05/12/2023
PCMD 30a
Di kamar Riski memang luas, terdapat dua ruangan yang di buat oleh Riski sendiri. Satu ruang untuk tidur dan satunya lagi untuk bersantai jika ada teman-temannya datang, ruangan itu hanya tersekat lemari papan besar hanya gorden sebagai penutup.
"Mana Lisha? Kenapa tidak di ajak ke sini" Riski bertanya
"Di kamar Ifah" jawab Kris sambil merebahkan tubuhnya
"Panggil kesini, masa kau jadi anti nyamuk" ledek Riski lagi
Kris hanya menatap sepupunya itu yang sedang memeluk kekasihnya, ia bisa melihatnya sebab gorden belum di tutup. Kris mengambil ponselnya mengotak atik benda tersebut, ia mengirim pesan pada Lisha.
[Dek ke kamar sebelah, ajak Ifah jika kau takut]
Ting
[Baiklah]
Tak lama Lisha datang bersama Ifah, saat Ifah masuk ia mendelik melihat tingkah sang kakak dan juga kekasihnya itu.
"Kenapa kak?" Tanya Lisha yang masih berdiri di dekat kasur busa tersebut
"Tidak ada, hanya saja kakak ingin adek disini sebentar saja" jawab Kris, ia menarik Lisha agar duduk di dekatnya.
Ifah naik ke kasur dan duduk di pinggiran mentok dinding sambil bermain Handpone, Lisha ikut duduk di sebelah ifah mengambil posisi tengah jadi di kiri kanannya adalah ifah dan Kris.
Hujan turun sangat kencang, terlihat di ruangan yang di tempati Riski sudah dalam keadaan gelap walau masih terlihat samar sebab di tempat mereka bertiga masih terang.
"Anak-anak tidur, jangan begadang!" Perintah Budek dari luar sebab pintu di kunci
"Iya ma" jawab Ifah sambil menutup mulutnya karena menguap
"Udah ngantuk Fah?" Tanya Lisha
"Iya nih, saya ke kamar yah kalau kau mau ke kamar nanti masuk ajah pintunya tidak saya kunci" ucap Ifah dengan berjalan gontai membuka pintu dan menutupnya kembali
Klik, Listrik padam sebab hujan turun sangat kencang terdapat angin juga.
"Arghh" pekik Lisha saat gemuru guntur berbunyi sangat nyaring, Reflek ia memeluk Kris yang berada di sampingnya membuat ponsel milik kekasihnya itu terjatuh dari genggaman.
"M-maaf kak, aku kaget" ucapnya Lirih
"Iyah tidak apa-apa"
Kris perlahan melepaskan pelukan Lisha, ia kemudian bangkit dari duduknya dan memeriksa apakah Riski sudah tidur atau belum namun yang dapatkan hanya kegelapan juga sesekali terdengar suara Dwy yang merint*h dan mendes@h, Kris hanya menggelengkan kepala sudah paham apa yang di perbuat oleh sepupunya itu, sebab Kris bukan lelaki baik-baik tapi ia tidak pernah berlaku kasar dengan para gadis yang pernah mengisi hatinya.
"Kak.." panggilan Lirih dari Lisha