01/11/2024
Dalam kegiatan kanvasing lapangan untuk pemasaran, terdapat tiga langkah utama yang harus dilakukan untuk mencapai hasil yang maksimal:
1. Analisa Marketing dan Harga Pasaran
Sebelum terjun ke lapangan, lakukan riset untuk memahami kondisi pasar. Ini mencakup analisis harga di daerah tersebut, keunggulan kompetitor, dan potensi daya beli masyarakat sekitar.
Mengetahui harga pasaran dan bagaimana produk kita bersaing akan membantu dalam menawarkan nilai tambah yang tepat kepada calon pelanggan.
Pemahaman ini akan membuat strategi pemasaran lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan target pasar.
2. Menemukan dan Mengenal Komunitas Sekitar Aset
Identifikasi komunitas yang ada di sekitar aset atau area pemasaran, misalnya perumahan atau komplek tertentu. Jika perumahan banyak dihuni oleh PNS atau pekerja kepolisian, maka target pasarnya bisa diarahkan pada mereka atau keluarga mereka.
Cari tahu profil demografis penduduk dan potensi komunitas yang bisa menjadi target pemasaran produk.
Pengetahuan ini bisa digunakan untuk merancang pesan dan strategi yang lebih relevan, sesuai kebutuhan dan preferensi mereka.
3. Membangun Relasi dan Kolaborasi dengan Orang-Orang di Sekitar
Penting untuk bisa berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak, misalnya satpam, petugas kebersihan, atau bahkan tokoh masyarakat di sekitar lokasi. Bangun relasi baik dan gali informasi tambahan tentang lingkungan.
Jika bertemu dengan satpam perumahan, ajak mereka berbicara dan minta bantuan untuk menyebarkan brosur atau informasi kepada penduduk sekitar. Mereka bisa menjadi perantara yang efektif dalam membantu pemasaran produk.
Selain itu, buat jaringan dengan orang-orang yang memiliki pengaruh atau kedekatan dengan calon konsumen, untuk membantu memperluas jangkauan informasi produk.
Dengan mengikuti ketiga langkah ini, kegiatan kanvasing akan lebih efektif karena pemasaran dilakukan dengan memahami pasar, mengenal komunitas, dan membangun hubungan baik dengan pihak-pihak yang bisa membantu.