01/02/2026
Monjali adalah singkatan dari Monumen Yogya Kembali. Tempat ini merupakan salah satu museum sejarah paling ikonik di Yogyakarta yang dibangun untuk memperingati peristiwa ditariknya pasukan Belanda dari ibu kota Yogyakarta pada 29 Juni 1949.
Berikut adalah beberapa hal menarik dan fakta utama tentang Monjali:
1. Arsitektur yang Unik
Monumen ini sangat mudah dikenali karena berbentuk kerucut (gunungan) setinggi 31,8 meter. Bentuk ini melambangkan kemegahan tradisi Jawa sekaligus simbol kesuburan dan pelestarian budaya.
2. Makna Filosofis Letak Geografis
Secara simbolis, Monjali terletak di poros imajiner Yogyakarta. Jika ditarik garis lurus, monumen ini berada di antara Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta, dan Laut Selatan.
3. Apa yang Ada di Dalamnya?
Museum ini terdiri dari tiga lantai dengan fungsi yang berbeda-beda:
Lantai 1: Berisi ruang perpustakaan, ruang serbaguna, dan museum yang menyimpan benda-benda bersejarah, foto, serta dokumen perjuangan.
Lantai 2: Dindingnya dikelilingi oleh 40 relief yang menceritakan kronologi perjuangan bangsa Indonesia dari tahun 1945 hingga 1949. Di lantai ini juga terdapat 10 diorama peristiwa penting.
Lantai 3 (Ruang Garbha): Ruang tenang di puncak kerucut yang digunakan untuk mendoakan para pahlawan. Di sini terdapat bendera Merah Putih dan relief daftar nama pahlawan.
4. Daya Tarik Wisata Malam (Taman Pelangi)
Di area halaman luar Monjali, kini terdapat Taman Pelangi. Pada malam hari, tempat ini bertransformasi menjadi taman lampion yang cantik, menjadikannya destinasi populer bagi wisatawan keluarga dan anak muda untuk berfoto.
Lokasi: Jl. Ring Road Utara, Jongke, Sendangadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, DIY.