020
4 Jurus Aman beli Apartemen indent agar tidak buntung
ini perlu disimak oleh Anda yang akan membeli Apartemen yang masih dalam tahap pembangunan. Ya, Apartemen yang dibangun secara indent (dipesan dulu baru dibangun) memang kerap menimbulkan perasaan "harap-harap cemas".
Tak heran, sebagian orang memilih Property yang statusnya ready stock alias siap huni. Meski demikian, Ardantio Wisnu Wardono selaku Chief Marketing Arco Reltindo menegaskan bahwa sebenarnya tidak perlu cemas berlebihan saat hendak membeli Property dalam kondisi indent.
“Saat membeli Apartemen baru, tentu ada kelebihan dan kekurangan dari bangunannya. Namun, semuanya disesuaikan kebutuhan konsumennya. Jika konsumen membutuhkan Hunian untuk segera ditempati, tentu saja ready stock (Apartemn siap huni) adalah pilihan yang tepat.
Namun, jika tujuannya adalah Apartemen idaman, baik bangunan, fasilitas, maupun nilai investasinya, menurut saya, Apartemen indent bisa menjadi pilihan menarik,” ujar Ardan.
Nah, bagi Anda yang ingin tahu lebih lanjut tentang Apartemen indent, artikel ini akan membahas tentang:
Kelebihan Membeli Apartemen secara Indent
I. Kelebihan Membeli Property Secara Indent
Ardan menuturkan keuntungan bila konsumen membeli rumah secara indent, antara lain:
Harga jual relatif lebih murah dibandingkan Apartemen ready stock Perbedaan harganya bisa sampai 50%,
Membeli Property indent adalah bentuk investasi.
Bisa mencicil dengan tenor terjangkau kepada pihak pengembang.
Konsumen lebih fleksibel memantau proses pembangunan.
II. 4 Jurus Aman Beli Apartemen Indent
Menurut Ardan, membeli Property, baik indent maupun ready stock, sangat memerlukan kejelian dan kehati-hatian konsumen untuk meminimalisasi kerugian. Berikut 4 jurus aman beli Apartemen indent yang bisa Anda terapkan:
a. Lihat Dulu Pengembangnya
Pengembang yang profesional tidak akan mengecewakan konsumen. Sebaiknya, cari tahu lebih dalam terkait pengembang, misalnya apakah sudah mengantongi izin usaha membangun serta memiliki pengalaman yang mumpuni.
Selain menggunakan akses internet, Anda juga bisa bertanya kepada teman atau saudara yang berpengalaman dengan pengembang Apartemen.
b. Cek Legalitas Bangunan
Kemudian, cek kembali legalitas bangunan. Hal ini bisa dilihat dari penelusuran status kepemilikan tanah yang dilihat dari sertifikat. Umumnya, status tanah dan bangunan adalah Sertifikat Hak Milik (SHM) dan SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan). Kedua status tersebut diakui jika mengajukan pinjaman ke bank (KPR). “Jadi, meskipun indent, jangan lupa memastikan status tanah tersebut diakui oleh bank,” ujar Ardan.
c. Lihat Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos)
“Indikator lain yang bisa ditinjau adalah fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos)-nya. Misalnya jalan masuk, gorong-gorong saluran air, listrik, dan sanitasi,” kata Ardan.
d. Tinjau Lokasi
Terakhir, jangan lupa meninjau lokasi. Pembangunan rumah indent biasanya memerlukan waktu perampungan dua hingga lima tahun mendatang.
“Meninjau lokasi sangat penting bagi Anda yang hendak membeli Property indent. Cek perkembangan infrastruktur di sekitar kawasan, seperti transportasi atau akses tol,” tutur Ardan.
Itulah 4 jurus aman beli Property indent.
Apakah anda punya Cita-cita punya Apartemen Superblok Mewah Fasilitas lengkap dengan kapasitas parkir banyak?
Memperkenalkan Jkt Living Star @ Pasar Rebo Jaktim
Apartemen Mewah konsep Singapore hanya 300 jutaan
angsuran start 2,7jt/bln Ada Promo Subsidi Dp 50% bulan ini
Satu dari sedikit Apartemen yg masih berjalan pembangunanya walaupun sedang Corona
Tidak perlu ragu-ragu dengan kemampuan Anda untuk membayar cicilan KPR per bulannya? Cek hitung-hitungannya dengan menghubungi Marketing kami
Irene 081216394808 wa Only