07/04/2022
Tanaman Kapulaga Merah dari Hutan
Kapulaga varietas tsao-ko (Lanxangia tsaoko) atau cǎo guǒ adalah anggota keluarga jahe (Zingiberaceae), yang hanya ditemukan di Cina dan Vietnam, dan dikenal sebagai kapulaga hitam Cina karena asalnya.
Kapulaga jenis ini tumbuh di hutan-hutan di wilayah perbatasan China dan Vietnam pada ketinggian antara 1000 dan 1800 meter, di daerah yang teduh dan sebaiknya di dekat air yang mengalir. Tanaman tsao-ko dapat mencapai ketinggian 3 meter dan memiliki sistem perakaran yang sangat mirip dengan tanaman jahe. Bunganya berwarna putih dan muncul di awal musim semi, sebelum tanaman membentuk daun.
Polong tumbuh dari rimpang, tepat di atas tanah. Mereka dipanen tepat sebelum dibuka, biasanya selama bulan-bulan musim panas dan musim gugur. Tidak semua polong matang pada saat yang bersamaan, sehingga panen membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Rasa kapulaga berkembang selama proses pengeringan di gudang penyimpanan. Semakin banyak mesin juga digunakan. Pengeringan membuat kulit polong yang tipis menjadi keras, menjadikannya lapisan pelindung yang sempurna untuk biji aromatik.
Buah merah lonjong dari tsao-ko liar memiliki panjang 2-4 cm dan berusuk. Setiap buah mengandung sekitar 20 biji. Varietas yang dibudidayakan memiliki buah kadang bulat, kadang lonjong, dan warna buah bervariasi dari merah muda sampai merah tua. Mereka dipetik dari Oktober hingga Desember dan ditempatkan di bawah sinar matahari hingga kering sebelum dikupas. Biji tsao-ko sedikit pahit, dengan aroma berasap yang jelas menunjukkan kapur barus.
, , , , , , ,