21/01/2019
Pohon Tua, Saksi Perkembangan Kehidupan Manusia.
"TREE OF ETERNITY"
Sebuah pohon kuno besar tumbuh di dekat sebuah desa. Pohon itu telah tumbuh di sana selama sekitar seribu tahun. Tumbuh begitu kuat sehingga tidak ada orang yang bisa menebangnya. Pohon tersebut telah disembah sebagai dewa selama beberapa generasi. Pohon itu berbuah jarang sekali, bahkan di sebut hanya mitos, dan hanya berbuah satu, barang siapa yang memakan buah itu, dia mulai mengingat awal memori pohon itu sampai memori itu menjadikan pemakan buah menyatu dengan pohon dan menjadi kayu. "Tampak ranting pohon yang menyerupai burung".
Tetapi kemudian pada suatu hari, setelah kebakaran telah menghancurkan desa dan sumber pendapatan penduduk desa, pohon itu selamat dan tetapi daunnya habis terbakar, api yang memakan daunnya itu mekar seperti bunga-bunga merah terang nampak jelas di kegelapan dan orang desa mulai putus asa karena tidak ada lagi pohon yang bisa mereka tebang untuk di jual memenuhi kebutuhan mereka. Karena keputus asaan, mereka memotong pohon itu yang mereka sendiri anggap dewa, untuk menyelamatkan mereka dari kelaparan. Setelah di potong, desa mereka telah makmur kembali karena telah menjual hasil kayu pohon tersebut, entah mengapa beberapa tahun kemudian muncul buah di tempat pohon tersebut yang sudah mati. Salah seorang penduduk desa memakannya, setelah beberapa hari, orang tersebut merasa kakinya lumpuh, dan mengeras seperti kayu. Hari ke hari dia mulai teringat ingatan pohon besar, awal pohon itu tumbuh dan mati. Dia bahkan ingat orang yang singgah beristirahat di pohon itu dan leluhur mereka yang belum pernah dia jumpai.
-Cerita dari Manga Mushishi-
Lokasi, Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantam Barat.