Perumahan Malang

Perumahan Malang Perumahan Syariah Malang Murah, Primaland Malang, Kredit Rumah Syariah Malang, Kpr Syariah Harga 200

Seringkali kita melihat tingkah polah anak sangat menyenangkan dan membahagiakan, bahkan kelihatan kecerdikannya sejak k...
21/11/2022

Seringkali kita melihat tingkah polah anak sangat menyenangkan dan membahagiakan, bahkan kelihatan kecerdikannya sejak kecil. Namun sering juga kita mendapatkan anak yang pandai dalam bersilat lidah untuk menutupi kesalahannya dan tidak mau mengakui kesalahan malah menimpakan kesalahnnya pada orang lain.

Pada kondisi seperti ini terkadang orang tua menanggapi sebagai suatu kelucuan karena anak pintar berkelit, kelihatan cerdas dan tidak mau kalah. Ini memang naluriyyah karena manusia itu sangat sulit mengakui kesalahan dan keberatan disalahkan walaupun dia salah.

Kondisi seperti ini memang tidak boleh berkembang karena merusak pola berpikir anak dan merusak jiwa kepemimpinan. Anak usia dini belum memahami mana yang benar mana yang salah kecuali dia diberikan informasi kebenaran dan kesalahan di atas aqidah islam yang kokoh. Sehingga anak terbiasa untuk menuntun berpikirnya secara benar dan landasan aqidah yang dia miliki mendorong dia untuk senantiasa berkata jujur kelak ketika dia sudah dewasa walau dia dalam posisi berbuat kesalahan.

Oleh karena itu perlu membangun berpikir benar ini dalam panggung pembelajaran bersama anak. Menghadirkan 4 unsur berpikir, yaitu melihat fakta secara menyeluruh dan benar, menghindari kesalahan indera dalam mencerna fakta dan harus dipastikan kebenarannya, lalu mengolahnya di dalam otak yang disertai informasi-informasi yang benar yang terkait dengan fakta tersebut. Sehingga mendapatkan kesimpulan yang benar. Berikutnya meletakkan poin-poin penting landasan aqidah seperti Allah maha melihat, Allah Maha Tahu, Allah tidak pernah tidur dan sebagainya, agar tertanam dalam dirinya senantiasa ada pengawasan Allah dalam setiap amalnya.

Inilah yang mendorong anak untuk senantiasa berkata jujur, walau dia melakukan kesalahan, anak akan mengakui dan segera meminta maaf atas kekeliruan yang dia buat.

Saat anak berkata jujur dan kita ketahui itu sebuah kesalahan, bijaklah menyikapi dan mintalah seluruh informasi kronologi kejadiannya, jangan segera memarahi. Memarahi akan membuat anak menutup diri untuk menceritakan. Anak yang baik biasanya tidak dalam kesengajaan untuk berbuat salah, namun karena dirinya yang labil kesalahan-kesalahan itu sering terjadi maka disinilah pentingnya keterbukaan dan ibu selalu siap sedia membantu anak untuk lebih dewasa bersikap dan menuntunnya tidak lagi berbuat kesalahan yang sama.

Dan bunda perlu memperhatikan juga dengan siapa anak-anak bergaul dan apa saja yang mereka lakukan, karena dari teman yang baik Insyaallah lisan dan akhlak anak juga akan baik. Semoga Allah menjaga anak-anak kita selalu dalam kebaikan dan ketaatan, Aamiin

Mencintai itu menaruh hati, siap bahagia tapi juga siap diterpa lara. Itu biasa, karena urusan rasa itu tak selalu harus...
16/11/2022

Mencintai itu menaruh hati, siap bahagia tapi juga siap diterpa lara. Itu biasa, karena urusan rasa itu tak selalu harus sama.

Karena mencinta berarti percaya, dan hasilnya seringkali membuat kita kecewa, sebab terlalu banyak harapan yang tak sampai karena bergantung pada manusia.

Sebab mencinta pastilah berkorban, walau setelahnya akan ada banyak pertanyaan atas hati yang tak terjawab atau tak berbalas.

Tt kita semua perlu mencinta, karena kita semua sudah dicinta oleh dzat yang Maha cinta. Allah ilhamkan tiap jiwa untuk berkasih sayang.

Tanpa balasan, tiap - tiap pengorbanan adalah sebuah keperluan.
Tanpa jawaban, tiap - tiap asa dan harap adalah kepuasan hati
Tanpa balasan, tiap - tiap kasih sayang adalah obat bagi tentramnya diri.

Meski kita manusia yang kadang putus asa, lebih banyak galaunya, lebih sering khawatir, dan tak henti - hentinya dirudung sedih.

Cinta adalah amanah, yang seringkali lebih menuntut para pecinta menunaikan kewajiban dan mengabaikan haknya.

SEBAB..itulah cinta.

Semoga Allah karuniakan cinta keluarga yang kekal kepada kita, keluarga yang senantiasa mendekatkan kita kepada Allah, dan semoga juga Allah menghadiahkan kita cinta para tetangga shalih, tetangga yang saling mengingatkan kita dalam ketaatan dan ketakwaan, Aamiin

Si Gengsi itu, Bernama AyahSemasa kecil ibulah yang sering menggendong kuTapi aku tauKetika ayah pulang bekerja dengan w...
04/11/2022

Si Gengsi itu, Bernama Ayah

Semasa kecil ibulah yang sering menggendong ku
Tapi aku tau
Ketika ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih
Ayalah yang selalu menanyakan
Apa yang aku lakukan seharian🥹

Walau beliau tak pernah bertanya langsung kepadaku
Karena letihnya mencari nafkah
Dan melihat ku terlelap dalam tidur malam ku
Aku tau, iya kecup keningku dalam tidurku

Saat aku demam ayah membentak
"Sudah diberitahu jangan minum es"
Lantas aku merenggut
Menjauhi ayah dan menangis dipangkuan ibu

Tapi aku tau
Ayah yang paling risau dengan keadaanku
Sampai beliau hanya menggigit bibir menahan kesakitan ku

Ketika remaja aku meminta keluar malam
Ayah dengan tegas berkata "Tidak Boleh‼️"

Sadar ayahku hanya ingin menjagaku
Karena beliau lebih tau apa yang ada didunia luar

Karena bagi ayah aku adalah sesuatu yang sangat berharga
Dalam sujudnya
Ayah juga tidak kalah dengan doa ibu
Cuma bedanya, Ayah simpan doa itu dalam hatinya

Sampai ketika aku menemukan jodohku
Ayah sangat hati-hati mengijinkannya
Dan akhirnya saat ayah duduk melihatku
Diatas pelaminan bersama pasanganku
Ayahpun tersenyum bahagia
Lantas aku menengok
Ayah sempat pergi kebelakang dan menangis

Ayah menangis karena sangat bahagia dan beliaupun berdoa

Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik, bahagiakanlah putra putri kecilku yang manis bersama pasangannya

Ku akhiri tulisan ini dengan kata untuk ayah

Ayah, terima kasih sudah mendidik kami dari kecil hingga dewasa, terima kasih sudah memberikan sua yang terbaik untuk kami, terima kasih ayah telah memberikan lingkungan yang baik untuk kami tumbuh dan berkembang, terima kasih sudah memberikan bekal kepada kami sehingga membuat kami selalu berada dijalan kebenaran dan ketaatan.

Terima kasih ayah

Akhmad Adiasta

Si Gengsi itu, Bernama AyahSemasa kecil ibulah yang sering menggendong kuTapi aku tauKetika ayah pulang bekerja dengan w...
29/10/2022

Si Gengsi itu, Bernama Ayah

Semasa kecil ibulah yang sering menggendong ku
Tapi aku tau
Ketika ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih
Ayalah yang selalu menanyakan
Apa yang aku lakukan seharian🥹

Walau beliau tak pernah bertanya langsung kepadaku
Karena letihnya mencari nafkah
Dan melihat ku terlelap dalam tidur malam ku
Aku tau, iya kecup keningku dalam tidurku

Saat aku demam ayah membentak
"Sudah diberitahu jangan minum es"
Lantas aku merenggut
Menjauhi ayah dan menangis dipangkuan ibu

Tapi aku tau
Ayah yang paling risau dengan keadaanku
Sampai beliau hanya menggigit bibir menahan kesakitan ku

Ketika remaja aku meminta keluar malam
Ayah dengan tegas berkata "Tidak Boleh‼️"

Sadar ayahku hanya ingin menjagaku
Karena beliau lebih tau apa yang ada didunia luar

Karena bagi ayah aku adalah sesuatu yang sangat berharga
Dalam sujudnya
Ayah juga tidak kalah dengan doa ibu
Cuma bedanya, Ayah simpan doa itu dalam hatinya

Sampai ketika aku menemukan jodohku
Ayah sangat hati-hati mengijinkannya
Dan akhirnya saat ayah duduk melihatku
Diatas pelaminan bersama pasanganku
Ayahpun tersenyum bahagia
Lantas aku menengok
Ayah sempat pergi kebelakang dan menangis

Ayah menangis karena sangat bahagia dan beliaupun berdoa

Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik, bahagiakanlah putra putri kecilku yang manis bersama pasangannya

Ku akhiri tulisan ini dengan kata untuk ayah

Ayah, terima kasih sudah mendidik kami dari kecil hingga dewasa, terima kasih sudah memberikan sua yang terbaik untuk kami, terima kasih ayah telah memberikan lingkungan yang baik untuk kami tumbuh dan berkembang, terima kasih sudah memberikan bekal kepada kami sehingga membuat kami selalu berada dijalan kebenaran dan ketaatan.

Terima kasih ayah CC: Tommy Aji Nugroho

Address

Jalan Jombang, Gang 1A No 54E, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Klojen, Kota Malang
Malang
65111

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Perumahan Malang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Perumahan Malang:

Share

Category