01/04/2022
Saya mendapat broadcast seperti ini tiap jelang Ramadhan
๐ *_Hukum minta maaf sebelum Rฤmadhฤn_*
Ketika Rasulullฤh sedang berkhลซtbah pada suatu sa'at Sholat Jum'at (dalam bulan Sya'ban), beliau mengatakan :
" รmรฎn ๐คฒsampai 3 ร "
dan para sahabat begitu mendengar Rasulullah mengatakan "รmรฎn, รmรฎn, รmรฎn,,๐คฒ", terkejut dan spontan mereka ikut mengatakan " รmรฎn,,, รmรฎn,,, รmรฎn,,,๐คฒ "
Tapi para sahabat bingung, kenapa Rasulullah berkata รmรฎn sampai 3 ร
Ketika selesai sholat Jum'at para sahabat bertanya,
Rasulullฤh kemudian menjelaskan :
"ketika aku sedang berkhลซtbah, datanglah Malaikat Jibril dan berbisik, hai Rasulullah
รmรฎn-kan doaku ini", jawab Rasulullah.
Do'a Malaikat Jibril adalah sbb:
*_"Yรข Allฤh tolong abaikan puasa ummat Muhammad SAW apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan 3 hal :_*
*_1 - Tidak memohon ma'af terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada) ;_*
*_2 - Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami isteri ;_*
*_3 - Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya" ;_*
Maka Rasulullฤh pun meng-รmรฎn-kanya sebanyak 3 kali,,,
(Hadist shahihb diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, Ahmad, dan Al Baihaqi dari sahabat Abu Hurairah ra)
*TAK TERASA ;*
โข beberapa hari lagi, Nafas menjadi Tasbih...
โข beberapa hari lagi, Doa di ijabah,
โข beberapa hari lagi, Pahala di lipat gandakan,
Itu semua tidak akan terjadi tanpa maaf tulus ikhlas dari hati bpk/ibu, saudara/i, keluarga, kerabat dan sahabat ku semuanya ;
Pada kesempatan ini perkenankanlah kami sekeluarga khususnya saya pribadi, mohon maaf atas :
โข lisan yg tidak berkenan,
โข janji yg terabaikan,
โข hati yg berprasangka buruk,
โข sikap yg menyakitkan,
*Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk semua perbuatan salah dan khilaf* ๐
Semoga kita di beri umur panjang yang barokah, bahagia, damai, sejahtera serta sehat wal'afiat dalam Ridho-Nya sehingga kita bisa di pertemukan dengan bulan Suci Rฤmadhฤn,,
*Allฤhumma sallimnรข Rฤmadhฤnรข wasallimnรข Rฤmadhฤnรข, waghfirlanรข dzunubanรข*
รmรฎn Yรข Rฤbbal 'Alรขmรฎn ๐๐๐
Marhaban yรข Rฤmadhฤn,,,,,๐
&&&&&&&&& # # # # #%%%%&&&&&
Tanggapan Dai Asyiik
Hadits dengan redaksi diatas adalah palsu dan tidak ada tercantum dalam kitab hadits manapun. Rasanya hadits tersebut baru muncul belakangan ini, jadi kalau dilacak sumbernya mentoknya Cuma dari artikel-artikel yang tidak jelas.
Kemungkinan โhaditsโ diatas adalah hasil pemalsuan & gubahan dari hadits shahih berikut ini :
ุญูุฏููุซูููุง ุงูุฑููุจููุนู ุจููู ุณูููููู
ูุงููุ ุฃูุง ุงุจููู ููููุจูุ ุฃูุฎูุจูุฑูููู ุณูููููู
ูุงูู ูููููู ุงุจููู ุจููุงููุ ุนููู ููุซููุฑู ุจููู ุฒูููุฏูุ ุนููู ุงูููููููุฏู ุจููู ุฑูุจูุงุญูุ ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉูุ ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ุฑููููู ุงููู
ูููุจูุฑูุ ููููุงูู: โ ุขู
ููููุ ุขู
ููููุ ุขู
ููููโุ ููููููู ูููู: ููุง ุฑูุณูููู ุงููููููุ ู
ูุง ููููุชู ุชูุตูููุนู ููุฐูุงุ ! ููููุงูู: โ ููุงูู ููู ุฌูุจูุฑูููู: ุฃูุฑูุบูู
ู ุงูููููู ุฃููููู ุนูุจูุฏู ุฃููู ุจูุนูุฏู ุฏูุฎููู ุฑูู
ูุถูุงูู ููููู
ู ููุบูููุฑู ููููุ ููููููุชู: ุขู
ูููู.ุซูู
ูู ููุงูู: ุฑูุบูู
ู ุฃููููู ุนูุจูุฏู ุฃููู ุจูุนูุฏู ุฃูุฏูุฑููู ููุงููุฏููููู ุฃููู ุฃูุญูุฏูููู
ูุง ููู
ู ููุฏูุฎููููู ุงููุฌููููุฉูุ ููููููุชู: ุขู
ูููู .ุซูู
ูู ููุงูู: ุฑูุบูู
ู ุฃููููู ุนูุจูุฏู ุฃููู ุจูุนูุฏูุ ุฐูููุฑูุชู ุนูููุฏููู ููููู
ู ููุตูููู ุนูููููููุ ููููููุชู: ุขู
ูููู โ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu โanhu, bahwa suatu hari Rasulullah shallallaahu โalaihi wasallam naik mimbar dan beliau bersabda, โAmin, amin, amin.โ Ditanyakan kepada beliau, โWahai Rasulullah, apa yang membuatmu mengatakan seperti itu?โ Beliau bersabda, โJibril berkata kepadaku, โSemoga Allah menghinakan seorang hamba yang setelah memasuki Ramadhan (awal - akhir), Allah belum mengampuni dirinya.โ Maka aku katakan, โAmin.โ Kemudian Jibril berkata, โTerhinalah seorang hamba yang mendapati kedua orangtuanya masih hidup atau salah satu dari keduanya akan tetapi tidak dapat membuatnya masuk surga.โ Maka aku katakan, โamin.โ Kemudian Jibriil berkata, โTerhinalah seorang hamba ketika namamu disebut di sisinya, ia tidak bershalawat kepadamu.โ Maka aku katakan, โAmin.โ (HR. Bukhari)