10/12/2015
Investasi Tanah atau Rumah, Mana yang Lebih Menguntungkan?
Mempunyai properti memang tak ada ruginya tetapi justru memberikan keuntungan besar bagi pemiliknya. Properti itu bisa sebagai tempat berteduh misalnya rumah, sebagai tempat bekerja yaitu kantor atau toko, atau sebagai lahan untuk menanam tumbuhan yaitu tanah, atau tempat tinggal dengan fasilitas mewah seperti apartemen. Semua itu berguna dan bisa dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi jika anda tak menginginkannya lagi.
Nah, berikut ini perbandingan beberapa investasi properti antara tanah dan rumah, mana yang lebih menguntungkan ya?
Investasi Tanah
Tanah adalah produk investasi yang sifatnya sama seperti emas, tanah tidak terpengaruh atas inflasi yang terjadi, harganya bisa lebih tinggi, stabil, tapi tak mengalami penurunan. Tanah merupakan investasi properti yang sangat mudah dijalankan dibandingkan properti lain. Berikut ini akan kami jelaskan mengenai baik atau buruknya jika berinvestasi tanah :
Kebaikan investasi tanah yaitu :
1. Harganya cenderung selalu mengalami kenaikan tiap tahunnya
2. Biaya perawatan yang dikeluarkan hanya sedikit saja
Apabila terletak di daerah yang strategis, harganya mampu naik berkali lipat
3. Tak memerlukan asuransi untuk melindunginya.
Kekurangan investasi tanah :
1. Tanah biasanya lebih sulit dijual apabila dibandingkan dengan rumah maupun apartemen. Terutama kalau lokasinya berada di tempat terpencil jauh dari jalan raya.
2. Harus memberikan batas-batas atau pagar supaya tidak disalahgunakan yang lain, sehingga perlu pengasawasan ekstra terhadap batas tanah tersebut.
3. Tanah kosong tanpa bangunan susah disewakan seperti rumah dan apartemen.
4. Semakin luas tanahnya, semakin sulit juga dalam menjualnya.
5. Sulit bila ingin menjadikannya sebagai jaminan utang di bank.
Investasi Rumah
Rumah adalah kebutuhan pokok bagi setiap orang. Rumah merupakan tempat berlindung, tempat berkumpul bersama keluarga, dan tempat bernaung ketika lelah, tentu rumah sangal dibutuhkan oleh setiap manusia. Tahukah anda setiap tahun orang mencari rumah untuknya berteduh. Sehingga tak ayal harganya pun semakin hari semakin tinggi. Namun, karena ketidakstabilan ekonomi terutama di Indonesia membuat banyak orang sulit mempunyai rumah.
Dengan begitu rumah dapat dijadikan sebagai peluang investasi terbaik. Bukan hanya untuk dijual tetapi rumah juga bisa disewakan atau dibuat kos-kosan. Rumah adalah tempat tinggal yang wajar umumnya dimiliki oleh masyarakat kita dibandingkan apartemen. Bagi masyarakat menengah ke bawah yang dicari untuk tinggal yaitu rumah bukan aparteman yang harganya jauh lebih mahal. Bagi anda yang senang berinvestasi di bawah ini beberapa kelebihan dan kekurangan investasi rumah, yaitu :
Kelebihan investasi properti rumah :
1. Rumah cenderung mudah dijual
2. Bisa dijadikan jaminan untuk kerdit di bank
3. Dapat disewakan akan menambah penghasilan anda sebulannya
4. Setiap tahun harganya mengalami kenaikan
5. Tingkat permintaan tinggi, apalagi jika lokasinya strategis dekat dengan tol, jalan raya, dekat dengan tempat-tempat yang ramai.
Kekurangan investasi rumah :
1. Membutuhkan asuransi untuk melindunginya dari musibah yang mungkin dapat terjadi
2. Setiap tahunnya mengalami penyusutan nilai ekonomis
3. Membutuhkan biaya perawatan, apabila di komplek perumahan juga membutuhkan biaya kebersihan, keamanan dan sebagainya.
4. Setiap tahun wajib membayar PBB
5. Terkadang anda harus memperbaiki atau merenovasi rumah apabila penyewa rumah tak merawat rumah dengan baik.
Sumber: http://www.infoidebisnis.com
Nah itulah plus minus inverstasi tanah dan rumah. Anda pilih yang mana?