27/03/2026
Wacana pengurangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5 hari per minggu mulai mencuat. Alasannya? Efisiensi anggaran di tengah tekanan global, terutama kenaikan harga minyak.
Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut rencana ini masih dalam tahap finalisasi. Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa langkah ini berpotensi menghemat hingga Rp 40 triliun per tahun—angka yang tentu tidak kecil.
Di sisi lain, publik tentu bertanya-tanya: bagaimana dampaknya bagi penerima manfaat? Apakah pengurangan satu hari ini akan berpengaruh pada asupan gizi anak-anak? Atau justru ini langkah realistis agar program tetap berjalan dalam jangka panjang?
Presiden Prabowo Subianto sendiri belum memberikan pernyataan resmi. Pemerintah menjanjikan keputusan lengkap akan diumumkan dalam waktu dekat.
đź’¬ Nah, menurut kamu:
Apakah lebih baik program tetap 6 hari tapi berisiko membebani anggaran, atau dikurangi jadi 5 hari demi keberlanjutan?
👇 Tulis pendapatmu di kolom komentar—setuju atau tidak?