02/11/2018
95% Kaum Milenial Terancam Jadi “ Gelandangan” di 2020
“ JIKA KITA MENGHARAPKAN PENGHASILAN HANYA DARI GAJI, KAPAN LUNAS NYA KPR RUMAH..???
Maukah Keluarga Kesayangan Anda termasuk didalam 95%, yaitu menjadi ‘GELANDANGAN” di Tahun 2020..??
Jika tidak, mari selamatkan masa depan Keluarga dan anak cucu anda dari sekarang dan Persiapkan Penghasilan Passive Income anda dari sekarang
Tolong jangan scroll kebawa dulu, biar baca sampai habis semoga mendapatkan aspirasi dan kami akan memberi solusinya...
Ini Fakta...
Generasi milenial diprediksi sulit untuk mendapatkan rumah alias bakal menjadi 'gelandangan' dalam beberapa tahun mendatang, padahal generasi ini merupakan kaum penerus Bangsa saat ini.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Rumah123 dalam 3 tahun mendatang atau pada 2020, hanya 5% kaum dari milenial yang sanggup membeli rumah di Jakarta dan sekitarnya. Sisanya 95% kaum milenial di Jakarta entah tinggal di mana.
Siapa sih yang dimaksud generasi milenial?
Generasi milenial merupakan mereka yang lahir di sekitar 1980-an hingga 1990-an. Itu berarti kaum milenial saat ini berumur sekitar 20an hingga 37 tahun.
Jika saja sekolah sesuai dengan umur hingga S1, maka biasanya generasi milenial mulai bekerja pada usia 23 tahun. Penghasilan rata-rata dari kaum milenial saat ini hanya single digit atau di bawah Rp 10 juta. Sementara kenaikan UMR saat ini rata-rata dibawah 10%.
Kenaikan upah kebanyakan generasi milenial ini tampaknya tak sebanding dengan kenaikan harga rumah. Menurut data Rumah123, kenaikan harga rumah jauh lebih besar dibanding kenaikan pendapatan generasi milenial pertahunnya. Rata-rata kenaikan properti di Indonesia pertahunnya mencapai 17%.
"Rumah naiknya sangat besar, bahkan pernah sampai 100% dalam setahun," kata Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung kepada detikFinance, Senin (27/11/2017).
Survei Rumah123 mengambil contoh, saat ini harga rumah berukuran 70 meter persegi di Sumarecon Bekasi sudah mencapai Rp 1,2 miliar. Sementara untuk ukuran yang sama di Tambun, Bekasi sudah mencapai Rp 600 jutaan.
"Menurut data di situs kami rumah seharga Rp 300 jutaan juga sudah hampir tidak ada. Rata-rata sudah di atas Rp 1 miliar, untuk rumah second," imbuhnya.
Dengan kondisi tersebut, menurut survei Rumah123, hanya 4% lebih kaum generasi milenial yang memiliki gaji perbulan yang cukup untuk membeli rumah.
Kami memberi solusi...
SAAT NYA MENDAPATKAN KEBUN PRODUKTIF DENGAN SEKALI INVESTASI, DAPATKAN POTENSI PASSIVE INCOME 150JT PERTAHUN SELAMA 50 TAHUN..
KINI HADIR..Kebun Produkt yang luar biasa, dengan 99jt, bisa dicicil sudah mendapatkan bonus sbb :
Lahan seluas 400m2 Sertifikat SHM
5 Pohon Kurma Kuljar
2 Pohon durian Musangking / Monthong Bawor
2 Pohon Gaharu
Tumpangsari dengan Jahe Merah
Tidak hanya itu, anda juga mendapatkan fasilitas :-fasilitas sbb :
- Home stay Gratis
- Lingkungan rama anak
- Tenaga ahli Kebun
- Passive Income Bisa kontrak 50 tahun
- Sistem keamanan
- Teknologi budidaya
- Gratis biaya perawatan hingga 50 tahun.
Bonus special yang transaksi di Gathering..
BONUS Trip ke Thailand 3 Hari 2 malam full Gratis.. tiket, makan dan penginapan
Untuk mendapatkan informasi lengkap Gathring silakan hubungi Ibu Tutik WA: 0812-8651-7315, atau bisa Klik Link WhatApps http://bit.ly/SurveyKebunKujaga
KAMI MEMBERIKAN BUKTI... BUKAN JANJI
WhatsApp Messenger: More than 1 billion people in over 180 countries use WhatsApp to stay in touch with friends and family, anytime and anywhere. WhatsApp is free and offers simple, secure, reliable messaging and calling, available on phones all over the world.