Dafara Property Syariah

Dafara Property Syariah Sahabat Property Syariah di Jawa Timur

Nikmatnya berjamah dlm sukses bersama๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡
21/02/2018

Nikmatnya berjamah dlm sukses bersama
๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡

Menjadi Hamba yang BersyukurMenjadi hamba yang bersyukur memang tidak mudah,sedikit orang yang mampu menjalani.Kebanyaka...
19/02/2018

Menjadi Hamba yang Bersyukur

Menjadi hamba yang bersyukur memang tidak mudah,sedikit orang yang mampu menjalani.Kebanyakan orang justru mengingkarinya.Sebagaimana yang difirmankan Allah,โ€™โ€™Dan sedikit sekali dari hamba-Ku yang bersyukurโ€™โ€™[QS;Sabaโ€™;13].

Padahal begitu banyak nikmat dari Allah yang kita terima dan rasakan .Sejak bangun tidur hingga kembali tidur,bahkan saat tidurpun nikmat Allah tak pernah berhenti diberikan.Dan sekiranya kita menghitung-hitung nikmat Allah tentulah kita tidak akan mampu menjumlahnya.Sebagaimana yang dikatakan Allah ,โ€™โ€™Dan jika kamu menghitung hitung nikmat Allah,niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya.Sesungguhnya Allah benar benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.โ€™โ€™[An Nahl;18].Ini menunjukkan betapa banyak nikmat yang telah Allah berikkan kepada kita.

Banyaknya orang yang tidak bersyukur atas nikmat nikmat Allah disebabkan karena beberapa hal,di antaranya pertama;Tidak adanya pengetahuan dan kesadaran diri,bahwa semua nikmat yang diterima dan dirasakan berasal dari Allah.Mereka beranggapan apa yang dirasakan adalah sesuatu yang alamiah dan apa yang dimiliki merupakan hasil dari usahanya sendiri tanpa adanya campur tangan dari Allah.Karena itu mereka merasa tidak perlu bersyukur kedada Allah.

Sebab kedua,salah dalam memahami arti nikmat Allah.Nikmat Allah diartikan secara sempit,nikmat Allah dipahami hanya sebatas punya banyak harta,rumah mewah,sawah,kebun,ternak,dan sebagainya.Sehingga ketika dalam hidup tidak memperoleh semua itu,merasa sudah tidak mendapat nikmat dari Allah.

Dan sebab yang ketiga;kebanyakan orang cenderung melihat dan memperhatikan nikmat yang diterima orang lain sedang banyaknya nikmat yang diterima dan dirasakan lalai disyukurinya.

Nah,itulah tiga di antara yang menjadi penyebab mengapa banyak orang yang tidak mau bersyukur kepada Allah.Sebagai seorang Muslim tentunya harus tahu dan menyadari bahwa apa yang kita punya,kita rasakan,dan yang kita nikmati semua itu berasal dari Allah SWT.Sebagaimana yang difirmankan Allah,โ€™โ€™Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu,maka dari Allah-lah [datangnya].[QS;An-Nahl;53].

Dan yang namanya nikmat Allah,tentu tidak hanya sebatas sesuatu yang berupa materi saja. Masih banyak hal hal lain yang sifatnya bukan materi namun termasuk nikmat Allah yang tak ternilai harganya.Islam,iman,hidayah,kesehatan,kesempatan merupakan nikmat Allah yang sangat mahal harganya.Dan juga dalam urusan dunia hendaknya seorang mukmin melihat yang di bawah jangan yang ke atas .Rasulullah mengatakan,โ€™โ€™lihatlah kepada orang yang lebih rendah dari kalian dan jangan melihat orang yang lebih dari kalian,yang demikian itu akan membuat kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang di berikan-Nya kepada kalian.[HR.Muslim].

Rasullullah SAW,manusia paling mulia sekolong jagat,sudah di ampuni segala dosanya yang lalu dan yang akan datang,dijamin Allah masuk surga,rumahnya tidak ada perabotan mewah,bantal tidurnya dari kulit yang sudah disamak dan di isi daun kurma,pernah mengganjal perutnya dengan batu untuk menahan lapar,dan ketika beliau wafat baju besinya masih menjadi barang gadaian pada seorang yahudi.Namun demikian Shalat malam beliau sampai kedua kakinya bengkak.Dan ketika di tanya Aisyah,โ€™โ€™Wahai Rasullullah,mengapa engkau berbuat seperti ini padahal dosa engkau sudah diampuni ,โ€™โ€™Beliau menjawab ,โ€™โ€™Wahai Aisyah apakah aku tidak ingin menjadi seorang hamba yang bersyukurโ€™โ€™.

Sumber:

Rasullullah SAW,manusia paling mulia sekolong jagat,sudah di ampuni segala dosanya yang lalu dan yang akan datang,dijamin Allah masuk surga,rumahnya tidak ada perabotan mewah,bantal tidurnya dari kulit yang sudah disamak dan di isi daun kurma,pernah mengganjal perutnya dengan batu untuk menahan lapa...

โ€œDan tidak ada suatu makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui temp...
10/02/2018

โ€œDan tidak ada suatu makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)โ€. (QS. Huud (11): 6)

Berani Bermimpi BesarKenyataan hari ini adalah mimpi hari kemarin, dan kenyataan esok hari adalah mimpi hari ini. (Imam ...
07/02/2018

Berani Bermimpi Besar

Kenyataan hari ini adalah mimpi hari kemarin, dan kenyataan esok hari adalah mimpi hari ini. (Imam Syahid Hasan Al Banna)

Setiap orang pasti memiliki impian. Setiap orang memiliki sesuatu yang ingin didapatkannya, hal yang sangat ingin dimilikinya atau sesuatu yang sangat ingin dilakukan. Keinginan yang amat sangat itulah dapat disebut impian. Dan impian akan membuat seseorang memiliki gairah hidup. Impian seseorang akan menjadi motivasi baginya dalam melakukan sebuah pekerjaan. Semangat seseorang akan tumbuh semakin besar seiring dengan kekuatan motivasi yang timbul dari impian seseorang.
Seberapa besar mimpi seseorang akan mempengaruhi sekuat apa tekad dan usaha yang dilakukan orang tersebut. Kita telah belajar bagaimana orang-orang besar itu lahir dan tumbuh dari mimpi-mimpi besar yang mereka miliki. Orang-orang besar yang pernah tercatat dalam tinta emas sejarah kehidupan manusia menjadi begitu dikenal ketika mereka mampu meraih mimpi-mimpinya. Bukan sekadar mimpi biasa tapi mimpi yang sangat besar yang bahkan bagi sebagian manusia dianggap tidak masuk akal.
Berikut adalah contoh nyata bagaimana mimpi besar seseorang akan menghantarkannya pada keberhasilan. Yaitu kisah tentang Syaikh Abdurahman As-Sudais imam Masjidil Haram. Ibu dari Syaikh Abdurrahman As-Sudais yang kini menjadi imam Masjidil Haram. Bagaimana sang ibu menanamkan dan mengarahkan mimpi besarnya itu kepada anaknya. Bagaimana sang ibu dalam hari demi hari bersama As-Sudais kecil itu mengingatkannya untuk bisa mencapai mimpinya? Ibunya sering mengingatkan, โ€œWahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah menghafal Kitabullah, kamu adalah Imam Masjidil Haramโ€ฆโ€ โ€œWahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah, kamu adalah imam Masjidil haramโ€ฆโ€ Wahai Abdurrahman, jangan malas menghafal kembali hafalan harianmu, bagaimana kamu bisa menjadi Imam Masjidil Haram bila kamu malas? Akhirnya, Syaikh Abdurrahman As-Sudais kini menjadi imam Masjidil Haram. Dan menjadi salah satu ulama besar yang disegani di dunia Islam.
Atau cerita tentang salah satu sahabat Rasul yang memiliki impian untuk syahid dengan cara tertembus panah musuh di bagian lehernya. Dan impiannya tersebut disampaikannya kepada Rasul. Ternyata dalam sebuah peperangan si sahabat tadi mendapatkan apa yang dia impikan yaitu kesyahidan dengan cara terkena panah tepat di bagian yang ditunjukkannya kepada Rasul. Dan masih banyak lagi kisah-kisah yang menceritakan bagaimana orang-orang hebat mampu menjadi besar karena mimpi-mimpi yang mereka miliki.
Kisah di atas merupakan salah satu contoh dari sekian banyak contoh yang ada bagaimana mimpi-mimpi yang kita buat akan memberikan energi tersendiri untuk kita dan kita dapat menggapai semua mimpi-mimpi tersebut. Seperti yang disampaikan Imam Syahid Hasan Al Banna bahwa โ€œkenyataan hari ini adalah mimpi hari kemarin dan kenyataan esok hari adalah mimpi hari iniโ€ artinya apa yang kita dapatkan sangat ditentukan dengan apa yang kita impikan di hari kemarin. Sangat ditentukan dengan mimpi-mimpi kita. Karena mimpi-mimpi kitalah yang akan menggerakkan langkah kaki kita untuk berjalan. Mimpi kitalah yang menjadi bahan bakar untuk membakar semangat dalam menjalani kehidupan. Tanpa mimpi kita bagaikan mayat hidup yang tidak tahu ke mana tujuan hidup kita.
Tanpa mimpi kita bagaikan ikan mati yang hanya bisa ikut ke mana arus sungai mengarahkan. Tanpa mimpi kita seorang yang buta yang sedang berjalan dan tidak tahu sedang di mana ia dan mau ke mana ia berjalan. Terus berjalan tanpa arah dan tujuan yang jelas hingga akhirnya kelelahan dan terjatuh. Ya, seperti itulah orang yang hidupnya tidak mempunyai mimpi, tidak memiliki visi dan tidak memiliki cita-cita.
Bangunlah Mimpi mu Wahai Pahlawanโ€ฆ!
Sudah selayaknya seorang pemuda Islam, para pahlawan bagi agamanya memiliki mimpi besar. Mimpi yang akan selalu memberikan semangat bagi kita untuk selalu dan terus menebarkan kebaikan serta manfaat di muka bumi ini. Mimpi besar yang akan membakar semangat kita untuk berbuat sebanyak-banyaknya untuk Allah swt dan Rasul yang sangat kita cintai. Bangunlah mimpi yang bisa menjadi pendorong bagi kita untuk memberikan yang terbai8k bagi satu-satunya agama yang diridhai oleh Allah swt yaitu Islam.
Imam Syahid Hasan Al Banna telah menggoreskan mimpi-mimpi yang seharusnya ada dalam benak setiap kaum muslim. Mimpi yang seharusnya menyesaki dada setiap orang-orang yang beriman. Sehingga otak dan hatinya dipenuhi dengan pikiran bagaimana untuk meraih semuanya. Mimpi-mimpi yang dibuat secara bertahap, mulai dari bagaimana seorang muslim harus dapat memperbaiki diri sendiri (islahul li nafs), Takween Bait Muslim (membentuk keluarga Islam), Irsyadul Mujtamak (memimpin masyarakat ), Tahrirul watan (membebaskan negara), Islahul hukumah (reformasi hukum), Iโ€™adah Al-kiyan ad-dauli (mengembalikan eksistensi negara), Ustaziyatul alam (mahaguru dunia).
Setidaknya mimpi-mimpi itulah yang ada dan memenuhi kepala umat muslim. Sehingga bagi orang-orang yang ingin menjadi bagian dalam sejarah kebangkitan Islam, kepalanya akan dipenuhi dengan pikiran bagaimana mencapai semua mimpi tersebut. Tindakan yang dilakukan dalam kehidupan keseharian selalu mengarah kepada jalan-jalan untuk meraih mimpinya secara bertahap. Mulai dari bagaimana memperbaiki dirinya sendiri hingga bagaimana menjadi Ustaziyatul alam.
Tentu saja mimpi-mimpi besar yang telah digoreskan oleh Imam Hasan Al Banna tersebut akan bermuara ke sebuah mimpi yang jauh lebih besar lagi. Yaitu keridhaan dari Allah azza wajalla. Dan sejatinya inilah yang menjadi mimpi yang paling besar dan paling utama bagi setiap umat Islam. Inilah mimpi yang telah menjadi motivasi terbesar bagi pahlawan-pahlawan Islam yang pernah ada dalam sejarah dunia.
Kenapa seorang Mushab bin Umair mau meninggalkan segala kemewahan hidup dan memilih hidup dalam kekurangan? Itu tidak lain karena mushab sedang mengejar mimpi terbesar dalam hidupnya yaitu keridhaan Allah swt dan surga tentunya. Atau seorang Bilal bin Rabbah mampu menahan siksaan yang amat sangat berat demi mempertahankan aqidahnya karena ia tahu bahwa untuk mendapatkan mimpinya penyiksaan itu harus mampu ia lewati. Dan mimpi untuk meraih keridhaan Allah swt yang membuat sumayyah lebih memilih untuk mati daripada menukar aqidahnya dan kembali dalam kekafiran.
Rasulullah saw dalam mentarbiyah sahabat-sahabatnya untuk menjadi pahlawan bagi agama pun memulainya dengan membangun mimpi-mimpi besar para sahabat. Bagaimana begitu banyak ayat-ayat yang diturunkan yang menjelaskan tentang keindahan surga. Itulah bagaimana cara Allah swt melalui Rasul mendidik para sahabat sehingga kenikmatan yang ada di dunia ini rela mereka tukar dengan keridhaan Allah swt dan surganya Allah swt. Setiap rasa sakit yang diderita sekejap akan hilang ketika mereka mengingat kembali mimpi mereka. Semangat akan langsung kembali bergelora ketika diingatkan lagi akan mimpi besar mereka.
Sahabat bangunlah mimpi-mimpi besar mu. Bangunlah mimpi-mimpi besarmu karena dengan mimpi besarlah karya-karya besar dapat kau ciptakan. Bangunlah mimpi-mimpi besar mu karena dengan itu semangat yang berlipat-lipat dan terus meningkat akan kau dapatkan setiap harinya. Bangunlah mimpi-mimpi besarmu karena dengannya hari yang kita jalani dapat lebih bermanfaat. Bangunlah mimpi-mimpi besarmu karena dengannya kita akan terhindar dari pekerjaan yang remeh-temeh.
Sahabat, jangan pernah takut untuk menggoreskan mimpi-mimpi besar dalam hidup mu karena dihantui oleh rasa takut untuk gagal. Jangan pernah takut untuk merasakan sakit dalam membangun mimpi-mimpi besarmu. Bahkan jika mimpi-mimpi besarmu mengharuskan mu untuk terjun bebas dari sebuah tebing yang tinggi, maka jangan pernah untuk ragu melakukannya. Karena yakinlah pertolongan Allah akan selalu ada. Yakinlah pertolongan Allah akan datang di saat kita butuhkan.

Sumber:

Setiap orang pasti memiliki impian. Setiap orang memiliki sesuatu yang ingin didapatkannya, hal yang sangat ingin dimilikinya atau sesuatu yang sangat ingin dilakukan. Keinginan yang amat sangat itulah dapat disebut impian. Dan impian akan membuat seseorang memiliki gairah hidup.

Yakinkah Anda dengan kekuatan syukur?Bahwa bersyukur itu sangat bermanfaat bagi kebaikan hidup kita.Bersyukur sepertinya...
06/02/2018

Yakinkah Anda dengan kekuatan syukur?

Bahwa bersyukur itu sangat bermanfaat bagi kebaikan hidup kita.

Bersyukur sepertinya mudah.

Namun sayangnya banyak orang yang melupakan ini.

Sepertinya begitu sulit untuk melakukannya.

Bagaimana dengan Anda? Mengapa begitu sulit?

Bagaimana caranya menjadi pribadi yang bersyukur?

Ibarat pertandingan sepak bola, sebutlah ajang tahunan bergengsi piala dunia. Siapa ingin menang maka harus berjuang, me...
05/02/2018

Ibarat pertandingan sepak bola, sebutlah ajang tahunan bergengsi piala dunia. Siapa ingin menang maka harus berjuang, mempunyai tim solid, taktik jitu, dan bermental juara.
Ketika menghadapi lawan, Anda akan dihadang, disikut, ditarik, dijatuhkan dan tak sedikit yang akal sehatnya tertinggal di ruang ganti pemain, segala cara dihalalkan tuk menahan laju, ada yang cedera, dioperasi, diistirahatkan berbulan-bulan sampai gantung sepatu karena cacat.
Sekali, dua atau tiga kali hadangan, Anda boleh berbangga mampu melewati lawan sendirian, memutar bola bak atraksi penari balet, mampu menyihir jutaan pasang mata. Eitsss! Hadangan ke 4 Anda belum tentu lolos. Bukankah sekelas Messi dan Ronaldo saja banyak memberi assist demi kemenangan.
Jika tak mampu menggiring bola, mulai letih dan gagal fokus, berikan kesempatan kepada pemain lain, jika terus membawa bola dikhawatirkan cedera, alhasil pertandingan terus berjalan namun gol tak kunjung berbuah, kemungkinan bermain imbang dengan luka segudang atau kalah dipermalukan dengan luka bergudang-gudang.
Kehidupan layaknya permainan, setiap insan, tua muda, kaya miskin, laki-laki perempuan pasti punya beban yang membuat sulit ambil keputusan, tak kunjung melangkah, bimbang tercampur persepsi banyak orang.
Inilah dunia tempat hukuman Adam dan hawa, Anda hanya makhluk yang sedang ditawan iblis, karena hakikatnya Anda adalah penduduk surga yang kenikmatannya tiada batas dan tanpa cela, adapun dunia, dibalik keindahannya menyimpan banyak kesulitan dan kesedihan.
Waktu terus berjalan, ajal semakin cepat menghampiri, bisa jadi esok atau lusa Anda sudah tiada atau hari ini ada kerabat dan sahabat yang sedang berduka cita. Hidup terlalu singkat dihabiskan dengan kegalauan sebagaimana terlalu merugi jika mati dalam kebimbangan.
Umur manusia zaman sekarang rata-rata lima puluh tahun, jika lebih itu bonus, lantas apa amalan terbaik Anda sebagai bekal setelah kematian? Adakah ilmu bermanfaat, derma-derma atau anak-anak yang senantiasa mendoakan?
Banyak orang pandai komentar dan prihatin atas masalah Anda tanpa memberi solusi dan merasakan betapa sakitnya Anda. Ingat! Anda berhak punya kehidupan dan kebahagiaan. Anda p**alah yang menjalankan kehidupan.
Fahamilah! Musibah yang menimpa adalah cara indah Tuhan tuk menghindarkan Anda dari musibah sesungguhnya. Teruslah melangkah, tak usah habiskan waktu, tenaga, pikiran dan materi Anda tuk meladeni banyak masalah dan persepsi banyak orang.
Idealnya menjalani hidup dengan bahagia dan menyambut kematian dengan senyum bahagia p**a bukan dengan dahi mengkerut dan ekspresi wajah menakutkan penuh legam bak terpukul malaikat. Maโ€™adzallah.
Sebaik apapun Anda, pasti akan punya masalah dan dimusuhi, bahkan dari orang terdekat, sekelas manusia terbaik sepanjang masa pemberi syafaat, wajahnya teduh, senyumnya manis, tampan rupawan, baik budi dan berakhlak super tinggi, ia pernah diusir, dihina bahkan diancam pembunuhan oleh paman-pamannya sendiri. Lantas siapa Anda? Surganya saja belum terjamin.
Ada pepatah, โ€œJika dalam hidup Anda tiada yang mendengki, maka Anda adalah orang gagalโ€. Para pembenci tak butuh alasan Anda, namun para pecinta ia akan menerima seburuk apapun Anda.
Musuh sejati tak perduli dengan kesedihan Anda, bahkan bersenang-senang di atas penderitaan Anda. Pecinta sejati begitu peka, tahu kesedihan Anda meski Anda terlihat sedang tertawa, pegang erat hingga akhir hayat.
Kehidupan akherat lebih bergengsi dari piala dunia, gol Anda sebenarnya menyambut kematian dengan sebaik-baik cara, betulkan shalat Anda, perbanyak baca quran, berzikir, istighfar, taubat, rajin derma, berbuat baik kepada orangtua dan sesama demi bekal Anda yang masih sedikit.
Sungguh merugi jika hidup tak punya arah, terombang ambing masalah, larut dalam kesedihan, takut menjemput masa depan. Bukankah jika malam semakin menggulita bertanda fajar akan menyongsong bersama embun pagi, udara segar nan menyehatkan, burung-burung bernyanyi, pemandangan indah membuat takjub hati dan sejuta harapan menanti Anda.
Bola adalah masalah, di sekitar Anda pasti ada musuh bahkan banyak, usah ragu dan bimbang segera lepas masalah Anda apapun bentuk dan kasusnya, ucapkan โ€œSELAMAT TINGGALโ€ kepada musuh-musuh Anda yang selalu menghadang langkah Anda dan masalah yang terlalu berat membebani pundak.
Melangkah walau salah jauh lebih baik daripada Anda jalan di tempat. paling tidak kesalahan Anda mengambil keputusan akan menjadi pelajaran berharga dalam putusan berikutnya. Bersabar bukanlah pasrah dalam kebodohan namun cerdas bersikap.
Banyak yang tidak bahagia, kehilangan gairah, frustasi, minder, depresi, tidak mandiri, tubuh jadi kurus kering kerontang, sakit berkepanjangan bahkan sampai gila karena takut melangkah dan takut-takut lainnya. Padahal solusi masalahnya sangat sederhana, cukup melangkah dengan segera ambil keputusan.
Ibarat penyakit bisa disembuhkan dengan amputasi, dalam kondisi darurat kehilangan salah satu anggota tubuh jauh lebih baik daripada seluruh tubuh Anda rusak kemudian mati mengenaskan.
Orang sukses adalah mereka yang ringan melangkah, meninggalkan segala jenis kebodohan, kerusakan dan kemunduran. Jagalah jasmani dan ruhani Anda, keduanya berhak untuk Anda jaga demi masa depan dan kebahagiaan Anda, tak usah tengok masa lalu yang bisa mengorek luka, terus kejar cita-cita Anda. Selamat melangkah. (dakwatuna.com/hdn)

Sumber: https://www.dakwatuna.com/2017/01/30/85272/kunci-sukses-easy-going/

Biarkan Rezeki yang MengalirDari Abu Abdurrahman Abdullah bin Masโ€™ud ra. Berkata, Rasulullah yang jujur dan terpercaya u...
02/02/2018

Biarkan Rezeki yang Mengalir

Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Masโ€™ud ra. Berkata, Rasulullah yang jujur dan terpercaya ucapannya memberitahu kami, โ€œSesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari berupa nutfah (sperma) kemudian menjadi โ€˜alaqah (segumpal darah yang menggantung) selama waktu itu juga kemudian menjadi mudhghah (segumpal daging) selama waktu itu p**a. Kemudian diutuslah malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya dan menyampaikan empat perkara: menulis rezekinya, ajalnya, amal perbuatannya, dan akan menjadi orang sengsara atau bahagia โ€ฆโ€ (HR.Bukhari dan Muslim)
Jika Allah saja sudah sedemikian mengatur rezeki kita, mengapa kita masih gundah gulana dengan rezeki kita ke depannya? Mengapa masih mengejar-ngejar harta? Mengejar-ngejar materi? Yang merupakan salah satu bentuk nyata dari rezeki kita. Bahkan Allah sudah mengaturnya sejak kita belum terlahir ke dunia. Belum lagi peran serta malaikat Mikail yang bertugas memberikan rezeki dan menurunkan hujan.
Binatang sekecil semut pun sudah Allah tetapkan rezekinya. Apalagi kita, manusia, yang berkali-kali lipat lebih besar dari semut. Dan Allah pun tidak menggariskan semua orang akan sama rezekinya. Semuanya memiliki rezeki masing-masing, tidak terkecuali seorang pun. Allah sudah mencukupkan rezekinya. Baik dia adalah orang kaya maupun orang miskin sekalipun. Lantas mengapa kita masih merasa risau?
Seorang anak dilahirkan ke dunia pun bukanlah beban bagi orangtuanya. Ia merupakan rezeki bagi orangtuanya. Karena setiap anak sudah ditetapkan rezekinya masing-masing. Oleh karena itu, ada yang menyebutkan: banyak anak banyak rezeki. Memang tidak mustahil. Rezeki orangtuanya akan bertambah dikarenakan rezeki anaknya. Perkara rezeki memang sudah diatur sebaik mungkin oleh Allah.
Boleh jadi ia adalah seorang miskin yang tidak punya apa-apa. Tapi suatu saat nanti, ia akan menjadi kaya. Jika tidak kaya di dunia, maka ia akan kaya di akhirat. Atau bahkan ia sudah menjadi kaya: kaya hati. Karena kehidupannya yang sudah dirasa cukup dan tidak menginginkan apapun lagi. Disebabkan keinginannya yang sederhana. Sehingga kehidupannya lebih tentram, tenang dan damai.
Orang kaya yang terlihat seperti rezekinya begitu lancar mengalir. Tapi kita tidak pernah tahu, apakah ia merasa cukup atau tidak? Bagaimana jika hartanya yang banyak tak mampu membuatnya tenang? Ia selalu merasa takut kehilangan. Belum lagi dengan penyakit-penyakit yang identik dengan orang kaya: jantung, stroke, dll. Penyakit orang kaya, pengobatan pun pengobatan orang kaya.
Seperti kita lihat di sekeliling kita, justru kebanyakan Allah berikan kemudahan kepada orang yang kekurangan. Ia tak pernah didera penyakit berat, cukup penyakit ringan yang kadang tanpa obat pun masih bisa sembuh. Sedangkan orang kaya? Memang Allah berikan harta yang berlimpah, tapi hidupnya tak tenang. Harus selalu check up, terapi, cuci darah dan lain sebagainya. Belum lagi masalah keluarga yang juga tak ada habisnya, yang juga disebabkan oleh harta.
Allah Maha Melihat. Ketika seseorang di PHK, bukan lantas rezekinya berhenti. Tapi Allah memberinya rezeki dari tempat yang lain. Ketika ia berusaha ternyata usahanya sukses. Semakin digeluti, omsetnya semakin besar, melebihi ketika ia bekerja di perusahaannya terdahulu. Meskipun dalam berusaha tidak semudah membalikkan telapak tangan, selalu ada ujian. Rugi di awal, bangkrut. Tapi mau bangkit lagi. Hingga akhirnya harta kekayaannya bisa melebihi bos di perusahaannya dahulu.
Subhanallah. Maha Suci Allah. Semakin kita dekat dengan-Nya, justru semakin besarlah rezeki yang kita dapatkan. Itulah bukti kecintaan Allah pada hamba-Nya. Jika kita mendatangi-Nya dengan merangkak, Dia akan berjalan. Dan ketika kita mendatangi-Nya dengan berjalan, Dia akan berlari. Sesungguhnya Allah itu dekat, bahkan lebih dekat dari urat nadi kita sendiri. Allahu Akbar.
Ya. Yang namanya rezeki biarkanlah mengalir. Tidak usah ngoyo, mengeruknya, membendungnya. Karena Allah sudah menggariskannya untuk kita. Dan kita sebagai manusia, yang memang tak pernah merasa puas dan akan tetap merasa kurang jika rezeki itu tak disyukuri. Bagaikan meminum air laut ketika sedang haus, kita justru akan semakin merasa kehausan. Oleh karena itu, syukurilah. Berterimakasihlah pada-Nya. Mengabdilah, jadikan hidup ini jalan untuk mengabdi kepada-Nya, sebagai wujud rasa syukur kita pada-Nya. Kelak Allah akan makin mencintai kita, menyayangi kita.
Ketika hanya dunia yang dikejar, rezeki kita akan tersumbat. Karena kerannya belum dibukakan oleh-Nya. Sibuk mengurusi bisnis tanpa ada korelasinya. Bisnis pun semakin buntu. Tak ada pergerakan sama sekali. Lalu memutuskan untuk kembali pada-Nya. Memelas bantuan-Nya. Keran itu pun terbuka, rezekinya mengalir. Lebih lancar, sangat lancar. Seolah-olah bisnis yang tadinya hanya terdiri dari satu pintu, menjadi dua pintu, tiga pintu, bahkan banyak pintu.
Mengapa? Kuncinya, rezeki itu mengalir dan Allah-lah yang mengalirkannya. Ketika kita berterimakasih pada-Nya, sudah pasti Allah akan semakin memperlancar rezeki kita. Tanpa kita mengingatnya pun Allah sudah menetapkan rezeki kita, takdir kita. Apalagi jika kita mengingat-Nya, berterimakasih pada-Nya, rezeki akan semakin mengalir lancar. Tanpa perlu meminta, Allah langsung memberi apa yang kita butuhkan.

Sumber:

Rezeki itu mengalir dan Allah-lah yang mengalirkannya. Ketika kita berterimakasih pada-Nya, sudah pasti Allah akan semakin memperlancar rezeki kita. Tanpa kita mengingatnya pun Allah sudah menetapkan rezeki kita, takdir kita. Apalagi jika kita mengingat-Nya, berterimakasih pada-Nya, rezeki akan sema...

Waspada Dengan Fitnah HartaPada asalnya, harta tidaklah tercela. Allah bahkan menyebut harta sebagai โ€œkhairโ€ (kebaikan) ...
31/01/2018

Waspada Dengan Fitnah Harta

Pada asalnya, harta tidaklah tercela. Allah bahkan menyebut harta sebagai โ€œkhairโ€ (kebaikan) dalam Al-Quran.
ูƒูุชูุจูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุฅูุฐูŽุง ุญูŽุถูŽุฑูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูŽูƒูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ุฅูู†ู’ ุชูŽุฑูŽูƒูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ุงู„ู’ูˆูŽุตููŠูŽู‘ุฉู ู„ูู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽู‚ู’ุฑูŽุจููŠู†ูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ุญูŽู‚ู‹ู‘ุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุชูŽู‘ู‚ููŠู†ูŽ
โ€œDiwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak (khair), berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara makruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa.โ€ (QS Al-Baqarah [2]: 180)
Allah juga menyebutkan bahwa harta Allah jadikan sebagai โ€œqiyรขmโ€; atau sesuatu yang menopang kehidupan manusia. Allah berfirman,
ูˆูŽู„ูŽุง ุชูุคู’ุชููˆุง ุงู„ุณูู‘ููŽู‡ูŽุงุกูŽ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูŽูƒูู…ู ุงู„ูŽู‘ุชููŠ ุฌูŽุนูŽู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽูƒูู…ู’ ู‚ููŠูŽุงู…ู‹ุง
โ€œDan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum Sempurna akalnya (anak yatim yang belum baligh), harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan (qiyรขman). (QS. An-Nisa [4]: 5)
As-Syaikh Saโ€™di โ€“rahimahullah- berkata, โ€œAllah melarang para wali untuk menyerahkan uang kepada mereka yang belum sempurna akalnya, khawatir mereka akan merusak dan menghancurkannya. Karena Allah menjadikan harta sebagai pokok kehidupan bagi hamba-hambanya baik dalam kemaslahatan agama atau dunianya.โ€ (Tasรฎr al Karรฎm 1/164)
Kemaslahatan harta dalam urusan dunia sangat jelas. Adapun kemaslahatannya dalam urusan agama, maka ia juga sangat banyak. Banyak jenis ibadah yang tidak bisa dilakukan kecuali dengan harta. Keterbatasan dalam harta bisa menjadi keterbatasan dalam beribadah. Dalam kendali dan pengaturan orang sholeh, harta adalah karunia terbaik yang mampu melesatkannya menjadi manusia mulia dan terhormat, baik dalam pandangan Allah, ataupun dalam pandangan manusia.
Hubungan dengan Allah akan semakin kuat, karena dengan hartanya seseorang akan lebih leluasa dalam mencari ilmu dan lebih tenang saat beribadah. Begitupun hubungannya dengan sesama, ia akan dengan mudah mempererat hubungan persaudaraan dan pergaulan dengan hartanya seperti dengan banyak memberi hadiah, makanan dan lain sebagainya.
Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda,
ู†ูุนู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงู„ู ุงู„ุตูŽู‘ุงู„ูุญู ู„ูู„ู’ู…ูŽุฑู’ุกู ุงู„ุตูŽู‘ุงู„ูุญู
โ€œSebaik-baik harta adalah harta yang dimiliki oleh orang shaleh.โ€ (HR Bukhari dalam al Adab al Mufrad: 299, dishahihkan al Albani)
Dari sisi yang lain, Allah sering mengingatkan, bahwa harta adalah fitnah. Sebagaimana dengan sebab harta manusia bisa beribadah, dengan sebab harta p**a manusia bisa dengan mudah berbuat kemungkaran. Inilah diantara hikmah mengapa Allah membatasi rizki-Nya kepada sebagian manusia. Agar manusia tidak melakukan perbuatan melampaui batas. Allah berfirman,
ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุจูŽุณูŽุทูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุฑูู‘ุฒู’ู‚ูŽ ู„ูุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ู„ูŽุจูŽุบูŽูˆู’ุง ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ูŠูู†ูŽุฒูู‘ู„ู ุจูู‚ูŽุฏูŽุฑู ู…ูŽุง ูŠูŽุดูŽุงุกู ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุจูุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ุฎูŽุจููŠุฑูŒ ุจูŽุตููŠุฑูŒ
โ€œDan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.โ€ (QS Asy-Syura [42]: 27)
Dengan harta biasanya manusia menjadi orang yang s**a bermewah-mewahan. Dan, Allah mengabarkan kepada kita bahwa orang-orang yang hidup mewahlah yang selalu menjadi penentang para utusan Allah.
ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ู’ู†ูŽุง ูููŠ ู‚ูŽุฑู’ูŠูŽุฉู ู…ูู†ู’ ู†ูŽุฐููŠุฑู ุฅูู„ูŽู‘ุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูุชู’ุฑูŽูููˆู‡ูŽุง ุฅูู†ูŽู‘ุง ุจูู…ูŽุง ุฃูุฑู’ุณูู„ู’ุชูู…ู’ ุจูู‡ู ูƒูŽุงููุฑููˆู†ูŽ
โ€œDan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatanpun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: โ€œSesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya.โ€ (QS Sabaโ€™ [34]: 34)
Disebabkan harta, perhelatan manusia di dunia dalam mengumpulkan pundi-pundi kehidupan menjadi begitu ketat. Manusia saling berlomba, saling mengejar, dan tidak jarang saling menjatuhkan demi memperebutkan โ€œnasibโ€ dunianya. Hidup menjadi ajang persaingan yang pemenangnya ditentukan oleh banyaknya harta dan kekayaan. Nasib baik dan keuntungan didasarkan pada perolehan materi semata.
Kecenderungan inilah yang membuat manusia kerap lupa bahwa ada hak Allah yang harus ditunaikan dalam sikapnya terhadap harta. Padahal manusia tidak dibenarkan bersikap rakus, sombong dan berlebih-lebihan dengan harta. Harta merupakan karunia Allah yang seharusnya disyukuri dengan cara mengusahakan harta itu dari jalan yang halal dan membelanjakannya pada jalan yang juga diridhoi Allah.
Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ยซู…ูŽุง ุฐุฆุจุงู† ุฌูŽุงุฆูุนูŽุงู†ู ุฃูุฑุณูู„ุงูŽ ููŠ ุบูŽู†ูŽู…ู ุจุฃูุณูŽุฏูŽ ู„ู‡ุง ู…ูู†ู’ ุญูุฑุตู ุงู„ู…ุฑุก ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุงู„ ูˆุงู„ุดูŽู‘ุฑูŽู ู„ุฏูŠู†ู‡ู ยป
โ€œTidaklah dua serigala lapar yang menghampiri seekor kambing lebih berbahaya baginya dari ambisi seseorang kepada harta dan kedudukan bagi agamanyaโ€ (HR Tirmidzi no. 2376, ia berkata: hasan shahih, Ahmad: 3/656)
Sebuah ilustrasi yang sangat mengena dari Rasulullah untuk menggambarkan rusaknya agama seorang manusia disebabkan karena ambisi terhadap harta benda dan kedudukan di dunia. Kerusakan agama yang ditimbulkannya tidak lebih besar dari bahaya yang mengancam seekor kambing yang didatangi dua serigala lapar dan siap menerkamnya.
Ibnu Rajab menjelaskan, orang yang berambisi terhadap harta ada dua jenis:
Pertama, orang yang sangat mencintai harta, semangat dalam mencarinya dengan cara yang mubah, namun ia berlebihan dalam mendapatkan dan mengusahakannya. Orang ini tercela dari sisi bahwa semua usahanya itu bisa jadi sebuah bentuk mensia-siakan hidup, padahal ia seharusnya bersungguh-sungguh itu dalam mendapatkan kenikmatan akhirat yang abadi. Orang yang berambisi ini malah mensia-siakannya untuk mencari rizki yang sesungguhnya terjamin dan sesuatu yang Allah bagi-bagikan, yang tidak datang kecuali seukuran dengan takdir Allah, harta yang kelak tidak akan mendatangkan manfaat baginya, ia akan tinggalkan semua itu, dengan tetap hisabnya akan berlaku atasnya.โ€
Dikatakan kepada seorang ahli Hikmah, โ€œSi fulan telah mengumpulkan harta.โ€ lalu ia berkata, โ€œApakah ia juga mengumpulkan hari demi hari yang ia berinfak padanya?โ€ dijawab, โ€œtidakโ€
Seseorang berkata, โ€œjika engkau di dunia lemah dalam berbuat kebaikan, maka apa yang kelak akan engkau perbuat di hari kiamat?โ€
Ibnu Masโ€™ud berkata, โ€œKeyakinan itu adalah engkau tidak meridhai manusia dengan kemurkaan Allah, tidak memuji seseorang karena rizki Allah, tidak mencela seseorang atas sesuatu yang Allah tidak berikan kepadamu. Sesungguhnya rizki Allah tidak diraih dengan ambisi orang yang berambisi dan tidak akan tertolak karena bencinya orang yang benci. Allah dengan sifat adil dan ilmu-Nya menjadikan ruh (kehidupan yang hakiki) dan kebahagiaan terdapat pada sifat yakin dan ridha, menjadikan kesedihan dan gundah gulana pada sifar ragu dan kemurkaan.โ€
Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda kepada sahabatnya Hakim bin Hizam,
ยซ ูŠูŽุง ุญูŽูƒููŠู…ู ุŒ ุฅูู†ูŽู‘ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุงู„ูŽ ุฎูŽุถูุฑูŒ ุญูู„ู’ูˆูŒ ุŒ ููŽู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุฎูŽุฐูŽู‡ู ุจูุณูŽุฎูŽุงูˆูŽุฉู ู†ูŽูู’ุณู ุจููˆุฑููƒูŽ ู„ูŽู‡ู ูููŠู‡ู ุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุฎูŽุฐูŽู‡ู ุจูุฅูุดู’ุฑูŽุงูู ู†ูŽูู’ุณู ู„ูŽู…ู’ ูŠูุจูŽุงุฑูŽูƒู’ ู„ูŽู‡ู ูููŠู‡ู ุŒ ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ูƒูŽุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ู ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุดู’ุจูŽุนู ุŒ ูˆูŽุงู„ู’ูŠูŽุฏู ุงู„ู’ุนูู„ู’ูŠูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ูŠูŽุฏู ุงู„ุณูู‘ูู’ู„ูŽู‰ ยป
โ€œWahai Hakim, sesungguhnya harta ini indah dan manis. Barangsiapa mengambilnya dengan keluasan jiwanya, ia akan diberkahi pada hartanya. Dan barangsiapa yang mengambilnya dengan tanpa berlebihan, maka perumpamaannya adalah seperti orang yang makan dan tidak pernah kenyang.โ€ (HR Bukhari no: 1472, 2750, 3143, Muslim no: 1035)
Kedua, orang yang kondisinya lebih buruk dari jenis pertama. Ia adalah orang yang berambisi terhadap harta, hingga mengusahakannya dengan cara-cara yang diharamkan Allah dan menghalanginya untuk menunaikan kewajiban hartanya. Perutnya penuh dengan harta haram. Merasa harta yang dimilikinya adalah hasil dari seluruh usahanya, ia menjadi manusia yang sangat takut kehilangan hartanya. Ia jadi sangat kikir, malas bersedekah dan individualis. Ia terjerumus pada sikap kikir yang tercela. Padahal Allah berfirman,
ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠููˆู‚ูŽ ุดูุญูŽู‘ ู†ูŽูู’ุณูู‡ู ููŽุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ููู’ู„ูุญููˆู†ูŽ
โ€œDan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka Itulah orang orang yang beruntung.โ€ (QS Al-Hasyr [59]: 9)
Dari Jabir bin Abdillah, bahwa Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ูˆูŽุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ุดูู‘ุญูŽู‘ ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ุดูู‘ุญูŽู‘ ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽูƒูŽ ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู‚ูŽุจู’ู„ูŽูƒูู…ู’ ุญูŽู…ูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ุณูŽููŽูƒููˆุง ุฏูู…ูŽุงุกูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงุณู’ุชูŽุญูŽู„ูู‘ูˆุง ู…ูŽุญูŽุงุฑูู…ูŽู‡ูู…ู’
โ€œPeliharalah dirimu dari sifat kikir, karena sifat kikir telah membinasakan orang-orang sebelum kamu. Sifat itu telah menyuruh mereka memutuskan persaudaraan, maka mereka pun memutuskan persaudaraan. Sifat itu telah menyebabkan mereka saling membunuh dan menghalalkan perkara-perkara yang diharamkan (HR Muslim no: 6741) (Lihat Majmรป Rasรข`il Ibnu Rajab, Syarh Hadรฎts Mรข Dzi`bรขni Jรข`Iโ€™รขni, Hal. 65 โ€“ 69)
Mudah-mudah Allah senantiasa menjaga kita semua dari fitnah harta yang merugikan. Amin.***Wallรขhu aโ€™lam bish-shawรขb

Sumber: https://muslim.or.id/9136-waspada-dengan-fitnah-harta.html

Address

Jalan Jambu 6/E-133 Pondok Candra Indah Waru
Sidoarjo
61256

Telephone

082186878866

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dafara Property Syariah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Dafara Property Syariah:

Share

Category