29/12/2019
#...TIDAK BISA MAKAN ? #
Saat dikelas pembekalan utk teman2 yg akan pensiun dini, ada peserta yang bertanya :
Peserta :"Bagaimana kalau kita sudah berusaha berdagang, terus dagangan kita tidak laku ?
Saya : "Memangnya kenapa kalau dagangannya tidak laku ?"
Peserta : "Kan kita akan rugi"
Saya : "Memangnya kenapa kalau rugi ?"
Peserta : "Kalau rugi terus kan kita nanti gak bisa makan."
Saya :" ooo gitu...apakah ibu yakin kalau usaha rugi..ibu dan keluarga jadi tidak bisa makan ?
Saya : " Memang nya selama ini yang kasih makan ibu siapa ?"
Peserta: ...mulai bingung untuk menjawab..dan sayapun mengulangi lagi pertanyaan saya...barulah dia menjawab dgn lirih "...yang kasih makan ALLAH..."
Saya : "Kalau kita tahu bahwa yg kasih makan kita ALLAH, lalu kenapa kita harus takut dengan kerugian !!!
Jadi yang kasih makan kita bukanlah DAGANGAN kita, bukan p**a USAHA kita, bukan KANTOR /PERUSAHAAN TEMPAT KITA BEKERJA, apalagi BOS/ATASAN KITA.
"YANG KASIH MAKAN KITA ALLAH"
Tugas kita hanya memastikan bahwa kita punya "Jalan rejeki" ...kalau dulu jalan rejeki kita dari kerja kita sebagai karyawan, setelah berhenti bekerja kita membuat jalan rejeki sebagai pedagang...tugas kita hanya berusaha agar warung kita itu tetap berjalan...sedangkan untuk hasilnya didalamnya selalu ada peran ALLAH untuk menentukannya.
Berusaha utk tidak rugi itu baik dan itu bagian dari ikhtiar kita yg disukai ALLAH, Tapi kalau kita takut usaha rugi krn takut kita nanti tdk bisa makan...hati2 ...krn ALLAH bisa saja tersinggung dgn kita karena kita sudah meragukan jaminan NYA
Jadi jangan sampai gara2 kita takut rugi, menyebabkan kita tdk berani utk memulai usaha.
Eksekusi saja rencana usaha anda,
Setelah itu bergeraklah (jangan diam).
Dan yg terpenting dari semua yg diatas adalah TEMPEL TERUS ALLAH.
Semoga bermanfaat.
EL Candra
XBank