12/02/2021
Matinya Property
Millenial kills everything, tuduhan itu sampai masuk di prediksi market untuk strategi Marketing.
Apa yang mereka lakukan? Perubahan mindset dan gaya hidup, sehingga millenial berbeda dengan mindset pendahulunya, minimal beda dengan orang tuanya.
Satu hal, yang ikut dibunuh karena perubahan mindset millenial, adalah kebutuhan property berupa rumah kecil yang ingin mereka tinggali sendiri atau dengan keluarga barunya, beda rumah dengan ortu. Sehingga bisnis perumahan kecil di tahun 1980-an sampai 2000-an, booming, dan mudahnya mendapatkan KPR.
Buat millenial ternyata rumah baru, dengan segala accesoriesnya yang diadakan itu ribet.
Mereka itu gaya simple, tidak repot mikir cicilan rumah, cukup tetap menempati kamar yang disediakan orang tua, di rumah orang tuanya. Dan gaji bekerjanya, untuk sharing tagihan dan belanja kebutuhan rumah, share bersama ortunya.
Mirip zaman sebelum mereka, kumpul bareng. Hanya saat ini, goalnya beda, bukan karena belum mampu beli rumah, tapi mindset yang praktis dan lingkungan yang sudah nyaman.
Jelas ini pelan-pelan menggerus bisnis property untuk growth, dan mematikan secara pelan.
Tapi benarkah property sudah mati?
Pantau terus, artikel di pages ini.
Dan akan muncul info bagaimana sebuah property, mendatangkan hoki