10/01/2017
Developer Property Tanpa Bank Apakah Bisa ?
(Sudut pandang kami para praktisi developer property syariah)
Menarik ! untuk anda simak,
ini adalah tulisan dari sahabat saya yang juga salah seorang Praktisi (Developer) Property Syariah.
saya tertarik untuk mengulasnya , Kenapa ???
karena ini juga mungkin yang jadi banyak pertanyaan Anda , yang ingin memulai Bisnis Sebagai Pebisnis " Developer Property" yang menerapkan sistem atau skema Murni Syariah didalam Proses Pembangunan serta Akad Jual-belinya.
Dan Mungkin Juga ini , yang Menjadi keraguan bagi Anda seorang calon pembeli yang ingin memiliki hunian khusus di Project- Project para developer Property Syariah seperti kami .
Begini Cerita atau ulasan dari Beliau
, mungkinkah..?
Tak bisa dipungkiri, keberadaan perbankan merupakan pengokoh dan penopang utama dalam sistem ekonomi kapitalisme saat ini.
Beberapa waktu yang lalu beliau berkesempatan diskusi dengan salah satu pengusaha property. Beliau sudah puluhan tahun berkecimpung di bisnis ini dan telah membangun dan menjual ribuan rumah di beberapa kota/kabupaten di indonesia.
Ada 3 poin yang bisa dgali informasi di bisnis property ini. Berikut ringkasan obrolan yg sudah diringkas seringkas-ringkasnya..
(+) Pertama, "bagaimana cara bapak memiliki lahan sementara dana kita sangat terbatas ?"
(-) "Mudah saja, bank yang akan membiayai dengan agunan surat tanah tersebut. Bank yang akan membantu saya memiliki lahan itu. Tugas saya tinggal meloby pemilik lahan dan memastikan surat-suratnya tidak bermasalah. Itu saja."
(+) "Bisakah tanpa menggunakan bank..?"
(-) "Oooh tidak bisa. Setahu saya semua pemain di bisnis ini memakai bank. Kecuali Anda punya dana cash dalam jumlah besar.."
(+) "Yang kedua. Jika lahan sudah bapak miliki. Bagaimana cara membangun rumahnya. Bukankah diperlukan dana yang sangat besar..?"
(-) "Bank juga yang akan meminjami kita untuk dana pembangunannya dengan jaminan sertifikat lahan itu juga. Kalau kita sudah dipercaya bank, kita bisa jalankan bisnis ini tanpa modal. Bahkan kitanya yang ditawari terus oleh bank. Karena bank 'kan punya duit banyak.."
(+) "Bisakah tanpa menggunakan bank..?"
(-) "Oooh tidak mungkin. Biaya untuk membangun rumah itu jauh lebih besar daripada biaya lahan itu sendiri.Apalagi kebijakan sekarang, rumah harus siap 100% layak huni baru bisa kita jual.
Artinya, kita harus keluarkan modal besar dulu untuk membangunnya. Kalau bukan dari bank, bagaimana caranya? Setau saya, tidak ada pemain di bisnis ini yg pakai dana sendiri."
(+) "Yang ketiga. Jika lahan sudah beres, pembangunan juga sudah selesai. Bagaimana cara bapak menjual unit rumah tersebut..?"
(-) "Tentu saja kerjasama dengan bank melalui fasilitas KPR. Saya tidak melihat ada pola lain kecuali cara itu.."
(+) "Bisakah tanpa menggunakan bank..?"
(-) "Ooohhh tidak bisa, mana mungkin? Sekarang bayangkan, misalkan jika seseorang bisa menabung sebulan 1 juta rupiah, maka dia perlu waktu 10 tahun untuk punya duit 120 juta.
Pertanyaannya, 10 tahun kedepan sudah naik jadi berapa harga rumah yg saat ini harganya seratusan juta..?
Sekarang saja rumah type sederhana yang bersubsidi harganya 150 juta. Itupun lokasinya dipinggiran yg jauh dari kota. 10 tahun kedepan..?"
(+) _"Jadi menurut bapak, bermain di bisnis ini mungkinkah tanpa melibatkan bank..?"
(-) "Tidak mungkin, kecuali Anda sekaya Bill Gates."_
Kadang pikiran kita terkungkung dalam kotak. Jadi berfikirnya hanya di dalam kotak..
Cobalah sesekali berfikir di luar kotak, think out the box. Bisakah..?
Atau, mulai sekarang cobalah berfikir tanpa kotak. Hilangkan kotak itu, anggap saja tidak ada.
Not enough think out of the box. Now, we need think without box.
Bagaimana ?
Sangat menarik bukan cerita atau ulasan salah satu sahabat saya ini, saya pun sangat Respect dengan cerita atau ulasannya beliau. Kenapa ?
saya sangat setuju dengan statement terakhirnya sahabat saya ini "Not enough think out of the box. Now, we need think without box." cobalah berfikir tanpa kotak
Ya.. kami memang tidak sekaya atau seperti Bill Gates, Tapi Kami punya yang Maha dari segalanya yaitu Allah Subhanahuwataalla.
dan kami memulai atas dasar keyakinan dan keinginan kami atas hukum-hukum muamalah yang sesuai syariah sesuai hukum-hukum dan ketentuan Allah Subhanahuwataalla, kami menjadi Pebisnis namun pebisnis yang taqwa taat hukum syara. Terutama terhindar dari Bathil, (Suap-Menyuap), dan terutama dari jerat bagi kami dan juga Masyarakat yang menjadi konsumen kami dan visi kami adalah dimana masyarakat muslim khusus di indonesia bisa terhindar dari yang namanya Bathil, (Suap-Menyuap), dan terutama dari jerat dalam semua aspek kehidupannya. Aamiin
Rasullah Shalallahhu 'alailalaihi wa sallam pernah bersabda
“Akan datang suatu masa pada umat manusia, mereka tidak lagi peduli dengan cara untuk mendapatkan harta, apakah melalui cara yang halal ataukah dengan cara yang haram”. [HR Bukhari].
Semoga kita semua adalah termasuk golongan umat bertaqwa Aamiin. Karena bisnis atau apapun itu bukan hanya antara UNTUNG dan RUGI tapi HALAL atau HARAM yang mana kaitannya dengan Antara SURGA atau NERAKA.
Perlu saya dan Anda ingat serta ketahui kembali ! Bahaya Riba
Maukah anda dilaknat Rasullah??
dari sahabat Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhu bahwasannya ia menuturkan,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknati pemakan riba (rentenir), orang yang memberikan / membayar riba (nasabah), penulisnya (sekretarisnya), dan juga dua orang saksinya. Dan beliau juga bersabda, ‘Mereka itu sama dalam hal dosanya’.” (HR. Muslim).
Maukah anda Menzinahi ibu kandung sendiri ?
"Dari Abdullah bin Masud RA dari Nabi SAW bersabda,"Riba itu terdiri dari 73 pintu. Pintu yang paling ringan seperti seorang laki-laki menikahi ibunya sendiri. (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim)"
Bismillah...
Tentunya Hambatan, Rintangan dan Tantangan selalu ada, tapi insyaAllah Solusi dan jalan keluar melewatinya itu akan selalu akan allah telah menyampaikan dalam Al-Qur'an:
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3)
Subhanallah...
Saat ini semakin banyak kamu muslim, yang sudah semakin paham dan sadar akan bahaya RIBA, Karena saya adalah adalah satu satu Praktisi Property Syariah ini Terlihat dari antuasiasme umat muslim dalam langkah ketika mereka ingin memilki Hunian Banyak yang mencari Dimana kah bisa mendapatkan hunian dengan konsep syariah ?
Bahkan...
Alhamdullilah Atas seizin Allah Subhanahuwataalla saat saya dan team Hasanah Land (Developer Property Syariah) membuka salah satu project www.sakinahvillage.com didaerah bekasi, dalam waktu kurang dari 4 Jam 60 Unit Sold Out. Dan InsyaAllah Pertengahan Januari 2017 ini, saya dan team akan kembali mengadakan event gathering konsumen para peminat project terbaru kamu www.hasanahcity.com di daerah parung panjang bogor - dekat BSD City .
Dimana sebelumnya kami menyebarkan link ini untuk diisi bit.ly/formpeminathasanahcity * khusus bagi para peminat huniah berkonsep syariah dan kawasan islam lengkap dengan fasilitas olahraga sunnah didalamnya nantinya di parung panjang dekat BSD City.
Tanpa Diduga, Tanpa Disangka Alhamdulillah hanya dalam waktu -+ 2 bulan saja 4.471 Peminat sudah terdaftar.
ini adalah bukti bahwa Umat Muslim semakin paham dan sadar akan penting menghindari dan menginggal RIBA.
Saya bermimpi berharap dan memperuangkan ...
Dimana negeri kita ini bisa menerapkan sistem syariah..karena dalam sistem syariah bagi umat yang kesulitan memiliki hunian, maka bisa mendapatkan hunian secara gratis.. sebab itu adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah.. Aamiin semoga segera terwuduh..
Semoga bermanfaat.. semoga semakin banyak umat yang tau dan sadar bahwa Syairah itu indah.. syariah itu damai... syariah itu adalah suatu ketentuan Allah Subhanahuwataalla.
Boleh di share ya...
mudah-mudahan yang nge Allah catatkan sebagai ladang amal ibadahnya Aammin..
Salam Hangat,
Rudiana Priyatna
Sakinah Village menghadirkan perumahan syariah tanpa riba berkonsep Islami yang akan mewujudkan impian keluarga sakinah yang penuh keberkahan