25/10/2019
KISAH RASULULLAH SAW DAN MALAIKAT PENGHITUNG TETESAN AIR HUJAN
Diriwayatkan (Al-Mustadrah Syeikh An-Nuri, jilid 5: 355, hadis ke 72) bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Disaat aku tiba dilangit dimalam Isra' Miraj, aku melihat satu malaikat memliki 1000 tangan, disetiap tangan ada seribu jari. Aku melihatnya menghitung jarinya satu persatu. Aku bertanya kepada Jibril As, pendampingku,
´Siapakah gerangan malaikat itu, dan apa tugasnya?.´
Jibril berkata, sesungguhnya dia adalah malaikat yg diberi tugas untuk menghitung tetesan air hujan yg turun dari langit kebumi.
´Rasulullah saw bertanya kepada malaikat tadi,
´Apakah kamu tahu berapa bilangan tetesan air hujan yg turun dari langit kebumi sejak diciptakan Adam as?.
' Malaikat itupun berkata,
'Wahai Rasulullah saw, demi yg telah mengutusmu dengan hak (kebenaran), sesungguhnya aku mengetahui semua jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit kebumi dari mulai diciptakan Adam as sampai sekarang ini, begitu p**a aku mengetahui jumlah tetesan yg turun ke laut, ke darat, ke hutan rimba, ke gunung2, ke lembah2, ke sungai2, ke sawah2 dan ke tempat yg tidak diketahui manusia.
Mendengar uraian malaikat tadi, Rasulullah saw sangat takjub dan bangga atas kecerdasannya dalam menghitung tetesan air hujan.
Kemudian malaikat tadi berkata kepada beliau,
'Wahai Rasulullah saw, Walaupun aku memiliki seribu tangan dan sejuta jari dan diberikan kepandaian dan keulungan untuk menghitung tetesan air hujan yg turun dari langit kebumi, tapi aku memiliki kekurangan dan kelemahan.
'Rasulullah saw pun bertanya,
'Apa kekurangan dan kelemahan kamu?.
'Malaikat itupun menjawab,
'Kekurangan dan kelemahanku, wahai Rasulullah, kia umatmu berkumpul di suatu tempat, mereka menyebut namamu lalu bershalawat atasmu, pada saat itu aku tidak bisa menghitung berapa banyaknya pahala yg diberikan Allah kepada mereka atas Shalawat yg mereka ucapkan atas dirimu"
ALLAHUMMA SHALLI ALAA SAYYIDINA MUHAMMAD WA ALA ALI SAYYIDINA MUHAMMAD 😊
🔵 SHOLAWATLAH SAMPAI HUSNUL KHOTIMAH
💢 AAMIIN