11/09/2026
Anggapan umum sering kali menempatkan Dolar AS sebagai standar tertinggi nilai tukar global, padahal infografis tersebut menampilkan jajaran mata uang lain yang jauh lebih perkasa. Berada di posisi puncak sebagai mata uang terkuat di dunia adalah Dinar Kuwait (KWD), di mana satu unitnya setara dengan 3,23 USD atau menembus angka fantastis Rp57.024.
Dominasi kawasan Timur Tengah berlanjut pada posisi berikutnya. Dinar Bahrain (BHD) mengamankan posisi kedua dengan nilai tukar mencapai Rp46.707, disusul oleh Rial Oman (OMR) di peringkat ketiga dengan nilai Rp45.825. Kekuatan finansial kawasan ini didorong oleh stabilitas ekonomi serta sektor penopang yang menjaga ketahanan mata uang mereka di kancah internasional. Masih di kawasan yang sama, Dinar Yordania (JOD) menyusul di peringkat keempat dengan valuasi sebesar Rp24.838.
Beranjak ke daratan Eropa, mata uang tradisional yang berpengaruh turut mendominasi daftar bergengsi ini. Poundsterling Inggris (GBP) dan Pound Gibraltar (GIP) berbagi posisi kelima dan keenam dengan nilai setara Rp23.832. Tidak kalah tangguh, mata uang asal negeri Pegunungan Alpen, Franc Swiss (CHF), berdiri di posisi ketujuh dengan nilai Rp21.765, mencerminkan tingginya kepercayaan global terhadap sistem perbankan Swiss.
Menjelang akhir daftar sepuluh besar, terdapat wilayah kepulauan dan kawasan regional yang mencatatkan nilai tukar mengesankan. Dolar Kepulauan Cayman (KYD) berada di posisi kedelapan dengan nilai Rp21.140, diikuti oleh mata uang gabungan Benua Eropa, Euro (EUR), di posisi kesembilan seharga Rp20.508.
Menariknya, Dolar AS (USD) yang selama ini kerap dijadikan tolok ukur utama perekonomian dunia justru berada di posisi paling buncit atau kesepuluh dalam daftar ini, dengan nilai tukar di kisaran Rp17.550. Fakta ini menegaskan bahwa lanskap keuangan global jauh lebih beragam, di mana kekuatan sebuah mata uang ditentukan oleh fondasi ekonomi domestik yang kokoh serta daya beli yang luar biasa di pasar internasional.
berat Semua Orang Pengikut Sorotan