Group desa Ambungan membangun

Group desa Ambungan membangun desa Ambungan membangun

Desa Ambungan mendapatkan 83 SR. Sumur bor dari Pamsimas.
29/09/2021

Desa Ambungan mendapatkan 83 SR. Sumur bor dari Pamsimas.

Alhamdulillah desa Ambungan dpt pelebaran jln A YANI
27/09/2021

Alhamdulillah desa Ambungan dpt pelebaran jln A YANI

Desa Ambungan telah membagikan beras buat para jompo dan disabilitas tgl 20.9.2021.cc BPK kades Kasirin riyanto.
20/09/2021

Desa Ambungan telah membagikan beras buat para jompo dan disabilitas tgl 20.9.2021.cc BPK kades Kasirin riyanto.

Desa Ambungan siap membagikan beras buat para lansia dan disabilitas.
17/09/2021

Desa Ambungan siap membagikan beras buat para lansia dan disabilitas.

Peng aspalan jln Baiturahman desa Ambungan hari dimulai 14.9.2021
14/09/2021

Peng aspalan jln Baiturahman desa Ambungan hari dimulai 14.9.2021

PEMDES Desa Ambungan.MengucapkanSelamat dan Sukses  Kepada Bupati Tanah Laut H.M.Sukamta, atas diraihnya penghargaan  "I...
11/09/2021

PEMDES Desa Ambungan.
Mengucapkan

Selamat dan Sukses Kepada Bupati Tanah Laut H.M.Sukamta, atas diraihnya penghargaan "Indonesia Visionary Leader's Certificate of Presentation" dari MNC Portal Indonesia.

Hari Kamis 10.9.2021 kegiatan posyandu desa Ambungan
09/09/2021

Hari Kamis 10.9.2021 kegiatan posyandu desa Ambungan

Sales Kaget Mendadak Dibacok, Polres Tala Gerak Cepat Langsung Tangkap PelakuKamis, 2 September 2021 20:27Penulis: Idda ...
03/09/2021

Sales Kaget Mendadak Dibacok, Polres Tala Gerak Cepat Langsung Tangkap Pelaku
Kamis, 2 September 2021 20:27
Penulis: Idda Royani | Editor: Edi Nugroho

rahmadi-saat-mendapat-pengobatan-medis-di-rs-swasta-di-pelaihari-sadf.jpg
MAY FELLY MENURUNG
Rahmadi saat mendapat pengobatan medis di RS swasta di Pelaihari, Kamis (2/9) siang. Ia menjadi korban pembacokan yang dilakukan orang yang tak ia kenal.
Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Insiden kekerasan fisik terjadi di jalan raya di kawasn Bramban, Kelurahan Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (2/9/2021) siang.

Seorang sales kanvasser, Rahmadi (35), menjadi korban pembacokan sekitar pukul 14.30 Wita. Saat itu warga Desa Ambungan RT 01/01 Kecamatan Pelaihari itu sedang menawarkan produk makanan ringan kepada pelanggannya di lingkungan RT 20/07 Bramban.

Sekonyong-konyong, baju Rahmadi ditarik oleh seorang lelaki yang tak ia kenal yang kemudian teridentifikasi berinisal Faj (37). Warga Jalan Pusara RT 5/3 Kelurahan Pelaihari lalu menebaskan senjata tajamnya berjenis parang ke arah korban.

Rahmadi beserta temannya kemudian bergegas pergi dan langsung menuju ke rumah sakit swasta di bundaran Angsau untuk berobat. Setelah lukanya diobati, ia melaporkan kejadian tersebut Ke Polsek Pelaihari.


"Melalui telepon, saya juga dapat laporan dari masyarakat bahwa ada kejadian di Bramban. Langsung personel kami bergerak ke TKP," papar Kapolres Tala AKBP Rofiqoh Yunianto melalui Kapolsek Pelaihari Ipda Mey Felly Manurung.

BARANG bukti yang diamankan petugas Polsek Pelaihari.
BARANG bukti yang diamankan petugas Polsek Pelaihari. (MAY FELLY MENURUNG)

Ia mengatakan saat tiba di lokasi, anggota mendapati ciri-ciri orang yang membacok korban. Hanya berjeda sekitar setengah jam, pelaku berhasil dibekuk.

Apakah pelaku melawan? "Tak sempat melawan karena langsung disekap tiba-tiba oleh anggota kami," jelas Felly.

Lebih lanjut ia mengatakan diduga pelaku dalam keadaan mabuk saat melakukan perbuatan kriminal tersebut. Menenteng parang, pelaku mendatangi korban dan langsung membacok korban.

"Bacokan itu mengenai telinga sebelah kiri dan kepala belakang telinga kiri korban," sebut Felly.

Atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat pasal 351 KUHP sub pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951. Ancaman hukumannya paling lama sepuluh tahun penjara.

Sementara itu, korban (Rahmadi) menerangkan dirinya sama sekali tidak kenal pelaku. Ia juga bingung mengapa tiba-tiba saja pelaku membacoknya.

Sedangkan pelaku, Faj, mengatakan dirinya tak sadar saat melakukan pembacokan tersebut. Ia mengaku sebelumnya meminum minuman kera bersama teman-temannya.
(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Yang mau di tabok duit 7 juta per hari segera chat wa me 081254218298.gk pake tapi.
01/09/2021

Yang mau di tabok duit 7 juta per hari segera chat wa me 081254218298.gk pake tapi.

24/08/2021

JANGAN TUNGGU HARI KE 7
Waspada covid19, jangan tunggu timbulnya demam tinggi dan banyak batuk, baru berpikir ! Terlambat sudah !

Kenali lebih awal mulai hari ke1 masuknya virus ke dalam tubuh, agar parahnya sakit bisa dicegah. Gejala demam tinggi baru muncul di hari ke 8, dimana virus sudah berhasil berkembang, merusak dan merasuk luas di dalam tubuh. Tingkatkan daya tahan tubuh sebelum virus berhasil menghancurkan kita.

Perhatikan keadaan diri kita sejak kemungkinan mulai terpapar, yaitu sebagai berikut :

Hari ke 1- 3 :
• Hanya seperti masuk angin ringan.
• Makan minum masih normal.
• Tenggorokan hanya sedikit sakit.

Hari ke 4 :
• Sakit kepala ringan.
• Badan sedikit anget, sekitar 36.5°C.
• Sakit tenggorokan ringan.
• Suara mulai serak.
• Selera makan mulai terganggu.
• Indera Perasa/Pengecap "hilang"
• Indera penciuman juga menghilang.
• Sedikit diare ringan.

Hari ke 5 :
• Sakit tenggorokan.
• Suara serak.
• Badan mulai terasa meriang.
• Temperatur sekitar 36.5 - 36.7 °C.
• Badan terasa lelah, cape, sakit.
• Jari² dan persendian terasa sakit.

Hari ke 6 :
• Mulai demam ringan sekitar 37°C.
• Batuk kering atau sedikit berlendir.
• Sesekali terasa susah bernapas.
• Sakit Tenggorokan ketika bicara.
• Sakit waktu makan dan menelan.
• Mual dan mungkin muntah.
• Ada diare.

Hari ke 7 :
• Demam agak tinggi 37.4 - 37.8 °C.
• Batuk lebih banyak dan berdahak.
• Napas pendek² dan tetap.
• Kepala sakit kepala dan berat.
• Nyeri² seluruh tubuh.
• Diare bertambah.

Hari ke 8 :
• Demam tinggi 38°C atau lebih.
• Sulit bernapas, dada terasa berat.
• Sakit kepala, punggung dan sendi².
• Batuk terus menerus.
• Sulit berbicara, seperti bisu.

Hari ke 9 :
• Semua gejala tidak berubah.
• Batuk bertambah parah.
• Demam tak menentu, tak teratur.
• Napas bertambah Sulit.
• Pencegahan sudah tak mungkin.
• Harus segera ditolong intensif.

Bila waspada di hari ke 1-3 tingkatkan daya tahan tubuh, minum vitamin² C, D, E serta sedia panadol (parasetamol), mungkin penyakit ini dapat dihalau untuk berakhir sebelum parah dan kesembuhan boleh didapatkan.

Gejala hari ke 1-3 sangat² ringan dan sering terabaikan tak terdeteksi.
Mungkin hari ke 4 baru mulai curiga. Cepat isolasi mandiri, banyak minum air hangat atau jamu²an juga boleh. Berjemur diri, banyak cuci tangan, cuci muka, ganti baju. Makan makanan yg bergizi dan minum vitamin².

Selamat bersikap dan waspada. Tetap tenang namun bijak. Hindari kemungkinan terpapar sebisa mungkin. Semoga berhasil “berperang” melawan covid dan semoga kita tetap sehat.

Harap Perhatikan Perbedaannya !!! (Supaya tidak berprasangka buruk)

1. Batuk kering + Bersin = Polusi udara.

2. Batuk + Lendir + Bersin + Pilek = Pilek biasa.

3. Batuk + Lendir + Bersin + Pilek + Sakit tubuh + Kelemahan + Demam ringan = Flu.

4. Batuk kering + Bersin + Nyeri tubuh + Kelemahan + Demam tinggi + Kesulitan bernapas + Hilangnya indra pengecap dan perasa = Corona virus.

Departemen patologi AIIMS,
Din. Kes.

--------------------------------------------------
ini kiriman dari Din. Kes. tolong di share ke wadah dan komunitas masing-masing

Jadikan pesan ini tersedia untuk diketahui orang sebanyak mungkin !

Semoga bermanfaat.. 😍

Pembagian BLT desa Ambungan siang ini .23.8.2021
23/08/2021

Pembagian BLT desa Ambungan siang ini .23.8.2021

Desa Ambungan melaksanakan bagi BLT desa hari ini .Senin 23.8.2021
23/08/2021

Desa Ambungan melaksanakan bagi BLT desa hari ini .Senin 23.8.2021

Address

Pelaihari Kel. , Tanah Laut
Pelaihari
70811

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Group desa Ambungan membangun posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category