13/12/2022
solidgoldjakarta.official
Saham-saham Hong Kong mengakhiri Senin (12/12) Indeks Hang Seng turun 2,20% atau 437,24 poin menjadi 19.463,63. Sementara, Indeks Shanghai Composite turun 0,87% atau 27,91 poin menjadi 3.179,04,
sedangkan Shenzhen Composite di bursa kedua China kehilangan 0,67% atau 13,97 poin menjadi 2.061,87 menjelang pengumuman kebijakan dari bank sentral AS (The Fed).
Perhatian pelaku pasar bergeser ke arah inflasi AS di tingkat konsumen (indeks harga konsumen/IHK) periode November 2022 yang akan dirilis Selasa besok. Ini diharapkan menunjukkan apakah inflasi telah surut.
Konsensus pasar dalam polling Trading Economics memperkirakan IHK akan kembali melandai sedikit menjadi 7,3% (yoy) dan turun menjadi 0,3% (mtm). Sedangkan IHK inti juga akan melandai menjadi 6,1%. Inflasi menjadi pertimbangan utama The Fed dalam menentukan kebijakan moneternya.
Sehingga, perilisan IHK kali ini kembali akan dipantau secara ketat oleh The Fed. Pasar juga akan memantaunya dengan ketat dari data IHK bulan lalu dan sekaligus untuk membuktikan bahwa The Fed memang benar-benar ingin mengurangi laju kenaikan suku bunga acuannya. Selain menanti rilis data IHK AS bulan lalu, pasar juga menanti pertemuan The Fed terbaru yang akan diselenggarakan pada Selasa-Rabu waktu setempat. Pada Rabu pekan ini, The Fed akan mengumumkan hasilnya. Pasar memprediksi The Fed bakal kembali menaikkan suku bunga acuannya. Namun kali ini, mereka memprediksi The Fed akan menaikkannya sebesar 50 basis poin (bp). The Fed sudah menaikkan suku bunga acuan secara agresif sebesar 375 bp sepanjang tahun ini menjadi 3,75-4,0%.