Berbagi ilmu

Berbagi ilmu Tokoh Masyarakat

Kisah KH. Abdul Hamid Dan Al-Habib Abdulloh Bilfaqih Malang, Menangis Karena Terungkap Dirinyalah Wali AbdalSuatu ketika...
20/04/2026

Kisah KH. Abdul Hamid Dan Al-Habib Abdulloh Bilfaqih Malang, Menangis Karena Terungkap Dirinyalah Wali Abdal

Suatu ketika Mbah Hamid memondokkan putranya, Gus Nu'man, di Pesantren Darul Hadis Malang yang diasuh oleh Ulama Besar pakar Hadis Prof Dr Habib Abdulloh Bilfaqih.

Namanya juga anak muda, pasti ada nakalnya. Begitu juga dengan Nu'man. Nampaknya kenakalannya terdengar sampai ke telinga Habib.

Lalu Nu'man dipanggil oleh sang pengasuh. Dia diberi pengarahan dan nasihat agar dia tidak nakal lagi, tapi tidak sampai dita'zir.

Satu dua kali dia dipanggil tetap saja belum ada perubahan. Akhirnya untuk yang ketiga kalinya dia dihukum langsung oleh sang pengasuh. Nu'man di pukul berkali-kali dengan penjalin (bambu kuning yang masih muda).

Hingga pada suatu malam Habib Abdullah di tegur Abahnya (Al Qutb al Habib Abdul Qodir Bilfaqih) lewat sebuah mimpi dengan berkata "Nak koen ndak wero tah ana'e sopo seng koen tandangi iku? Iku putrone kyai Hamid, kyai seng dadi wali abdal, opo koen gak wedi kualat?" (Nak, kamu tidak tahu? Anak siapa yang kamu pukuli itu? Itu adalah anak kyai Hamid, kyai yang menjadi wali abdal, apa kamu tidak takut kualat?).

Dan selang beberapa hari beliau juga mimpi bertemu dengan Kyai Hamid sedang menuju pintu surga. Sang Habib berusaha menggapai Kyai Hamid tapi tidak bisa. Mimpi itu datang sampai beberapa hari.
Setelah mendapat teguran dari sang ayahanda dan bermimpi bertemu Kyai Hamid, beliau merasa sangat bersalah kepada Kyai Hamid.

Beliau lalu mendatangi kediaman Kyai Hamid untuk meminta maaf.

Kebetulan waktu itu bertepatan hari Ahad, ada pengajian umum rutinan di ndalem Kyai Hamid. Begitu Kyai Hamid melihat kedatangan Habib, beliau menyongsong dan mempersilakan Habib untuk memimpin pengajian rutin tersebut.

Tak dinyana, dalam pengajiannya, Sang Habib justru menceritakan apa yang beliau perbuat kepada Gus Nu'man dan mimpi-mimpinya kepada para jamaah pengajian yang puluhan ribu jumlahnya. Mendengar apa yang dituturkan oleh Sang Habib, tanpa terasa air mata Mbah Hamid mengalir deras.

Menurut sumber, Kyai Hamid tidak pernah menangis sampai parah seperti itu sebelumnya. Beliau malu kalau kelebihan beliau diceritakan di muka umum.

Allahumma Sholli A'laa Sayyidina Muhammad Wa A'laa Aali Sayyidina Muhammad.
Sumber:
Oleh Mistikus

Ijazah Wirid “Huwal Habib” KH. Wahab ChasbullahSelain menjadi seorang kyai yang harus mengurus banyak santri di pesantre...
17/04/2026

Ijazah Wirid “Huwal Habib” KH. Wahab Chasbullah

Selain menjadi seorang kyai yang harus mengurus banyak santri di pesantren dan organisasi NU, KH. Wahab Chasbullah juga merupakan tokoh nasional yang peduli kepada urusan bangsa dan negara. Kepiawaiannya dalam berorganisasi dan kedalaman ilmunya menjadikan beliau salah satu tokoh yang disegani, tak terkecuali oleh Presiden Ir. Soekarno. Banyak kisah yang menggambarkan hubungan baik antara Mbah Wahab dan Presiden Ir. Soekarno. Keduanya diyakini oleh banyak kalangan sebagai tokoh yang sama-sama mempunyai firasat dan keteguhan hati yang kuat.

Di mata santrinya, Mbah Wahab juga menjadi sosok inspiratif yang sangat aktif. Selain kepiawaian dalam berorganisasi, kedalaman ilmu, dan keterampilannya dalam bernegoisasi, beliau juga dikenal sebagai sosok yang “jadug” alias sakti mandra guna. Tentu hal ini bukan berkaitan dengan hal-hal yang menyimpang, melainkan keberkahan dari wirid yang istiqomah dibacanya. Wirid atau dzikir kepada Allah yang diamalkan secara konsisten itu, besar kemungkinan yang menimbulkan energi positif dan keberkahan pada kepribadiaan seseorang. Beberapa di antara amalan Mbah Wahab pernah diijazahkan kepada para santrinya.

Menurut KH. Moh. Djamaluddin Ahmad, salah satu ijazah wirid dari Mbah Wahab yang sering diamalkan oleh para santri adalah wirid yang disebut “Huwal Habib”, yakni berupa penggalan bait dari Qasidah Burdah yang berbunyi:

هُوَالْحَبِيْبُ الَّذِيْ تُرْجَى شَفَاعَتُهُ # لِكُلّ هَوْلٍ مِنَ الْأِهْوَالِ مُقْتَحِـــــــمِ

Dalam sejumlah pengajian yang tersebar di media sosial, Kyai Djamal pernah bercerita mengenai kenangan remajanya saat masih “nyantri” di Pesantren Tambak Beras, di bawah asuhan Mbah Wahab. Beliau mengatakan, bahwa dulu Mbah Wahab sering mengumpulkan para santri untuk membaca wirid “Huwal Habib” setiap sehabis shalat Maghrib. Hal ini dilakukan oleh Mbah Wahab setiap kali ada keperluan atau ide-ide besar dari Nahdlatul Ulama (NU) yang ingin disampaikan kepada Presiden Soekarno. Para santri diperintah untuk senantiasa membacanya sampai beliau datang dari Jakarta dan apa yang menjadi hajatnya tercapai.

Biasanya, ketika Mbah Wahab sudah datang dari Jakarta, maka para santri dikumpulkan kembali dan beliau menyampaikan bahwa bahwa usulannya kepada Presiden Soekarno diterima dengan baik.
Kyai Djamal menegaskan sebagaiman dikatakan oleh Mbah Wahab, bahwa wirid “Huwal Habib” tersebut sangat ampuh. Dalam arti dapat berguna untuk membantu tercapainya suatu hajat.
Karena itu, dalam pengakuannya, Kyai Djamal mengatakan bahwa beliau selalu membaca wirid “Huwal Habib” tersebut 1000 kali setiap ada hajat. Tapi beliau menjelaskan, bahwa sebenarnya yang diminta Mbah Wahab adalah mengamalkannya dengan membaca sebanyak 100 kali saja.

Keberkahan dari mengamalkan wirid tersebut telah dirasakan. Atas izin Allah, setiap ada hajat penting, dengan berkahnya amalan tersebut, maka selalu dikabulkan oleh Allah SWT. Sebagaimana dikatakan oleh Kyai Djamal, bahwa pesantren yang dibangunnya (Al-Muhibbin, Tambak Beras), adalah berkah dari mengamalkan wirid dari Mbah Wahab di atas.

“Saya membangun pesantren (Al-Muhibbin, Tambakberas) sebesar ini, sekaligus masjidnya itu hanya 3 tahun, begitu juga rumah dan masjid di Desa Sambong, setahun sudah berdiri. Di antaranya adalah karena (berkah) wirid Huwal Habib 1000 kali,” kata Kyai Djamal.
Setelah bercerita tentang berkahnya wirid “Huwal Habib”, Kyai Djamal lalu mengijazahkan cara mengamalkan sebagaimana yang didapatkannya dari KH. Abdul Wahab Chasbullah. Wirid ini dimulai dengan melaksanakan shalat sunnah Hajat, dilanjut dengan membaca tawassul yang harus dibaca lengkap, kemudian membaca Al-Fatihah sebanyak 11 kali, lalu membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas serta Ayat Kursi masing-masing 3 kali. Setelah itu membaca tiga bait Qasidah Burdah dan diakhiri dengan doa sesuai dengan maksud dan tujuan yang mengamalkan.

Untuk lebih jelasnya, berikut petunjuk lengkapnya:
1. Melaksanakan shalat sunnah Hajat
2. Membaca tawassul secara lengkap berikut ini:
إلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَ الِهِ وَجَمِيْعِ أَزوَاجْهِ وَذُرِيَّتِهِ وَاَهْلِ بَيْتِهِ وَأَصْحَابِ
إلَى حَضْرَةِ جَمِيْعِ إِخْوَانِهِ مِنَ اْلأنْبِيآءِ وَالْمُـرْسَلِـْين أوْلِيَآءِ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْن وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِينْ وَالْعُلَمآءِ الْعَامِلِـيْن والمُصَنِّفِينْ وَجَمِيْعِ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْن وَإلَى حَضْرَةِ جَمِيْعِ أوْلِيَآءِاللهِ تَعَالَى وَجَمِيْعِ الْمُسـْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمـَاتِ خُصُوْصًا إلَى سُلْطَنُ الأوْلِيَآء شَيْخِ عَبْدُالْقَادِرْ الْجَيْلاَنِ
وَإلَى حَضْرَةِ شَيْخِ مُحَمَّد اَلْبُوْصِيْرِى
وَإلَى حَضْرَةِ شَيْخِ عَبْدُ الْوَهَّابْ حَسْب ُالله
وَإلَى حَضْرَةِ شَيْخِ جَمَالُ الدِينْ أَحْمَدْ
وَإلَى حَضْرَةِ وَالِدَيَّ
لَهُمُ الفاتحة
3. Membaca Al-Fatihah 11 kali
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ. الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ. مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ، غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ
4. Membaca Al-Ikhlas 3 kali
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ. اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ. وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ
5. Membaca Al-Falaq 3 kali
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ. مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ. وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ. وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ. وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ
6. Membaca An-Nas 3 kali
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ. مَلِكِ النَّاسِۙ. اِلٰهِ النَّاسِۙ. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِۖ، الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ
7. Membaca Ayat Kursi 3 kali
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
8. Setelah membaca seluruh surat ini baru dimulai membaca Qasidah Burdah berikut ini:
Membaca bait ini sebanyak 3 kali:
مَوْلَايَ صَلِّي وَسَلِّـمْ دَآئِــماً أَبَـدًا # عَلـــَى حَبِيْبِـكَ خَيْــرِ الْخَلْقِ كُلِّهِمِ
Kemudian membaca bait selanjutnya di bawah ini sebanyak 100 kali:
هُوَالْحَبِيْبُ الَّذِيْ تُرْجَى شَفَاعَتُهُ # لِكُلّ هَوْلٍ مِنَ الْأِهْوَالِ مُقْتَحِـــــــمِ
Ditutup dengan kembali membaca bait ini sebanyak 3 kali:
مَوْلَايَ صَلِّي وَسَلِّـمْ دَآئِــماً أَبَـدًا # عَلـــَى حَبِيْبِـكَ خَيْــرِ الْخَلْقِ كُلِّهِمِ
Kemudian membaca lagi bait ini sebanyak 1 kali:
هُوَالْحَبِيْبُ الَّذِيْ تُرْجَى شَفَاعَتُهُ # لِكُلّ هَوْلٍ مِنَ الْأِهْوَالِ مُقْتَحِـــــــمِ
Setelah membaca urutan wirid di atas, kemudian dilanjutkan dengan berdoa sesuai maksud dan tujuan. Insya Allah dengan keberkahan wirid ini, maka Allah akan mengabulkan segala hajat kita. Amin. []
Penulis: Hakim
Sumber: Laduni .id
Fanky Fadli
Hayus Lu
Fauzi Berek Songai

10/04/2026
09/04/2026

Rukun Karo adik

26/03/2026

Jika saja semua polisi seperti mereka,tentu akan menambah wibawa mereka di mata masyarakat Indonesia,
Dan SESUAI SLOGAN NYA,
POLISI MELAYANI DAN MELINDUNGI MASYARAKAT. ...

Ojo wedi nek mung iso ne kerjo thok. 1). Lek mulih seko pondok (muqim) , ojo wedi ga iso kerjo. Wedio nek isone mung ker...
25/03/2026

Ojo wedi nek mung iso ne kerjo thok.

1). Lek mulih seko pondok (muqim) , ojo wedi ga iso kerjo. Wedio nek isone mung kerjo ( tapi ora ngedep dampar, nyebarke ilmune).
Kalau sudah pulang dari pondok, jangan takut tidak bisa kerja. Takutlah jika cuma bisa bekerja, ga mengaji.

2). Mulang ! Ojo Sampek gak mulang, ilmu niku nek dimulangne bakale nambah, tapi nek mboten dimulangne bakale ilang.

3). Ojo sampek gak ngaji, senajan anake wong ngarit lak gelem ngaji, yo iso ngaji, masio anake kyai, lak ora gelem ngaji, yo gak iso ngaji. Mergo nasibmu ora tergantung karo nasabmu.
Terkadang enek anake wong biasa, di pondokne nang pondok, mempeng yo dadi wong ngalim, Lha terkadang yo enek seng anake kyai, di pondokne malah ra tenanan, mbasan muleh akhire di kon ngaji ra iso, lak yo malah ngisin-ngisini .

4). Zakati ilmu sek sampean nduweni, carane diamalke di tular ke. Nduwe bondo ra dizakati duso, ilmu yo ngono.

5). Nek nduwe murid, diwulang seng tenanan! Ojo ridho nek muridmu bodo.

6). Lek dituturi karo kitab insya alloh dadi apik, tinimbang dituturi karo menungso. Mulakno ngajio
7). Goleko barokahe guru, didoakke, aku tiap tahun mesti kabeh guruku tak sowani, sing wes kapundhut tak ziarahi, ngalap barokahe guru, aku iso ngene sebab guruku.

Mugi mugi Simbah Yai Anwar Manshur sehat wal afiyat panjang umur, Amiin

Latepostfoto

Khusnul Fuadi
Fanky Fadli
Khoirul Anwar
Musthofiyah El Jamilah
Hasbulloh Fathony
Mbak Rotin

Amalan Ketika Keadaan Kepepetkhasiat doa nabi yunus yang apa bila di baca sebanyak 1000 kali dan di sambung dengan memba...
22/03/2026

Amalan Ketika Keadaan Kepepet

khasiat doa nabi yunus yang apa bila di baca sebanyak 1000 kali dan di sambung dengan membaca sholawat jibril sebanyak 1000 kali maka khasiatnya sangat luar biasa Jika kita punya hajat besar bacalah doa Nabi Yunus sebanyak 1000 kali dan setelah selesai di lanjutkan membaca Sholawat Jibril 1000 kali cara mengamalkannya adalah :
lakukan shalat sunnat hajat dua rakaat :

Rakaat pertama setelah Fatihah baca surah Al-kafirun
Rakaat kedua setelah Fatihah baca surah Al Ikhlas
setelah selesai sholat hajatnya lalu membaca
istighfar 3x
shalawat 3x

setelah selesai istighfar dan sholawatnya kemudian bertawassul mengirimkan surat Al Fatihah masing masing satu kali

kepada :

1. Nabi Muhammad SAW

2. Kedua orang tua

3. Untuk hajat kita

Kemudian membaca tasbih nabi yunus di bawah ini sebanyak 1000 kali لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين

setelah selesai lalu membaca sholawat Jibril 1000 kali (shollallahu ala muhammad)
setelah selesai berdoa (sebutkan hajatnya)
Amalan ini di lakukan selama 11 malam
Untuk selanjutnya silahkan d baca sesuai
kebutuhan kita atau boleh jga di jadikan wirid rutin.

Khasiatnya :
1. Mendapat kedudukan mulia
2. Murah rizki
3. Hilang kesusahan
4. Terhindar dari musibah
5. Terbuka pintu2 kebaikan
6. Terhidar dr godaan setan
7. Terhidar dari kedhaliman atasan
8. Di Cintai sahabat/teman
9. Di segani musuh
10. Jembar kehidupannya

UCAPKAN QOBILTU.!!!
Santri Ppmh Santri Ppmh
Pp. Annaqsyabandiyah Assalafiyah Ombul
Hasbulloh Fathony
Sinthya Puspita Dewi
Allif Musa
Ian Stind Hunter Lumajang
Hasim Prolink
Aceng Hidayat
Jajang Yusuf Al-Qarny
Fairuzah Alfaradiez
Kandang Putro Maeso Tunggal
Bo Jell
Bundaazizah Azizah
Hamdan Fuadi
Fadilatun Nikmah Simamora
Nenk Iis
Moh Hamdani Dani
Mbak Rotin
Agung Budy Nugraha
Vina
Anom Permana Provost Banser

19/03/2026

□ TIRAKAT UNTUK ANAK AGAR HIDUPNYA DIMUDAHKAN DALAM SEGALA URUSAN

Ada sebuah amalan ringan cuma 7 hari yang bisa dilakukan orang tua agar anak hidupnya dimudahkan dalam segala urusan. Insya Allah tirakat ini sederhana dan tidak memberatkan, apalagi jika dilakukan penuh dengan keikhlasan.

Dasarnya adalah doa dalam Al-Qur'an Surat Al-Furqon Ayat 74 : "Ya Tuhan kami, anugerahkan kami pasangan dan keturunan sebagai penyajuk mata"

◇ Hari Ke-1
Diawali dengan membaca istighfar 100x setelah maghrib atau subuh
👉 Niatkan : Ya Allah, bersihkanlah anakku dari dosa dan kesulitan

◇ Hari Ke-2
Baca Sholawat 100x
(diutamakan Sholawat Ibrahim)
👉 Niatkan : Ya Allah, berkahi masa depan anakku

◇ Hari Ke-3
Sedekah meski kecil
👉 Niatkan : Ya Allah, mudahkan rezeki dan jalan hidup anakku

◇ Hari Ke-4
Baca ayat kemudahan 7x
(Surat Al-Insyiroh ayat 5 - 6)

◇ Hari Ke-5
Baca doa Nabi Ibrahim 21x
(Robbi Habli Minash Sholihin)

◇ Hari Ke-6
Shalat Malam minimal 2 Rakaat
👉 Selesai shalat lalu berdoa : Ya Allah, jagalah anakku, mudahkan segala urusannya dan jadikanlah dia anak yang sholeh

◇ Hari Ke-7
Doa khusus ibu (Kalau sudah tidak ada ibu, bisa dilakukan oleh bapak)
👉 Pegang kepala anak (jika anak jauh, cukup doakan saja). Baca doa ini :
Allahumma ihfadz waladi
Wayasir umurohu/ha
Waj'alhu/ha minash sholihin

💢 Kuncinya ada 3 :
☑️ Lakukan dengan ikhlas
dan dengan hati yang lembut
☑️ Tidak banyak mengeluh
tentang anak
☑️ Banyak mendoakan anak

Semoga berkah bermanfaat
Qobiltu ijazah

Address

Trimo, Jatisari, Purwodadi
Pasuruan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Berbagi ilmu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category