29/09/2020
MENGAPA VP DITRANSAKSIKAN DI
EC (Exchange Counter)?"
Ada member yang bertanya, mengapa VP harus
ditransaksikan di EC (Exchange Counter) ?...
Bukankah perusahaan bisa langsung memberikan pembayaran atas jasa para mitranya yang telah melaksanakan tugas menonton video iklan.?...
Lalu kenapa juga VP harus ditawarkan dulu kepada sesama mitra (member vtube) selama 7 hari, dan jika tidak ada
pembeli barulah perusahaan yg membayar ?...
Berarti perusahaan tidak punya cukup liquiditas (uang) untuk mendampingi VP yang diterbitkan agar balance sehingga butuh support biaya dari paramember dalam membeli VP.
Lalu, jika member ingin membeli VP, kenapa harus mermbeli di EC, itupun VP milik sesama member
yg di jual ?...
Kenapa tidak perusahaan aja langsung yg menjual VP kepada member ?...
Adeuuuuhhh gaes...gaes...gaes.....
Cobah deh, Saya jelaskan sedikit ya dengan bahasa yg sederhana.
Mudah²an bisa dipahami.
VP adalah digital asset / digital currency dengan tujuan sebagai alat tukar kedepannya.
Kenapa VP di perjual belikan?...
Agar VP ter sebut bernilai antar orang per orang, jika sudah terjadi kesepakatan seperti ini maka VP bisa digunakan untuk keperluan transaksi, perniagangan ataupun investasi.
Akan berbeda halnya jika perusahaan yg beli.
Maka jangan harap VP yg kita punya bernilai dan jadi alat tukar.
Contohnya Bitcoin...awal mereka muncul itu harganya ribuan rupiah dibawah 10 ribu. Tapi sekarang 1
Bitcoin - Rp. 160 juta an lebih/hari ini.
Nah...inilah tujuannya kenapa VP di lempar ke market.
Melalui EC.
Intinya semakin banyak orang yg bertransaksi menggunakan VP maka semakin mahal p**a nilai Vp tersebut.
Beruntunglah yg sudah take posisi dari sekarang.
Lalu Soal balance....
Yaitu rasio antara VP yang diterbitkan dengan cadangan likuiditas untuk membeli VP yang diterbikan oleh perusahaan.
Jangan khawatir, urusan itu sudah menjadi bagian dari sistem keuangan perusahaan.
Cadangan kas yang disiapkan sudah pasti lebih besar nilainya daripada VP yang diproduksi.
Tidak logis,dimanapun di dunia ini jika suatu institusi,baik perusahaan maupun lembaga yang bisa memproduksi currency (dalam hal ini VP) yang lebih besar daripada deviden (cadangan likuidhtas).
Nilai VP yg digelontorkan untuk
membayar para vtuber hanya sebagian kecil saja dari
keuntungan perusahaan yg didapat dari para Investor dan pemasang iklan yg nilainya jauh lebih besar.
Vp dijual di EC juga bukan tanpa maksud...
Melainkan, juga mermberi kesempatan kepada mitra (Vtutber) yang ingin menaikan peringkatnya, atau ingin memasang klan untuk usaha atau bisnis mereka sendiri.
Lalu kenapa mesti membeli Vp milik member lain?...
Kenapa tidak bel langsung saja kepada perusahaan ?...
Gaes begini...mestinya kita sudah
bisa paham sendiri.
Setidaknya ada 2 hal utama yg kita bisa baca.
Situasi dan kemungkinannya kenapa harus seperti itu...
Pertama...
Agar VP yang beredar di seluruh mitra dapat terkendali.
Bila perusahaan terus menerus menerbitkan VP tapi tidak mengendalikan perputaran VP yg sudah beredar, maka infasi dan defaluasi VP akan terjadi, nilai VP akan turun.
Drop jatuh kebawah akibat terlalu banyaknya VP yg beredar. Maka Vp
harus terus berputar demi merjaga stabilitas nilai tukarnya terhadap dollar. Itulah kenapa transaksi VP diutamakan antara member to member terlebih dahulu.
Kedua...
Jika mitra ingin membeli VP dan perusahaan langsung yg menjual kepada mitra, maka ini sama artinya Vtube bunuh diri...
Kenapa ?...
Karena itu berarti perusahaan menerima dan mengumpulkan uang dari mitra/masyarakat.
Sama saja berarti Vtube adalah
perusahaan jasa investasi keuangan.
Padahal bukan itu maksud dan tujuan Vtube didirikan.
Sampai disini dulu penjelasannya, kita lanjut kembali di kesempatan berikutnya.
(jarinya pegel gaeeess....)
Salam sukses berjama'ah.
Salam vtuber...
Kerja keras, kerja cerdas, dan tetap ikhlas...
GO DIAMOND