13/08/2026
Diary Kecil, Kenangan Besar
Anak-anak zaman dulu punya cara sederhana untuk menyimpan perasaan. Ketika hati sedang sedih, bahagia, kecewa, atau sedang menyukai seseorang, mereka menuliskannya di buku diary.
Tak ada notifikasi, tak ada kolom komentar, tak ada yang perlu tahu. Hanya mereka, selembar kertas, dan pena yang menjadi tempat mencurahkan isi hati.
Buku diary itu mungkin sederhana, tetapi di dalamnya tersimpan begitu banyak cerita tentang masa kecil—tentang air mata yang diam-diam jatuh, harapan yang pernah ditulis, nama seseorang yang pernah membuat hati berdebar, hingga impian-impian kecil yang dulu terasa begitu besar.
Kini zaman telah berubah. Curahan hati berpindah ke layar, tetapi kenangan dari tinta di atas kertas tetap memiliki rasa yang berbeda.
Sebab ada masa ketika kita tidak membutuhkan banyak orang untuk memahami perasaan kita. Kita hanya membutuhkan sebuah buku untuk berkata, “Hari ini, hatiku sedang begini…” 🌷📖
Siapa nih yang s**a curhat di diary ?