06/02/2026
PT MRT Jakarta (Perseroda) Jajaki Studi Potensi Kontribusi MRT Lin Timur Barat Fase 2 (Kembangan-Balaraja)
PT MRT Jakarta (Perseroda) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Lin Timur Barat Fase 2 (Kembangan-Balaraja) dengan tujuh pengembang, yaitu PT Serpong Cipta Kreasi (Summarecon Serpong), PT Alam Sutra Realty Tbk (Alam Sutera), PT Lippo Karawaci Tbk (LippoLand), PT Paramount Enterprise International (Paramount Land), PT Serpong Cipta Cahaya (Summarecon Tangerang), PT Sinar Puspapersada (Intiland Development Tbk), dan PT Metropolitan Karyadeka Development (Metland Cyber Puri). Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan langsung oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Banten Andra Soni, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiya
Nota kesepahaman yang ditandatangani mencakup pengembangan MRT Lintas Timur-Barat rute Kembangan-Balaraja antara PT MRT Jakarta dan para pengembang di sekitar trase yang akan dikembangkan.
"Hari ini, kita mencatat sejarah penting melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Banten dalam pengembangan MRT. Sesuatu yang dimulai dari rasa saling percaya, saling menghargai, dan persahabatan. Saya yakin, kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi Jakarta dan Banten. Semoga proyek ini mampu memperkuat ekosistem ekonomi kawasan serta menegaskan peran Jakarta sebagai kota global, "ungkap Gubernur Pramono.
"Banten membutuhkan Jakarta, dan Jakarta membutuhkan Banten. Tidak ada cara lain selain bekerja sama. Kami berharap MRT ke depan dapat dinikmati masyarakat Banten, sehingga manfaat pembangunan transportasi massal dapat dirasakan secara merata, "ungkap Gubernur Andra Soni.
"MRT Jakarta sangat memahami bahwa bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengembang swasta yang memiliki visi sama dalam memberikan layanan terbaik dan sesuai kebutuhan masyarakat, mutlak dilakukan," jelas Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat.