Griya Mekar Indah Karawang

Griya Mekar Indah Karawang Lokasi perumahan Griya Mekar Indah terletak di Desa Pangulah Utara, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten K

CORONA 'GANGGU' SAHAM , PROPERTI JADI ALTERNATIF INVESTASIBisnis.com, JAKARTA - Ekonom menilai bahwa properti bisa jadi ...
16/04/2020

CORONA 'GANGGU' SAHAM , PROPERTI JADI ALTERNATIF INVESTASI

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom menilai bahwa properti bisa jadi salah satu solusi alternatif untuk berinvestasi menyusul rontoknya pasar saham akibat mewabahnya virus corona (Covid-19).

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa sektor properti juga dapat dilakukan dalam investasi menengah maupun jangka panjang.

"Properti untuk rumah sederhana alias di bawah Rp300 juta per unit masih cukup menarik sebagai aset investasi jangka menengah," katanya pada Bisnis, Minggu (1/3/2020).

Bhima mengatakan bahwa investasi di sektor properti juga didorong stimulus pemerintah sehingga bisa diharapkan tingkat permintaan rumah sederhana jauh lebih besar.

Apalagi, dia mencatat, kalangan milenial di Indonesia saat ini mencapai 90 juta orang, sementara ketersediaan hunian rumah masih mengalami backlog. Investor bisa mengambil ceruk keuntungan dari sisi tersebut.

"Demand untuk pembelian rumah pertama cukup tinggi, perlu supply lebih banyak," katanya.

Namun demikian, investasi properti untuk segmen menengah atas seperti kondominium dan apartemen mewah tampaknya belum ada tanda-tanda pemulihan sehingga risikonya cukup tinggi.

Untuk itu, investor masih harus berhati-hati apalagi properti menurutnya bukan yang termasuk aset likuid.

Terkait industri properti yang masih mengalami kelesuan sejak beberapa tahun belakangan ini, Bhima menyatakan bahwa faktor utama dari hal tersebut terbagi dalam beberapa alasan.

Pertama, lantaran adanya perubahan pola investasi kelas menengah atas. Kedua, ada faktor tax amnesty sehingga uang banyak mengendap di deposito. Ketiga, investor menghindari aset properti karena kurang liquid.

"Ada juga yang lebih memilih safe haven seperti surat utang dan emas batangan. Ini akhirnya keseluruhan sektor properti terdampak," ujar dia.

Jika melihat kondisi itu, dia menyarankan beberapa hal seperti mempercepat transmisi penurunan bunga acuan ke bunga kredit KPR floating. Hal ini mengingat, meskipun bunga acuan Bank Indonesia turun, bunga KPR masih tinggi.

Kedua, memperbaiki kepercayaan kelas menengah atas untuk kembali berinvestasi di sektor properti terutama di luar Jakarta Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Ketiga, fokus pengembangan perumahan MBR dengan penambahan subsidi bunga KPR," ujarnya.

Pengamat bisnis properti Panangian Simanungkalit memprediksi akan ada kecenderungan investor untuk mengalihkan investasinya ke yang lain walaupun sejauh ini belum terlihat dengan jelas pergeserannya.

Menurut dia, alasan perpindahan jenis investasi seperti ke properti, emas, dan obligasi lantaran pemulihan sektor keuangan dinilai masih akan panjang akibat mewabahnya virus Corona (Covid-19) yang belum jelas kapan akan bisa dikendalikan.

"Selain itu, karena penyelesaian kasus dari institusi keuangan belakangan ini masih belum jelas, sehingga dampaknya proses pemulihan kepercayaan investor kelihatannya masih agak lama bisa kembali, sehingga kemungkinan mereka masih melepas saham," ujarnya.

Menteri Basuki Kerek Batas Maksimal Gaji Penikmat KPR SubsidiJakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pekerjaan Umum dan Peruma...
01/04/2020

Menteri Basuki Kerek Batas Maksimal Gaji Penikmat KPR Subsidi

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memutuskan untuk menaikkan batasan maksimal penghasilan masyarakat yang bisa menikmati KPR Sejahtera Tapak dan KPR Sejahtera Susun dari awalnya Rp7 juta menjadi Rp8 juta.

Kenaikan batas tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri PUPR Nomor 242/KPTS/M/2020 tentang Batasan Penghasilan Kelompok Sasaran, Besaran Suku Bunga, Lama Masa Subsidi, Dan Jangka Waktu Kredit Pemilikan KPR Bersubsidi.

"Masih menginduk Peraturan Menteri Nomor 20/PRT/M/2019 Tentang Kemudahan Dan Bantuan Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Keputusan Menteri ini diterbitkan pada 24 Maret 2020 dan mulai berlaku pada 1 April 2020," ungkap Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan (DJPI) Kementerian PUPR Eko D. Heripoerwanto dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Selasa (31/3).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa aturan ini disusun sesuai dengan kebutuhan masyarakat baik dari sisi MBR, pengembang, maupun bank pelaksana.

Ia juga menyebut bahwa pemerintah telah menyalurkan relaksasi lainnya yang juga dibutuhkan seperti SSB (Subsidi Selisih Bunga) dan SBUM (Subsidi Bantuan Uang Muka).

Selain itu, Kempen baru ini juga mencabut Kepmen nomor 535/KPTS/M/2019 tentang Batasan Harga Jual Rumah Sejahtera tapak yang Diperoleh Melalui Kredit Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi.

Artinya, selama masa subsidi berjalan, penyaluran FLPP masa subsidi masih berlangsung paling lama 20 tahun, sedangkan untuk SSB berlangsung paling lama 10 tahun. Sedangkan untuk SBUM yang diberlakukan masih sama, yaitu sebesar Rp4 juta.

Address

Pangulah Utara, Kec. Kotabaru, Kabupaten Karawang
Karawang
41374

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Griya Mekar Indah Karawang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Griya Mekar Indah Karawang:

Share