17/10/2025
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau masyarakat agar tidak menunda membeli rumah di tengah kondisi ekonomi yang masih lesu. Dalam pernyataannya yang dikutip dari Suara.com (15/10), Purbaya menyebut bahwa saat ini justru merupakan kesempatan emas bagi masyarakat Indonesia untuk mewujudkan impian memiliki hunian sendiri.
Menurut Purbaya, ekonomi nasional menunjukkan tanda pemulihan dengan meningkatnya daya beli masyarakat dan membaiknya likuiditas perbankan. Ia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Kuartal IV 2025 mencapai 5,67 persen, melampaui prediksi Bank Dunia yang hanya 4,8 persen. Kenaikan konsumsi rumah tangga hingga 75,1 persen pada September 2025 menjadi salah satu indikator optimisme pasar.
Pemerintah, lanjutnya, telah menempatkan Rp200 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke sistem perbankan sejak pertengahan September. Dana besar ini ditujukan untuk menjaga likuiditas, menekan suku bunga, dan mempercepat penyaluran kredit produktif, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Hasilnya, kondisi pasar properti kini dinilai lebih kondusif dan terjangkau bagi masyarakat.
βEkonomi sudah mulai balik. Banyak orang sekarang punya uang lebih dibandingkan sebelumnya, jadi permintaan perumahan akan tumbuh juga,β ujar Purbaya. Ia menegaskan bahwa dengan likuiditas longgar dan bunga kompetitif, inilah momentum terbaik untuk membeli rumah sebelum harga melonjak.