Sahabat Enzo

Sahabat Enzo Berisikan segala informasi aktifitas saya sendiri sebagai seorang bussines owner dan consultant property.

Permanently closed.

siapa tau apa yang saya bagikan bisa bermanfaat untuk rekan-rekan yang lain. itulah arti dari Sahabat adanya untuk saling nasehat-menasehati.

*RAMADHAN SUDAH DI DEPAN MATA.*Bukan sekadar datangnya bulan suci.Ini adalah momentum naik kelas.Naik kelas iman.Naik ke...
18/02/2026

*RAMADHAN SUDAH DI DEPAN MATA.*

Bukan sekadar datangnya bulan suci.
Ini adalah momentum naik kelas.
Naik kelas iman.
Naik kelas sabar.
Naik kelas disiplin.
Dan bagi kita para pejuang usaha… naik kelas keberkahan.

Ramadhan mengajarkan kita satu hal yang sering lupa dalam bisnis dan hidup:
*yang ditahan justru yang menguatkan.*

Menahan lapar melatih empati.
Menahan emosi melatih kedewasaan.
Menahan nafsu melatih integritas.
Dan ketika integritas naik, keberkahan mengikuti.

Saya menyambut Ramadhan tahun ini dengan perasaan bahagia.
Bukan karena target dunia semata.
Tapi karena ada kesempatan memperbaiki diri.
Kesempatan membersihkan hati.
Kesempatan memperbaiki niat.
Kesempatan meluruskan kembali arah perjuangan.

Semoga Ramadhan ini membawa:
✨ Hati yang lebih tenang
✨ Usaha yang lebih berkah
✨ Rezeki yang lebih luas dan halal
✨ Keluarga yang lebih harmonis
✨ Dan jiwa yang lebih mulia

Mari kita jadikan Ramadhan bukan hanya ritual tahunan,
tetapi titik balik pertumbuhan.
Karena orang yang benar-benar menang bukan yang sekadar untung,
tetapi yang pulang dengan derajat yang lebih tinggi.

_Marhaban yaa Ramadhan._
Semoga kita dipertemukan dengan malam-malam terbaik dan keberkahan tanpa batas.
Dengan penuh syukur dan harapan,

*Mas Arfin - Mentor UMKM*

Di era yang serba digital seperti sekarang, strategi digital marketing bukan lagi pilihan untuk UMKM  tapi kebutuhan.Kar...
11/02/2026

Di era yang serba digital seperti sekarang, strategi digital marketing bukan lagi pilihan untuk UMKM tapi kebutuhan.
Karena di sinilah konsumen mencari, membandingkan, dan akhirnya memutuskan untuk membeli.

*START ATAU RESTART BISNIS DENGAN CARA YANG BENAR*Bisnis bukan soal feeling.Bisnis adalah roadmap — jelas arahnya, teruk...
20/01/2026

*START ATAU RESTART BISNIS DENGAN CARA YANG BENAR*

Bisnis bukan soal feeling.
Bisnis adalah roadmap — jelas arahnya, terukur langkahnya, dan bisa dieksekusi.

Melalui *Business Roadmap Model (BRM)*, Anda akan belajar menata bisnis secara sistematis.
Cocok untuk: – Pemula yang ingin mulai dengan benar
– Pelaku usaha yang ingin naik level dan berhenti trial-error

*APA YANG AKAN ANDA DAPAT*
✔ Full materi BRM (09.00 – 17.00 WIB)
✔ Penyusunan rencana bisnis yang aplikatif & realistis
✔ Struktur tujuan, strategi, prioritas, dan eksekusi
✔ Bukan teori kosong — langsung bisa dipakai di bisnis Anda

*FASILITAS SEMINAR*
– Ruang forum eksklusif
– Makan siang, snack & coffee break
– Canvas BRM sebagai alat kerja
– Suasana diskusi fokus, serius, dan terarah

*EXTRA VALUE*
– Mentoring lanjutan pasca seminar
– Akses komunitas Cakbis
– Networking dengan pelaku usaha yang sama-sama serius bertumbuh

*INVESTASI*
On The Spot: Rp300.000
Regular: Rp250.000
Early Bird: Rp175.000
Member Cakbis: Rp160.000

*PESERTA TERBATAS — HANYA 25 ORANG*
Program ini untuk Anda yang siap membangun bisnis dengan arah, bukan sekadar jalan.

Jika Anda ingin ikut, silakan balas *“SIAP BRM”*
atau hubungi: *0878-5112-8561 (Ali)*

Halo rekan UMKM 🙌Saya Mas Arfin – Mentor UMKM.Lagi buka penjaringan UMKM & calon UMKM F&B yang main di produk berbasis c...
08/01/2026

Halo rekan UMKM 🙌
Saya Mas Arfin – Mentor UMKM.

Lagi buka penjaringan UMKM & calon UMKM F&B yang main di produk berbasis coklat & tepung
(cake, roti, brownies, cookies, jajanan pasar, dessert, dll).

📍 Fokus wilayah: Surabaya – Sidoarjo – Mojokerto

Kenapa ini menarik?
Karena akan ada:
* Sponsor industri (support bahan baku untuk praktek & pelatihan)
* Pelatihan langsung, bukan teori doang
* Pendampingan berkelanjutan (bukan event sekali foto terus bubar)
* Akses ke jaringan industri & ekosistem UMKM naik level

Kalau usahanya masih kecil → aman
Kalau baru niat mulai → justru cocok
Kalau sudah jalan tapi stagnan → ini momentum scaling

Kalau tertarik, langsung chat saya:
0813.5889.4404
*Mas Arfin – Mentor UMKM*

Tinggal isi form dibawah ini
https://forms.gle/3bjsmXdN9hqUiXcH6

Dan konfirmasi bilang: “Mas Arfin, saya mau ikut program F&B.”

SAH... Tapi bukan menikah lagi...Tapi Sertifikasi Kompetensi Pendamping Usaha... Bersama Asesor yang ternyata kampung ha...
08/11/2025

SAH... Tapi bukan menikah lagi...

Tapi Sertifikasi Kompetensi Pendamping Usaha... Bersama Asesor yang ternyata kampung halamannya di Surabaya.

Bonus slide terakhir diajak makan malam sama jajaran pengurus dan pembina semoga bisa kolaborasi lebih baik...

Banyak yang mengira broadcast WA itu sekadar “kirim katalog dan harga”.Padahal di masa jualan sedang pelan, yang paling ...
06/11/2025

Banyak yang mengira broadcast WA itu sekadar “kirim katalog dan harga”.

Padahal di masa jualan sedang pelan, yang paling kuat bukan promo — tapi relevansi.

Orang tidak langsung beli karena harga,
tapi karena merasa “ini pas buat kondisi saya.”

Karena itu, ubahlah pola komunikasi dari “informasi produk” menjadi pesan yang menyentuh keseharian pembaca.

Lebih sedikit bicara fitur, lebih banyak bicara konteks.

3L + 1A ini sederhana — tapi efeknya dalam.
Coba kirim 1 broadcast hari ini…
dan rasakan bedanya responnya ✨

*Komunitas Sobat UMKM Pro Naik Kelas*
📱 Gabung WA Grup Sobat UMKM Pro
https://chat.whatsapp.com/F4WsOqF1pwQ4I8qoaLYyiE?mode=wwt
➡️ WA: 0813-5889-4404
➡️ IG: .umkmpro
https://www.instagram.com/sobat.umkmpro?igsh=ZnFuNTQ4eTUwYWgz
➡️ Join Channel WA sobat.umkmpro
https://whatsapp.com/channel/0029VbBRvrm9WtC7ZIdc7h0V

Kadang penjualan turun bukan karena produknya jelek…tapi karena cara menawarkannya belum tepat.Di masa lesu, market buka...
02/11/2025

Kadang penjualan turun bukan karena produknya jelek…
tapi karena cara menawarkannya belum tepat.

Di masa lesu, market bukan cari yang “murah” —
mereka cari yang relevan dan “masuk akal”.

Karena itu jangan buru–buru tembak harga,
jangan hanya bicara fitur,
dan jangan menawarkan ke semua orang sekaligus.

Fokuslah pada nilai, konteks, dan siapa yang paling tepat menerima manfaatnya ✨

*Presentasi Produk di Masa Lesu: Fokus pada Solusi, Bukan Diskon!*_Edukasi untuk Pelaku UMKM yang Ingin Tetap Laku di Te...
31/10/2025

*Presentasi Produk di Masa Lesu: Fokus pada Solusi, Bukan Diskon!*
_Edukasi untuk Pelaku UMKM yang Ingin Tetap Laku di Tengah Daya Beli Menurun_

Tahun 2026 menjadi tahun yang menantang bagi banyak pelaku UMKM.
Pasar tidak lagi seramai dua tahun lalu, pembeli semakin hati-hati, dan promosi “harga miring” sudah tidak terlalu menarik perhatian.

Banyak pelaku usaha merasa kebingungan:

> “Kok dulu pakai promo diskon langsung ramai, sekarang sudah tidak mempan?”

Jawabannya sederhana: *pasar berubah, tapi cara jualannya belum.*

Konsumen sekarang tidak lagi impulsif. Mereka *tidak asal beli yang murah,* tapi mencari produk yang *benar-benar memberi solusi dan manfaat nyata.*
Mereka berpikir lebih panjang sebelum bertransaksi — bukan karena tidak punya uang, tapi karena ingin memastikan setiap pengeluaran punya arti.

Dan di sinilah pelaku UMKM perlu mengubah arah:
Dari *menjual harga,* menjadi *menawarkan nilai.*

---

*1. Mengapa Diskon Tidak Lagi Efektif di Tahun Lesu*

Dulu, strategi diskon bisa langsung menarik perhatian.
Tapi sekarang, hampir semua brand melakukan hal yang sama — mulai dari marketplace besar, brand internasional, sampai penjual kecil.
Akibatnya?
Diskon bukan lagi keunggulan, tapi *perang harga yang melelahkan.*

Dalam situasi daya beli menurun, konsumen tidak mencari produk paling murah, tapi *produk yang paling masuk akal.*

Mereka bertanya:
* “Apakah produk ini bisa menyelesaikan masalah saya?”
* “Apakah ini benar-benar worth it?”
* “Apakah saya bisa mempercayai penjualnya?”

Jadi kalau cara jualan kita masih seputar “promo 50%” tanpa menjelaskan manfaat atau nilai, pembeli hanya akan lewat — bahkan kalau harganya murah.

💬 Insight:
_Harga menarik perhatian, tapi nilai menumbuhkan keputusan._

---

Lanjutan di saluran wa sobat.umkmpro .umkmpro

*Magang Bisnis, Cara Cerdas Belajar Lapangan Sebelum Terjun Total*_Belajar Cepat, Aman dari Kesalahan, dan Siap Hadapi D...
28/10/2025

*Magang Bisnis, Cara Cerdas Belajar Lapangan Sebelum Terjun Total*
_Belajar Cepat, Aman dari Kesalahan, dan Siap Hadapi Dunia Nyata UMKM_

Pernah dengar kalimat ini?

> “Sekolah bisnis terbaik adalah pengalaman langsung di lapangan.”

Tapi masalahnya, belajar langsung lewat “pengalaman” kadang biayanya mahal — bukan cuma uang, tapi juga waktu dan tenaga.
Banyak calon pengusaha yang semangat di awal, tapi tumbang di bulan ke-6 karena kurang persiapan menghadapi dunia nyata bisnis.

Padahal, ada cara yang jauh lebih *cerdas dan hemat resiko* sebelum benar-benar terjun total:
✨ *Magang bisnis.*

---

*1. Magang Bisnis: Belajar dari Dunia Nyata, Bukan dari Teori*
Beda antara tahu cara jualan dengan tahu cara bertahan jualan.
Beda antara tahu harga pasar dengan tahu kenapa pasar memilih produk tertentu.

Dan semua itu hanya bisa dipahami lewat satu cara: *terjun langsung, tapi dengan bimbingan.*

Magang bisnis bukan sekadar “bekerja di tempat orang.”
Ini adalah proses belajar sistematis — menyerap cara berpikir, pola kerja, dan strategi yang digunakan pemilik bisnis nyata.

Kita belajar bukan hanya dari keberhasilan mereka, tapi juga dari kesalahan yang pernah mereka alami.
Itulah nilai magang bisnis: *belajar cepat tanpa harus jatuh terlalu dalam.*

---

*2. Kenapa Magang Bisnis Penting Sebelum Terjun Sendiri*
Bayangkan dua orang yang sama-sama ingin buka usaha kuliner:
* Yang pertama langsung buka warung, belajar dari nol.
* Yang kedua magang dulu tiga bulan di bisnis kuliner yang sudah jalan.

Hasilnya?
Yang pertama akan belajar lewat trial & error, banyak kehilangan waktu dan uang.
Yang kedua akan belajar lewat pengamatan dan pengalaman nyata — tahu kapan ramai, bagaimana melayani pelanggan, bagaimana mengatur stok, dan bagaimana menghadapi komplain.

Magang bisnis bukan tentang menjadi karyawan, tapi tentang *belajar menjadi pemilik usaha yang siap mental dan sistem.*

---

- lanjut di saluran WhatsApp -
➡️ Join Channel WA sobat.umkmpro
https://whatsapp.com/channel/0029VbBRvrm9WtC7ZIdc7h0V

Saya siap mengikuti Sertifikasi pendamping UMKM bersama Asppendo 🚀 Saatnya tunjukkan semangatmu mendampingi UMKM naik ke...
28/10/2025

Saya siap mengikuti Sertifikasi pendamping UMKM bersama Asppendo 🚀 Saatnya tunjukkan semangatmu mendampingi UMKM naik kelas!Bangga jadi bagian dari Sertifikasi Pendamping UMKM 2025 — langkah nyata membangun ekonomi kreatif dan wirausaha tangguh!🌟 Pendamping Handal, Wirausaha Unggul! 🌟Ayo pakai Twibbon ini dan sebarkan semangat kolaborasi untuk UMKM Indonesia yang semakin maju! 🇮🇩

*Brand Owner vs Reseller: Mana yang Lebih Tahan Krisis?*_Analisis Komparatif untuk Pelaku UMKM yang Ingin Naik Kelas di ...
26/10/2025

*Brand Owner vs Reseller: Mana yang Lebih Tahan Krisis?*
_Analisis Komparatif untuk Pelaku UMKM yang Ingin Naik Kelas di 2026_

Di tengah situasi ekonomi 2026 yang penuh tantangan, banyak pelaku usaha mulai meninjau ulang arah bisnisnya.
Daya beli melemah, persaingan makin ketat, dan pasar makin cerdas dalam memilih produk.

Di tengah kondisi seperti ini, muncul satu pertanyaan klasik di kalangan UMKM:

> “Lebih aman jadi reseller produk orang lain, atau membangun brand sendiri?”

Kedua model ini sama-sama punya peluang dan risiko. Tapi jika kita bicara ketahanan menghadapi krisis, jawabannya tidak sesederhana “mana yang lebih untung,” melainkan mana yang lebih berdaulat.

Mari kita bedah bersama — dengan kacamata realistis tapi tetap penuh semangat khas Sobat UMKM Pro.

---

*1. Reseller: Jalan Cepat Masuk Dunia Bisnis*

Banyak pengusaha memulai kariernya sebagai reseller. Dan itu tidak salah.
Reseller adalah gerbang awal yang baik untuk belajar dasar bisnis: promosi, pelayanan pelanggan, dan manajemen transaksi.

✅ *Kelebihan Menjadi Reseller*
* Modal relatif kecil. Tidak perlu biaya produksi, riset, atau stok besar.
* Cepat mulai. Produk sudah siap, tinggal jual.
* Risiko rendah. Kalau pasar tidak respon, kerugian bisa diminimalkan.
* Cocok untuk tahap belajar. Reseller bisa memahami pola pasar tanpa tekanan besar.

Banyak orang berhasil menumbuhkan omzet cukup besar dari sistem reseller, terutama di masa tren digital seperti sekarang.
Namun, masalah muncul ketika pasar mulai berubah.

⚠️ *Kelemahan Reseller*
* Ketergantungan penuh pada pemilik brand. Jika stok, harga, atau sistem berubah, reseller tidak punya kendali.
* Persaingan harga yang tinggi. Produk sama dijual oleh banyak orang, margin makin tipis.
* Sulit membangun identitas. Konsumen loyal pada produk, bukan pada penjualnya.
* Sulit bertahan di krisis. Jika produsen berhenti produksi atau mengubah kebijakan, bisnis reseller bisa mati mendadak.

Dalam kondisi ekonomi lesu, reseller paling cepat terdampak.
Karena ketika konsumen menurunkan belanja, mereka mencari produk yang benar-benar punya nilai lebih — bukan sekadar yang dijual banyak orang.

- lanjut di kolom komentar

Address

Gang Gunung Sari I No. 86, Kel, Sawunggaling, Kec. Wonokromo, Kota SBY
Surabaya
60242

Telephone

+6281358894404

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sahabat Enzo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Sahabat Enzo:

Share

Category