06/07/2021
TIDAK ADA PILIHAN ?
Wandi - IN.Come Realty
Alkisah seorang pria miskin, yang adalah seorang penjudi, pemabuk, pengguna narkoba, dan s**a main perempuan, punya 2 orang anak laki-laki, kembar.
Masa kecil kedua kembar dilewati dengan begitu berat. Mereka harus menyaksikan dan menjalani banyak hal yang tidak pantas untuk anak seusia mereka.
Namun, segelap-gelapnya kehidupan, alam masih menyisakan kesempatan bagi kedua anak ini untuk hidup. Mereka tumbuh, dan sekarang sudah berusia 25 tahun.
Anak pertama tumbuh menjadi seorang pria yang serupa ayahnya. Juga adalah seorang penjudi, pemabuk, pengguna narkoba, dan s**a main perempuan.
Tapi anak kedua, dia menempuh jalan yang berbeda. Sejak usia muda dia mencoba berusaha. Dia membuka sebuah kedai makanan dan kedainya itu memiliki progress yang bagus. Saat ini dia punya 3 kedai di sudut-sudut kotanya.
Seorang wartawan yang mengetahui kisah ini mengunjungi keduanya dan menanyakan mengapa mereka menjadi seperti sekarang ini.
Anak pertama mengatakan "Apa yang bisa diharapkan anak dari seorang ayah pecundang ? Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, bukan?", Dia percaya siapa dirinya hari ini tak lepas dari siapa ayahnya kemarin.
Anak kedua mengatakan kehidupan sang ayah adalah pelajaran hidup terbaik bagi dirinya, bahwa hidup yang di sia-siakan adalah sebuah kerugian besar. Dia tidak ingin serupa sang ayah. Dia ingin membuat perbedaan.
Bagi anak pertama tidak ada pilihan lain. Namun bagi anak kedua, pilihan itu ada.
Dan bagi hidup, keduanya benar dan berhak mendapat hadiahnya masing-masing.
====================
Ingin pilihan baru dalam hidup ? Klik
https://bit.ly/ProfesiBaru