Jade Park Serpong

Jade Park Serpong JADE PARK SERPONG & JADEPARK SERPONG 2
Komplek hunian nyaman dan asri dengan harga terjangkau. Terletak di wilayah Serpong, area yang pesat berkembang.

16/05/2018

Tips Mudah Agar Udara di Ruangan Tetap Bersih

Housing-Estate.com, Jakarta - Berada di dalam rumah atau ruangan bukan berarti terhindar dari polusi udara. Nyatanya, kondisi udara di dalam ruangan bisa buruk dan menggangu kesehatan penghuninya. Bahkan, menurut penelitian US Environmental Protection Agency (EPA), lembaga lingkungan hidup di Amerika Serikat, polusi udara di dalam rumah bisa 2–5 kali lebih besar dibandingkan di luar rumah.

Untuk itu ada tujuh tips mudah untuk menjaga kualitas udara di dalam ruangan tetap baik yang diberikan pengembang Farpoint yang menerapkan sistem penyaringan ganda pada saluran pendingin untuk proyek apartemennya Verde Two di koridor bisnis Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Tanaman Hias

Tanaman bisa berfungsi sebagai dekorasi ruangan sekaligus meningkatkan kualitias udara di dalam ruangan karena sifatnya yang menyerap polutan dan mengalirkan oksigen. Beberapa jenis tanaman untuk biofilter yang cocok digunakan di dalam ruangan antara lain tanaman hias laba-laba, lidah mertua, dracaena dan lidah buaya.

Buka Jendela

Cara ini sangat sederhana namun banyak yang malas melakukannya. Bukalah jendela saat pagi hingga setidaknya pukul 11 siang agar udara di ruangan bersirkulasi. Ruangan yang mendapatkan sinar matahari yang cukup lebih sehat karena sinar matahari itu akan mengurangi pertumbuhan jamur selain membunuh beberapa jenis bakteri dan virus.

Kurangi Lampu Pijar

Lampu pijar mengonversi sekitar 90 persen total energinya menjadi panas saat memancarkan cahaya. Hal ini memengaruhi kualitas udara di ruangan secara langsung, salah satunya membuat ruangan jadi pengap. Mengurangi penggunaan lampu pijar akan mereduksi suhu udara. Gunakan produk pencahayaan hemat energi dari jenis LED yang bias mengurangi panas dan menurunkan tagihan listrik.

Gunakan Pembersih Alami

Berbagai cairan pembersih di rumah menggunakan bahan kimia yang bisa menciptakan polusi di ruangan. Polusi dari bahan kimia seperti volatile organic compounds (VOC) atau senyawa organik yang mudah menguap itu bisa menyebabkan iritasi kulit hingga gangguan paru-paru. Kita bisa menggunakan berbagai bahan alami dari dapur seperti cuka putih untuk membersihkan lantai, garam untuk meluruhkan minyak dan lemak, lemon untuk membersihkan permukaan perabot, baking soda untuk membersihkan noda pakaian dan lain sebagainya.

Exhaust di Dapur

Kipas penghisap atau exhaust fan bisa diandalkan untuk membantu memperbaiki kualitas udara di ruang yang ventilasinya kurang memadai. Produk sebisanya dipasang di dapur untuk mengeluarkan karbon monoksida yang dihasilkan dari kegiatan memasak sehingga udara di dapur tetap sehat.

Penggunaan Karpet Seperlunya

Beberapa jenis karpet sangat mudah menyerap senyawa organik yang beracun. Karpet juga bisa menjadi media penyimpan debu, kotoran dan bakteri sehingga berbahaya bagi kesehatan. Bila tetap ingin menggunakan karpet, jangan lupa memvakumnya secara rutin sehingga tidak menjadi media penyimpan kotoran dan polutan di dalam rumah.

Aplikasi Teknologi Filtrasi Udara

Bila memungkinkan kita bisa menerapkan teknologi penyaringan udara di rumah, seperti apartemen Verde Two yang diklaim menggunakan AC filtrasi ganda untuk menyaring debu dan partikel halus hingga 2,5 mikron atau sekitar 1/30 diameter rambut manusia. Filter khusus itu disebut menyerap partikel mikron hingga 99 persen sehingga kualitas udara di dalam ruangan lebih sehat.

Source : http://www.housing-estate.com/read/2018/05/14/tips-mudah-agar-udara-di-ruangan-tetap-bersih/

Hemat Ruang di Rumah KecilHousing-Estate.com, Jakarta - Mengacu pada ketentuan standar, rumah layak huni harus dapat men...
30/04/2018

Hemat Ruang di Rumah Kecil

Housing-Estate.com, Jakarta - Mengacu pada ketentuan standar, rumah layak huni harus dapat menyediakan ruang minimal 8-9 m2 per orang. Jadi, keluarga beranggota empat orang (bapak, ibu dan dua anak) membutuhkan rumah seluas minimal 32-36 m2. Asumsi itu hanya untuk kebutuhan ruang primer. Jika ada aktivitas tambahan lain, kebutuhan ruangnya juga harus ditambah.

Menurut arsitek Novriansyah Yakub, pemilik studio arsitektur Atelier Riri (Jakarta), karena di kota besar hal itu s**ar dilakukan kebanyakan orang karena luasan hunian kian mungil dan tidak bias lagi diperluas, solusinya bersiasat dalam menata ruangnya.

Solusi penataan rumah mungil itu agar ruangannya tetap mencukupi untuk aneka aktivitas penghuni, kata Riri, identifikasi aktivitas yang akan dilakukan, bukan kebutuhan ruangnya. Penghuni bisa mengakomodir aktivitas itu pada tempatnya (place), tidak selalu pada ruang (space)-nya.

“Place dapat dibagi sesuai waktu kegunaannya, sedangkan space tidak. Dengan siasat seperti itu, ruang-ruang pun tidak boros dan sesuai kegunaan,” katanya. Ia mencontohkan, beberapa proyek rumah yang pernah digarapnya di atas lahan dengan lebar hanya 4,5–5 meter dan panjang 15 meter, masih cukup layak dibangun dua lantai. Kunci agar rumah kecil itu tetap bisa dihuni dengan nyaman adalah mendukungnya dengan perabot yang kompak, selain pembiasaan dengan ruang yang kecil. Berikut tips-tips yang disarankannya.

Ruang dan Layout

Terpenting dalam merancang rumah kecil di lahan terbatas, adalah penciptaan ruangnya harus terintegrasi dengan tata letak (layout) furnitur dan jalur sirkulasi, sehingga semua dapat berjalan secara efisien. Jangan mendahulukan gaya atau model karena itu bukan tujuan akhir sebuah rumah, melainkan kenyamanan penghunilah yang diutamakan.

Prioritaskan kebutuhan ruang komunal seperti ruang keluarga, ruang makan dan dapur. Okupansi di ruang-ruang itu harus bisa berubah-ubah sesuai waktu atau dibuat multifungsi. Misalnya, ruang makan untuk ruang belajar anak, ruang keluarga sekaligus sebagai ruang tamu.

Kebutuhan area parkir kendaraan (carport) juga sulit dihindari di rumah urban yang jauh dari moda transportasi publik. Tidak hanya satu kendaraan, kini harus dipertimbangkan minimal satu mobil dan satu motor atau dua mobil sekaligus bisa tertampung di halaman rumah. Tujuannya mencegah memarkir kendaraan di luar rumah yang dapat mengganggu kenyamanan lingkungan perumahan karena memanfaatkan jalan atau lahan publik.

Kompak dan Optimal

Jika membeli rumah jadi, optimalkan fungsi-fungsi ruangnya. Sadari volume ruang meliputi luas lantai dan ketinggian yang tersedia. Manfaatkan volume dalam peletakan furnitur yang berbentuk kompak dan sesuai ukuran. Furnitur tidak hanya diletakkan di lantai tapi juga dengan memaksimalkan pemanfaatan dinding-dinding sampai plafon.

Usahakan perabot juga memiliki fungsi ganda terutama untuk tempat peyimpanan (storage). Area penyimpanan dapat diciptakan di ruang apa saja tergantung kebutuhan dan privasi. Manfaatkan sebanyak mungkin dinding dengan sistem penyimpanan berupa rak terbuka atau tertutup sesuai keperluan. Dayagunakan juga dak atap untuk tambahan area servis dan menjemur pakaian.

Source : http://www.housing-estate.com/read/2018/04/28/hemat-ruang-di-rumah-kecil-2/

Housing-Estate.com, Jakarta - Mengacu pada ketentuan standar, rumah layak huni harus dapat menyediakan ruang minimal 8-9 m2 per orang. Jadi, keluarga beranggota empat orang (bapak, ibu dan dua anak) membutuhkan rumah seluas minimal 32-36 m2. Asumsi itu hanya untuk kebutuhan ruang primer. Jika ada ak...

Lima Ide Lemari PakaianHousing-Estate.com, Jakarta - Perabot wajib di kamar tidur ini bisa memakan banyak tempat sehingg...
27/04/2018

Lima Ide Lemari Pakaian

Housing-Estate.com, Jakarta - Perabot wajib di kamar tidur ini bisa memakan banyak tempat sehingga perlu cermat memilihnya. Jika membeli lemari jadi, pastikan tinggi, panjang, dan kedalamannya pas dengan ruang yang tersedia sehingga ruang tidak terasa sumpek. Pilih desain lemari yang serasi dengan tema ruang, mulai dari bentuk, warna, motif sampai teksturnya. Sesuaikan juga ukuran lemari dengan kebutuhan penyimpanan dan jangan berlebihan. Berikut beberapa ide lemari pakaian yang bisa jadi inspirasi Anda.

1. Simpel Terbuka
Pilihan desain yang cocok diterapkan pada unit apartemen mungil atau kamar tidur di ruang terbatas. Lemari tanpa pintu terlihat menyatu dengan keseluruhan interior. Keterbukaan memberi efek ruang yang meluas. Pastikan kerapian isi lemari sepanjang hari agar enak dipandang dan jaga kebersihannya.

2. Modern Transparan
Di kamar tidur bertema modern dan kontemporer bisa dicoba desain lemari dengan material penutup dari kaca semi transparan hingga kaca bening tembus pandang. Atribut pintu geser bisamenghemat tempat dan menyempurnakan tampilan lemari menjadi lebih rapi (clean look).

3. Putih Klasik
Lemari didesain serasi dengan interior kamar bergaya klasik berwarna putih bersih. Model lemari disamarkan seperti jendela kaca yang dilengkapi tirai di bagian pintu dan diterangi lampu di bagian dalam.

4. Lemari + Cermin
Model lemari konvensional masa lalu kerap menyematkan kaca cermin di daun pintunya. Ide yang sama diwujudkan pada lemari masa kini dengan fungsi ganda untuk bercermin sekaligus menambah efek ruang yang luas.

5. Lemari Anak
Satukan fungsi lemari dengan perabot lain di kamar anak agar mudah dijangkau dan menghemat tempat. Sesuaikan modelnya tertutup atau terbuka tergantung ketersediaan ruang. Model terbuka tanpa pintu lebih menghemat ruang karena tidak perlu jarak untuk bukaan pintu. Kombinasikan atau serasikan warna lemari dengan tema interior kamar tidur anak.

Tips :

1. Hindari menumpuk pakaian dalam lemari, pisahkan koleksi pakaian yang sudah jarang digunakan untuk didonasikan
2. Keluarkan pakaian dari plastik laundry untuk membebaskannya dari residu bahan kimia terutama pakaian yang dibinatu dengan proses dry cleaning. Plastik penutup pakaian membuat lemari terlihat berantakan dan memakan tempat.
3. Pilih warna terang dan cerah untuk lemari pakaian di kamar yang sempit. Tambahkan cermin di daun pintu lemari untuk memberi ilusi ruang yang lapang.
4. Kelompokkan pakaian yang digantung secara terpisah. Tipe baju pendek di satu sisi, tipe baju panjang di sisi lain. Ruang kosong di bawah tipe baju pendek bisa dimanfaatkan untuk menyusun kotak sepatu atau menambahan rak baju lipat.
5. Manfaatkan area di balik daun pintu lemari untuk menggantung aksesoris seperti kalung, tas atau topi yang ringan. Gunakan kaitan praktis yang bisa ditempelkan menggunakan stiker tanpa paku.

Source :http://www.housing-estate.com/read/2018/04/21/lima-ide-lemari-pakaian/

Housing-Estate.com, Jakarta - Perabot wajib di kamar tidur ini bisa memakan banyak tempat sehingga perlu cermat memilihnya. Jika membeli lemari jadi, pastikan tinggi, panjang, dan kedalamannya pas dengan ruang yang tersedia sehingga ruang tidak terasa sumpek. Pilih desain lemari yang serasi dengan t...

18/04/2018

Tetap Lebih Menguntungkan Beli Rumah Pakai KPR

Housing-Estate.com, Jakarta - Saat ini waktu yang tepat membeli rumah karena pasar masih lesu, inflasi dan bunga bank rendah, serta developer haus likuiditas. Pertanyaannya, lebih baik membeli secara tunai atau dengan kredit pemilikan rumah (KPR)?

Menurut pakar pembiayaan perumahan Iskandar Saleh, jawabannya memang tidak bisa tunggal tergantung kemampuan dana, tujuan pembelian, profesi, dan lain-lain.

Bagi karyawan pembeli rumah pertama untuk dihuni sendiri misalnya, membeli rumah dengan KPR jelas pilihan paling efisien. Hanya dengan modal uang muka 10-30 persen dari harga rumah, kita sudah bisa punya rumah sendiri. Yang penting mampu membayar cicilan.

Selain itu membeli dengan KPR juga jauh lebih aman, karena bank ikut menyigi legalitas, kelayakan lokasi dan bangunan rumah, serta reputasi developernya bila yang dibeli rumah di proyek real estate.

Begitu p**a bagi pedagang, lebih baik membeli dengan KPR. Jadi, selain untuk membayar depe, duitnya bisa diputar untuk bisnis. “Hasilnya pasti lebih besar daripada pembayaran bunga KPR,” kata doktor dalam bidang city planning dan housing finance dari University of Pennsylvania, Amerika Serikat (AS), itu.

Pendapat senada diutarakan konsultan keuangan Aidil Akbar Madjid. “Selagi bisa nyicil, lebih baik pakai KPR,” katanya dalam sebuah wawancara dengan housing-estate.com.

Bahkan, kendati pembelian tunai tidak mengganggu keuangan Anda, tetap lebih baik membeli dengan KPR. Paling tidak duit Anda bisa didepositokan yang menghasilkan pendapatan bunga.

Tertutup kenaikan harga

Memang, pendapatan bunga deposito jauh lebih kecil dibanding cicilan bunga KPR. Namun, beban bunga itu akan tertutupi oleh kenaikan nilai rumah. “Kenaikannya biasanya di atas inflasi atau minimal sama dengan inflasi,” kata Iskandar.

Misalnya, Anda punya uang Rp300 juta, hendak membeli rumah seharga Rp300 juta juga. Bila dibeli tunai, anda langsung kehilangan pendapatan bunga deposito. Tapi, kalau dibeli dengan KPR 10 tahun, DP 20 persen, bunga 12 persen per tahun, anda hanya keluar duit Rp60 juta untuk depe. Sisa uang Rp240 juta masih bisa didepositokan dan menghasilkan bunga.

Betul, anda membayar cicilan pokok dan bunga KPR sekitar Rp3,37 juta/bulan atau total Rp404 juta selama 120 bulan (10 tahun). Tapi, cicilan itu akan tertutupi kenaikan nilai rumah. Dengan asumsi harga rumah naik rata-rata 10 persen/tahun, dikurangi biaya perawatan dan penyusutan bangunan rata-rata empat persen/tahun, pada akhir tahun ke-10 nilai rumah akan menjadi Rp570 juta.

Tentu saja nilai DP juga menentukan. Bila terlalu kecil, misalnya hanya 10 atau lima persen, perbedaan total cicilan dengan peningkatan nilai rumah tidak signifikan. Apalagi, kalau kualitas bangunan rumah jelek. Tiap sebentar ada yang rusak sehingga harus sering diperbaiki dan diganti, perbedaannya makin tipis.

Lokasi rumah juga berpengaruh. Kalau berada di lokasi yang kurang diminati, kenaikan harganya kecil saja. Karena itu Aidil menambahkan, penting mencermati bukan hanya lokasi, akses transportasi, suasana lingkungan, legalitas, fasilitas, tapi juga model rumah yang sesuai dengan selera target pasar serta tata letak bangunan dan kekokohan konstruksinya.

Kalau Investasi?

Lain cerita rumah yang dibeli untuk investasi, Iskandar berpendapat, lebih baik dibeli tunai. “Daripada duit hanya didepositokan, bunganya paling berapa, lebih baik dibelikan rumah. Harganya naik terus yang pasti lebih tinggi daripada bunga deposito, dan kita juga bisa menyewakannya. Gain (surplus dari kenaikan nilai) rumah bisa 10–15 persen per tahun, sedangkan return dari sewa bisa 3–6 persen,” katanya.

Mengacu pada contoh di atas, bila uang Rp300 juta itu hanya didepositokan, dengan bunga bersih lima persen/tahun, pada akhir tahun ke-10 nilai uang anda hanya naik menjadi Rp465 juta, jauh di bawah nilai rumah Rp300 juta yang pada saat itu sudah menjadi Rp570 juta.

Aidil sependapat, daripada didepositokan lebih baik duit “menganggur” itu diinvestasikan, misalnya dengan membeli rumah. “Tapi, pembeliannya tetap lebih baik pakai KPR,” kata peraih MBA dari Woodbury University, Los Angeles, AS, bidang keuangan dan pasar modal yang pernah bekerja di berbagai perusahaan keuangan di AS itu. Alasannya, kalau tunai kita hanya mendapatkan satu rumah. Sebaliknya dengan KPR dengan uang yang sama kita bisa membeli beberapa rumah. Yang penting kita mampu mencicil kreditnya.

Ia memberi ilustrasi. Misalnya, gaji anda Rp15 juta/bulan, pengeluaran rata-rata Rp8 juta sehingga ada surplus Rp7 juta/bulan. Anda memiliki deposito Rp300 juta dengan pendapatan bunga bersih Rp15 juta/tahun atau Rp1,25 juta/bulan. Bila semua deposito dipakai membeli rumah seharga Rp300 juta, anda langsung kehilangan aset likuid + pendapatan bunga Rp1,25 juta/bulan.

Sebaliknya kalau membelinya dengan KPR, Anda cukup membayar depe 30 persen, sehingga dengan deposito itu anda bisa membeli tiga rumah senilai total Rp900 juta dengan uang muka Rp270 juta, sehingga anda masih punya sisa deposito Rp30 juta.

Dengan KPR 20 tahun, bunga rata-rata 11 persen per tahun, cicilan rumah itu Rp2,1 jutaan/unit/bulan, tertutupi oleh surplus penghasilan anda yang Rp7 juta. Bila ketiga rumah laku disewakan Rp15 juta/unit/tahun, anda memperoleh tambahan pendapatan Rp45 juta/tahun dari tiga rumah.

Jadi, sekarang selain masih punya deposito Rp30 juta dan surplus penghasilan Rp7 juta/bulan yang digunakan untuk membayar cicilan KPR, anda juga memperoleh tambahan pendapatan dari penyewaan rumah Rp3,75 juta/bulan (Rp45 juta:12 bulan), plus aset berupa tiga rumah dengan harga awal Rp900 juta yang akan terus meningkat nilainya. Kekayaan sebesar itu tidak akan diperoleh bila uang Rp300 juta itu dihabiskan untuk membeli tunai sebuah rumah.

Untuk meminimalisir risiko, pastikan membeli rumah di lokasi favorit, dan sebaiknya membeli beberapa rumah tipe kecil atau sedang di beberapa lokasi ketimbang membeli satu rumah besar di satu lokasi. Intinya lebih baik membeli 3–4 rumah senilai Rp1 miliar daripada satu rumah dengan harga yang sama sesuai prinisp investasi: jangan menaruh duit di satu keranjang.

Source : http://www.housing-estate.com/read/2018/04/13/tetap-lebih-menguntungkan-beli-rumah-pakai-kpr/

Lima Cara Menjaga Tanaman Hias Anda HidupKOMPAS.com – Tanaman yang hidup di dalam rumah kita sudah sepatutnya mendapatka...
16/04/2018

Lima Cara Menjaga Tanaman Hias Anda Hidup

KOMPAS.com – Tanaman yang hidup di dalam rumah kita sudah sepatutnya mendapatkan perawatan layaknya anak sendiri. Mereka butuh air dan pupuk sebagai nutrisi untuk hidup. Demikian halnya cahaya matahari. Ada berbagai cara untuk menjaga tanaman untuk tetap hidup, meski berada di dalam rumah. Berikut lima cara yang dirangkum Kompas.com dari Elle Décor: Packing Peanuts Tanah di dalam pot membutuhkan sistem drainase yang tepat agar akar tanaman tidak tenggelam atau membusuk. Karena itu, Anda bisa menambahkan packing peanuts untuk menciptakan sistem drainase yang lebih baik. Pertama-tama, masukkan packing peanuts hingga separuh pot, setelah itu baru masukkan tanaman beserta tanah. Selain memangkas berat pot, ini juga akan memberikan drainase yang lebih baik. Cangkang telur Anda tidak perlu menggunakan pupuk dalam jumlah banyak untuk memberikan nutrisi yang cukup pada tanaman. Gunakan cangkang telur bekas sebagai pengganti pupuk. Cangkang telur dapat menjadi sumber kalsium dan kalium bagi tanaman Anda sekaligus. Pangkas secukupnya Sama seperti Anda, tanaman juga perlu dipangkas agar tetap dapat tumbuh dengan sehat. Berikan takaran air dan cahaya yang tepat Anda mungkin berpikir telah menjadi pemilik yang hebat dengan menyiram tanaman setiap hari. Namun, Anda akan merasa bingung ketika daun tanaman mulai menguning dan layu dua minggu kemudian. Kesalahan yang terbesar yang Anda lakukan yaitu tidak mengetahui karakteristik tanaman yang dipelihara. Setiap tanaman membutuhkan air dan sinar matahari yang cukup. Beberapa mungkin lebih membutuhkan cahaya lebih banyak, beberapa yang lain membutuhkan air lebih banyak. Karena itu, pelajari tanaman yang dipelihara sebelum Anda membelinya. Filter kopi Kertas penyaring atau filter kopi dapat berfungsi untuk menjaga tanah tetap di tempatnya, sehingga ketika Anda menyiram dengan air, air tersebut dapat mengalir melalui filter itu.

Source : https://properti.kompas.com/read/2018/04/14/233000221/lima-cara-menjaga-tanaman-hias-anda-hidup

Ada berbagai cara untuk menjaga tanaman hias Anda dapat tetap hidup di dalam rumah.

09/04/2018

Ini Perabot dan Perkakas Prioritas Setelah Punya Rumah

Housing-Estate.com, Jakarta - Setelah punya rumah, tidak semua orang bisa langsung melengkapi ruang-ruangnya dengan perabot dan perkakas, melainkan bertahap. Pertanyannya, perabot dan perkakas apa yang harus didahulukan, dan apakah sebaiknya membeli perabot jadi (loose furniture) atau yang dibuat berdasarkan kondisi ruang (customized)?

prioritas perabot

Sumur-Dapur-Kasur

Perabot dan perkakas atau peralatan di rumah bisa dibagi dalam kriteria untuk tidur, memasak, dan membersihkan diri ditambah melakukan perbaikan. Prioritas pemilihan peralatan sangat tergantung pada status, gaya hidup dan bujet. Kalau masih bujangan dengan penghasilan masih terbatas, tempat tidur sederhana plus peralatan toiletries mungkin sudah cukup. Yang lain bisa dipenuhi dari luar.

“Zaman sekarang bagi mereka yang penting ada koneksi internet,” kata Hendriana Wedhaningsih, desainer produk dari Universitas Paramadina (Jakarta), kepada housing-estate.com beberapa waktu lalu. Pesawat TV dan radio juga bukan prioritas mereka. Kini dengan koneksi internet, tayangan dan musik bisa diakses dari berbagai saluran melalui smartphone. “Millennials nggak s**a nonton TV, (pamor) TV akan menghilang,” ujar Irianto PH, prinsipal kantor arsitek Antara (Jakarta).

Setelah menikah situasinya bisa kurang lebih sama. Kalaupun ada peralatan yang perlu ditambahkan, mungkin rice cooker+kompor kecil dan kipas angin. Beda kalau sudah punya anak, alat memasak dan kulkas sudah sangat perlu. “Kulkas penting untuk menyimpan ASI dan bahan makanan untuk anak,” kata Andrew Gultom, Product Strategy Group Assistant GM PT Sharp Electronics Indonesia. Sedangkan alat memasak perlu untuk memasak makanan anak.

Furnitur

Mengenai furnitur bisa loose atau customized tergantung jenisnya. Di rumah yang dihuni permanen, lemari pakaiannya sebaiknya furnitur customized (build in) karena jarang dipindah-pindah. “Printilan di dalam lemari itu banyak, belum aksesoris di laci-lacinya. Itu PR banget kalau harus ganti-ganti,” kata Herdiana. Sebaliknya sofa, kursi, meja makan dan sejenisnya, bisa menggunakan loose furniture.

“Karena orang gampang berubah (bosan) dengan perabot yang sehari-hari selalu dijamah,” lanjutnya. Namun, pada rumah sementara, semuanya sebaiknya loose furniture yang ringan, praktis, dan kalau bisa multifungsi.

Peralatan Tidur

Kasur dan bantal di kamar tidur adalah prioritas pertama yang harus diadakan sebagai sarana beristirahat. Kasur bisa tanpa atau berikut ranjang tergantung bujet. Yang penting bahannya, juga cover atau sepreinya, nyaman ditiduri. Di daerah dingin, lengkapi juga kasur dengan selimut.

“Kasur dilengkapi bed cover, bantal, dan karpet (sebagai alas) sudah cukup. Sekarang banyak mock-up tempat tidur sederhana yang bisa jadi pilihan (di outlet furnitur). Bahkan, ada kasur yang bisa dilipat jadi sofa,” ungkap Hendriana. Bila belum mampu membuat lemari built in, lemari kecil sederhana juga perlu diadakan di kamar mendampingi kasur. Yang penting cukup aman dan bersih untuk menyimpan pakaian, perhiasan, berbagai dokumen dan koleksi pribadi. Jangan lupa sediakan cermin untuk berdandan, menempel di dinding atau ditegakkan di pojok kamar. “Selain itu di kota yang udaranya panas, penting menyediakan kipas angin di kamar kalau belum mampu beli AC,” tambah Andrew.

Peralatan Sumur-Dapur-Kasur

Bila sudah berumah tangga, sudah punya anak p**a, dapur dan peralatannya wajib diadakan. Bentuk dan luasan dapur serta jumlah peralatannya tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan bujet. Ibaratnya kalau dapur belum bisa dilengkapi kabinet, rak piring pun cukup. Perkakas wajibnya kompor (satu atau dua tungku), rice cooker untuk menanak nasi, blender, panci-wajan-kuali-baskom dan wadah lain untuk membersihkan bahan makanan dan memasak, kemudian peralatan memasak seperti spatula, sudip, sutil, cobek, talenan, serok, penjepit, pisau, gunting dapur, celemek, pelindung panas, wadah bumbu-gula-kopi, serta peralatan makan minum seperti mangkok, piring, sendok, garpu, teko, dan termos air.

Menurut Andrew, dapur sederhana dan rice cooker penting, bahkan bagi yang belum punya anak dan lebih banyak berada di luar rumah. “Rice cooker (dan dapur kecil) perlu untuk jaga-jaga. Kalau laper banget dan nggak ada waktu (beli makanan di luar), kita bisa masak lauk praktis seperti telur, nugget atau nasi goreng,” katanya. Beda dengan mesin cuci dan setrika. Bagi yang lebih s**a menyerahkan cuci-setrika ke laundry, keduanya bukan prioritas. Begitu juga kulkas, belum penting. “Kalau sudah punya anak, baru kulkas penting untuk menyimpan bahan makanan anak, ASI, obat-obatan, dan lain-lain,” ujarnya.

Peralatan Mandi dan Kebersihan

Gayung, ember, handuk dan aneka toiletris seperti sabun dan shampoo, serta ambalan kecil untuk meletakkannya di kamar mandi, jelas prioritas di rumah. Kalau tidak, bagaimana kita mau membersihkan diri? Kelengkapannya tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Begitu juga peralatan kebersihan seperti sapu, serokan, keset, dan serbet, wajib diadakan untuk memelihara kerapian dan kebersihan rumah.

peralatan ruangan

Rumah mungkin juga memiliki sedikit ruang tamu merangkap ruang keluarga yang menyatu dengan area makan. Di sini pengadaan perabotnya tinggal disesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan. Kursi dan meja ruang tamu misalnya, bisa langsung diadakan bisa nanti saja. Kalau diadakan, kursinya bisa berupa sofa kecil dua dudukan plus bangku kecil dilengkapi coffee table mungil.

Meja makan juga begitu. Kalau mampu, sebaiknya diadakan walaupun kecil. Meja bisa dilengkapi kursi kecil atau berupa meja rendah dengan cara makan lesehan di atas tikar ala Jepang. Menurut desainer interior A2J Design (Jakarta) Adelinah Chandra Rahardja, meja makan perlu sebagai salah satu sarana mendidik anak di rumah untuk bersikap sopan. “Pendidikan itu bisa dimulai dengan makan di meja makan, bukan leyeh-leyeh di kasur,” katanya. Yang jelas untuk menjaga privasi rumah, jendela rumah harus dilapaisi tirai.

Bagaimana dengan pesawat TV? “Tidak perlu buru-buru diadakan kalau belum mampu, karena orang bisa menikmati tontonan (dan mendengarkan musik) dari smartphone,” jawab Hendriana. Andrew menambahkan, kalau harus memilih antara kulkas dan TV, ibu yang sudah punya anak sebaiknya memilih kulkas.

Storage dan Perkakas

Sesederhana apapun, rumah tetap butuh ruang penyimpanan (storage). Yang keuangannya masih terbatas bisa memenuhinya dengan menyediakan keranjang-keranjang, kantong-kantong, dan membuat ambalan di dinding. Selain itu bisa juga dengan membuat atau memilih perabot multifungsi, seperti coffee table dan ranjang sekaligus storage di bawahnya. “Apalagi, ukuran rumah sekarang makin mengecil,” ujar Irianto.

Di rumah kita juga perlu memasang ini itu, memaku, melakukan perbaikan dan lain-lain. Karena itu peralatan pertukangan sederhana pun perlu diadakan kalau sudah mampu. Yaitu, palu, obeng, tang, gergaji kecil, kunci inggris, meteran, pensil, pisau lipat, stapler, lem, lakban, kuas, tali, paku, dan bor kecil.

Source : http://www.housing-estate.com/read/2018/04/07/ini-perabot-dan-perkakas-prioritas-setelah-punya-rumah/

Ruko 3 Lantai Jade Park Serpong 2 tahap 2
04/04/2018

Ruko 3 Lantai Jade Park Serpong 2 tahap 2

Sapphire 1 Perumahan Jade Park Serpong
23/03/2018

Sapphire 1 Perumahan Jade Park Serpong

Tipe Sapphire Jade Park Serpong 2
23/03/2018

Tipe Sapphire Jade Park Serpong 2

Ruby 1 Jade Park Serpong
22/03/2018

Ruby 1 Jade Park Serpong

Tipe Emerald Jade Park Serpong 2
21/03/2018

Tipe Emerald Jade Park Serpong 2

Address

Jalan Raya Pembangunan
Tangerang
15316

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jade Park Serpong posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Jade Park Serpong:

Share